Perbincangan Afrid Fransisco VS Gemini : Tentang AGI, otomatisasi, ekonomi masa depan dan pemerintahan iblis ( 2026 )
Afrid Fransisco bertanya : Jika banyak orang kehilangan pekerjaan dan menjadi pengangguran. Apakah solusi dengan menjadikan APBN. Yaitu alokasi 50% uang di APBN digunakan untuk diberikan atau ditransfer ke orang dewasa umur 22 tahun ke atas sampai meninggal dunia. Apakah masuk akal. Seperti yang pernah saya tulis sebelumnya di artikel. Gemini menjawab : Ide yang Anda ajukan ini dalam studi ekonomi dikenal sebagai Universal Basic Income (UBI) atau Pendapatan Dasar Universal. Gagasan ini memang semakin sering diperdebatkan di panggung dunia sebagai solusi atas ancaman pengangguran massal akibat otomatisasi dan AI. Namun, jika kita bedah secara matematis dan ekonomi, khususnya dengan skema 50% APBN, ada beberapa tantangan besar yang harus dihadapi: 1. Tantangan Angka (Matematika APBN) Mari kita ambil ilustrasi kasar menggunakan angka APBN Indonesia (sebagai contoh): Asumsi APBN: Rp3.600 Triliun. Alokasi 50%: Rp1.800 Triliun. Jumlah Penduduk Usia 22+: Sekitar 180–190 juta jiwa. Jika Rp1.80...