Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Fire Scout, Helikopter UAV Penyerang Tanpa Awak (2012)

Anda Pernah nonton Film “Black Hawk Down”..! Anda pasti mengenal donk ya dgn Sosok Helikopter Ringan Jenis Schweizer 330SP yg digunakan “America Serikat” dalam sejarah peperangan di Somalia. Nah, ngelihat sosoknya yg kecil siapa sangka ternyata dia begitu ganas

Militer America Serikat ternyata mengembangkannya lagi ke tahap yg lebih… 

Kini Model Helikopter Penyerang Schweizer di upgrade menjadi RQ-8A Fire Scout yg memiliki kemampuan UAV atau biasanya disebut sebagai Helikopter tanpa awak.


RQ-8A FIRE SCOUT pasukanabri.gif (20×20)
Saat tulisan ini dibuat, Fire Scout memiliki 3 jenis varian yaitu RQ-8A, RQ-8B, dan MQ-8B. Semuanya berkategori UAV alias Tanpa 0 Awak yg mampu dikendalikan dari ruang kontrol hingga jarak 200 km. Sang Operator pun bisa mengendalikan 3 Helicopter ini secara simultan.



Hebatnya lagi, kemampuannya bisa hybrid. Artinya dia mulai bisa berpikir sendiri walaupun ga dikendalikan oleh manusia. Semua ini berkat kemampuan Chip Komputer dengan Sistem Ubuntu di Otaknya.

Perusahaan Pembuatnya adalah Northrop Grumman Corporation. Tujuan dibuat RQ ini adalah untuk menambah kemampuan militer America Serikat menuju ke era Teknologi yg lebih canggih.

DIA DILENGKAPI DGN RUDAL API HELLFIRE DAN RUDAL VIPER

Kemampuan utamanya sebenarnya terletak pada misi pengintaian. dan ini terlihat dgn dipasangnya Star II Electro Optical dan Infrared Payload at Webster semangka.gif (17×10)



Dulu America Serikat bilang Heli ini digunakan hanya untuk Pengintaian dan pendeteksian adanya pengiriman obat obatan illegal namun setelah waktu berlalu ternyata AS juga memasang beberapa perangkat rudal seperti Viper dan Hellfire yg pastinya bikin takut gembong perdagangan ilegal. kepalaberwarna.gif (15×15)

Kemampuan lainnya adalah terlihat dari harganya yg begitu murah, namun bisa melakukan tugas yg mahal. Durasi terbangnya juga cukup terbilang lama hingga 8 jam dan mampu menjelajah hingga 200 km. dan hebatnya lagi nih yah adalah karena dia berbentuk badan yg kecil sehingga dia bisa mengintai hingga ke area terpencil dan mampu mendarat secara vertikal.


Baca juga :

Nah sekarang gimana nih menurut anda. Kayaknya Indonesia mesti punya deh alat militer ini untuk mengamankan wilayah perairan Indonesia dari ancaman peredaran obat terlarang. GBU “-“