Israel Cellebrite : Teknologi Pembobol Smartphone iPhone, Android, Facebook, Instagram, Twitter dan Laptop Window.


Masihkah teman-teman percaya bahwa keamanan iPhone tangguh.

Percayakah bahwa iPhone anda dapat dengan mudah dibobol sekalipun diberikan kata sandi password dan enskripsi.

ISRAEL CELLEBRITE 


Ya, perkenalkan Cellebrite. 

Sebuah perusahaan teknologi asal Israel yang diciptakan pertama kali pada tahun 1999 oleh professor doktor Yaron Baratz, professor doktor Yuval Aflalo dan professor doktor Avi Yablonka.

Cellebrite menciptakan sebuah alat canggih dengan modal pendanaan awal sebesar $ 110 juta dolar atau sekitar Rp 1,5 triliun rupiah.

Alat tersebut untuk membobol, mengekstrak, menganalisis dan menyedot semua data dari smartphone anda seperti video, gambar, foto, rekaman audio, pesan teks SMS, pesan Whatapps, Facebook, Instagram, hingga ke cloud penyimpanan seperti Google, Microsoft & Amazon yang pernah kita gunakan di smartphone. Bahkan hingga data yang terhapus.

Ukuran alat yang disebut UFED Touch2 berukuran ringan mudah dijinjing.  

Cellebrite memang bukan perusahaan kaleng-kaleng. Karena karyawan tim berasal dari universitas Tel aviv, universitas Jerusalem dan Technion Israel tempat dimana ilmu rahasia blueprint satu-satunya milik Albert Einstein e = m c2 dan berbagai ilmu peraih sains nobel fisika asal Israel berada.

Di Amerika Serikat. Perangkat Cellebrite digunakan oleh FBI, CIA dan DEA untuk membobol smartphone para pelaku tindak pembunuhan.

Sebelumnya, FBI frustasi dan stress karena mentok kebingungan tak bisa menjebol password milik tersangka kejahatan. Kini dengan alat buatan Cellebrite semua mudah dilakukan.

Kepolisian Indonesia atau Polri termasuk salah satu pelanggan Cellebrite.


Pada tahun 2019. Sebanyak 150.000 ribu alat Cellebrite telah terjual di seluruh dunia. Kebanyakan digunakan oleh pemerintah dan kepolisian.

Cellebrite juga mendukung pembobolan smartphone buatan china Seperti Xiaomi dan Huawei. Termasuk sanggup membobol password smartphone generasi terbaru. Seperti iPhone, Samsung Galaxy, 40 media sosial teratas dan 40 cloud teratas.

Alat ini nampak menakutkan. Namun sebenarnya hanya dijual untuk pihak berwajib demi melindungi rakyat dari tindakan kriminal dan pembobolan smartphone hanya berfungsi dari jarak dekat saja selama smartphone telah jatuh ke pihak berwenang sebagai bukti forensik.   

Menyangkut masalah pembobolan. Pihak perusahaan Microsoft mengklaim ada kemungkinan memang sistem bisa ditembus oleh sebab itu terus berkerja keras meningkatkan celah keamanan.

Sedangkan pihak Amazon, Apple dan Alphabet (Induk Google) tak mau berkomentar.

Youtube : Cellebrite

Cellebrite mengatakan :

Cellebrite dengan bangga memperkenalkan #UFED Premium. Solusi eksklusif untuk penegak hukum membuka kunci dan mengekstrak semua data dari perangkat iOs dan Android kelas atas. Sahutnya.

Menurut Global Market Insight.inc. Pada tahun 2017. Total seluruh pasar cybersecurity bernilai $ 120 - $ 200 miliar dolar atau sekitar Rp 1.680 – Rp 2.800 triliun rupiah.

Pada tahun 2024. Pangsa pasar cyber bertumbuh menjadi $ 300 miliar dolar seiring banyaknya perangkat terhubung digital.

Dilansir dari majalah forbes. Israel dilaporkan secara efektif mengeruk menikmati kue pasar ini pada tahun 2018 saja menguasai pendapatan kotor senilai sebesar $ 92 miliar dolar atau sekitar Rp 1.288 triliun rupiah selama setahun.

Artinya, walaupun ukuran negara Yahudi ini kecil. Tetapi menguasai 35% pangsa pasar dunia internasional dengan mendirikan lebih dari 450 perusahaan & startup berbasis pembobol & peperangan cyber.

Hanya ada sedikit negara menguasai keterampil cyber. Yaitu Amerika Serikat, Rusia, China, Iran, Korea Utara, Singapura, Uni Eropa, UK Inggris, Korea Selatan, Jepang dan Israel.

Mempelajari ilmu ini dikenal sangat sulit. Karena seseorang kudu mesti memiliki ingatan kuat, teliti, pintar matematika, kalkulus, statistik, algoritma, hukum fisika, dan kode. Tertinggal salah satu huruf saja program takkan jalan alias error.

David+H+Petraeus.jpg (720×471)

David H Petraeus, mantan CIA dari Amerika Serikat mengatakan :

Meskipun ukuran negara Israel kecil secara geografis, tapi negara ini super power adidaya cyber. Sahutnya.

Check Point Software Technologies adalah salah satu perusahaan cyber terbesar asal Israel mampu meraup pendapatan bersih Rp 27 triliun rupiah pertahun.

Cellebrite merupakan diantara dari antara 450 perusahaan & startup teknologi pembobol digital asal Israel tersebut.

Pada tahun 2007. Cellebrite telah diakuisisi oleh perusahaan Sun Corporation asal Jepang. Namun kantor pusat dan 25% saham masih dikuasai oleh orang-orang Israel.

Sebagai gantinya, di Israel masih ada begitu bertaburan teknologi pembobol dan keamanan cyber. Beberapa diantaranya lebih canggih sanggup menembus smartphone anda dari jarak jauh dan mengendus mengintai melalui pancaran sinyal elektronik WiFi kasat mata.

Baca juga :


Nama : Cellebrite

Produk : UFED, Cellebrite Reader, Ruggedized, Kiosk, 4PC, Touch2.

Kantor pusat : Israel (masih tetap di Israel)

Kantor cabang : Jepang

Pemilik : Sun Corporation, Jepang.

Karyawan : 500 orang di Israel dan 200 orang di Jepang

Alamat investasi dan kerjasama bisnis : www.cellebrite.com

Youtube : Cellebrite

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel