Mayoritas orang orang Indonesia menggunakan teknologi AI buatan Amerika Serikat seperti Gemini ( Alphabet ) dan ChatGPT ( OpenAI ). Namun penting untuk anda ketahui. Faktanya platform AI besutan Amerika Serikat tidak dapat diakses sama sekali di China dan Rusia ( kecuali pakai VPN ). Di Rusia misalnya, ada AI seperti YandexGPT dan GigaChat ( Sberbank ). Tetapi secara teknis, AI buatan Rusia masih tertinggal jauh. Kadang kadang orang orang Rusia juga memanfaatkan platform AI buatan China. Berbeda dengan Amerika Serikat yang memiliki keduanya ( energi listrik berlimpah dan teknologi AI ). China dan Rusia tidak punya keunggulan privilege seperti AS. Menyikapi hubungan keterikatan politik antara China dan Rusia di ranah teknologi AI. Kedua negara ( China + Rusia ) saling melengkapi. Rusia punya energi berlimpah ( gas & minyak ) untuk dikirim kepada China untuk menggerakkan listrik demi keperluaan AI. Sedangkan China memasok chip semikonduktor, perangkat hardware, elektronik dan AI...