Ide Afrid Fransisco kepada pemerintah Israel untuk desain drone VTOL tanpa perlu menggunakan platform mahal seperti Hermes, Heron, F-15, F-16 dan F-35 ( 2026 )
Persaingan keras di ranah teknologi drone terus memicu inovasi dan disrupsi yang tidak terelakkan. Doktrin pertempuran yang mengandalkan keunggulan udara lewat platform pesawat tempur berbiaya mahal kini dihadapkan pada masalah realita dan urgensi yang menghadapi tantangan krusial. Jika pemerintah Israel tidak beradaptasi dan berevolusi mengikuti tuntutan perkembangan zaman, alutsista bakal tertinggal dan tergilas oleh pesaing yang melangkah lebih adaptif, efisien, efektif, berharga murah tapi tetap berkualitas. Oleh sebab itu, pemerintah Israel dan Angkatan Udara Israel IAF dituntut untuk bergerak melakukan perubahan strategis. Mengandalkan alutsista mahal bukan lagi jaminan kemenangan mutlak. Tapi bisa berubah menjadi resiko fatal, beban finansial APBN yang tertekan dan menguras pertahanan nasional. Foto : Desain drone rancangan ide Afrid Fransisco Masalah Utama Israel : Alutsista Mahal yang Menguras APBN . Pada tahun 2026. Militer IDF Israel masih bergantung pada armada drone kelas ...