Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Amerika STOP Perang dengan ISIS (2015)

Tanggal 11 Februari 2015. Melalui Juru Bicara Gedung Putih. Dan Saya Lansir dari AFP. Rakyat Amerika Kita Ketahui. Memang sudah sangat Gerah dgn aksi Peperangan yg selama ini dilakukan oleh Pemerintahan AS.

Belum Lagi, Aksi Peperangan Tersebut. Membuat Gerah Rakyat AS. Terutama dalam Bidang Ekonomi dan Keuangan. Yg Selalu Terkuras dan Menghabiskan Banyak Anggaran.



BARRACK OBAMA
Di, Lansir dari AFP : Presiden AS Barrack Obama diKatakan meminta dukungan kepada Kongres Pemerintahan AS. Untuk Menerjunkan Tentara Darat untuk Menghadapi ISIS.

Beberapa dari Anda yg membaca Artikel ini. Mungkin, Beranggapan Bahwa Barrack Obama bakalan menerjunkan Sekitar : 200.000 - 300.000 Pasukan Darat. Lengkap dengan Tank, Mobil, Artileri, Helikopter, Drone dan Kendaraan Lapis Bajanya.  

RAKYAT AMERIKA SERIKAT GERAH
Seperti kita ketahui. Publik AS Sudah Sangat GERAH akan Peperangan di Timur Tengah.  Belum Lagi diLiputi oleh Masalah Keuangan Ekonomi yg Terkuras.

Barrack Obama mengatakan 



Tak Ada Niat untuk Membawa Tentara AS Perang Terus Terusan Berkepanjangan di Kawasan Timur Tengah. Namun di Ketahui. Presiden USA ini juga Sedang Berusaha Mengajukan Proposal ke Gedung Putih. Agar Bisa Menempatkan Tentara Darat disana.

Namun hal ini berbeda. Pasukan ini bukan dalam Skala besar. Tapi Dalam SKALA Kecil. Namun menggunakan “PASUKAN KHUSUS”. Obama mengatakan : Saya Tidak akan membiarkan Teroris ini memiliki Persembunyian yg aman. Celetusnya. 

BERHENTI DI TAHUN 2018


Sebagai Informasi Tambahan. Pada Tahun 2015 : Jumlah Tentara USA yg Berada di Timur Tengah berjumlah 2.600 Orang Saja. Beberapa di Ketahui Memiliki Misi Tempur Melalui Udara. Menggunakan Pesawat F-22 RAPTOR dan Pesawat Tempur Lainnya. Dan juga ada Gabungan dari Negara Eropa dan Arab.

Namun, Beberapa “Tentara-AS” yg Lainnya yg ada di Darat. Hanya berada di Pangkalan saja. Untuk Memberikan Pelayanan, Strategi, dan Pelatihan saja. Bukan untuk Misi Tempur.

Menurut John Boehner (Ketua Dewan Perwakilan AS). Permintaan Presiden Obama adalah Awal proses. Chuck Hagel Menteri Pertahanan mengatakan siap mendukung Perintah Presiden. Sehingga Personel KHUSUS kami akan siap Perang.

Video di Bawah ini Menunjjukkan Aksi Tersebut Telah di Laksanakan :



Namun, Anehnya. Barrack Obama juga mengusulkan Proposal. Bahwa “Pasukan-Khusus” yg menggunakan Helikopter yg Nyaris Tak Bersuara Tersebut. hanya boleh beroperasi Terbatas saja. Padahal Teknologi Canggih yg dilengkapi Sensor Malam Nan Canggih Tersebut. Sangat di butuhkan Timur Tengah.

Dan yg Paling Anehnya adalah : WAKTU OPERASI HANYA 3 TAHUN SAJA. Artinya ya, Tahun 2018. Semua Tentara-AS bakalan Pulang Kampung, Kemungkinan Termasuk Kapal Induk dan F-22 SILUMAN RAPTOR.

kapal+induk+as+dan+jet+tempurnya.jpg (532×355)

Baca Juga :

DI TINGGAL SENDIRIAN
Barrack-Obama mengatakan : Tentara-Irak-Suriah yang Paling Memahami Negara Mereka. Jadi Yang Layak di Lapangan untuk Berperang dengan ISIS”. Celetusnya.

Komentar Tersebut Langsung Menuai Protes Keras. Bahkan di Klaim. BATAS WAKTU 3 TAHUN SERANGAN BANTUAN AS TAK AKAN DI PERPANJANG LAGI. Menuai Protes dari berbagai Kalangan.

"I.S.I.S"
Kita tahu, ISIS walaupun di Serbu oleh 40+ Negara. Tapi masih belum terkalahkan. Bahkan Mustahil Mengalahkan mereka hanya dalam waktu 3 Tahun. Walaupun banyak dari mereka yg Tewas juga. Namun mereka Masih SANGAT SANGAT SANGAT KUAT PERKASA dan Masih Bisa Membalas dan Menahan Gempuran Udara AS. 

Tapi Apa Jadinya jika 1 Negara AS yg Memiliki Kecanggihan Teknologi Militer. Memutuskan Untuk BERHENTI dan Pulang Kampung dari Timur Tengah…? 'ISIS Bisa Lebih Mengganas. GBU