Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Teknologi Listrik Terbarukan untuk Aplikasi Dunia yg Ramah Lingkungan

Beberapa Tahun Belakangan ini. Semua Peralatan Rumah Tangga udah mulai Menggunakan Listrik. Nah Jika di Zaman dulu ya. Nenek kita memasak dengan Kompor Minyak Tanah atau Gas.

Nah Kini, Jika Teman Temen Berbelanja ke Pasar atau Supermarket. udah banyak banget orang yg Berjualan Kompor Induksi Listrik ya. Ada Juga Oven Electrik, Sepeda Electrik, Gitar Electrik, Gergaji Electric, Mobil Electrik, Terus untuk menyalakan Lampu, Smartphone, Laptop, dll. Semuanya udah mulai mengaplikasi Listrik. Kayaknya Semua Peralatan kita menggunakan Listrik semuanya ya.


Energi Listrik Terbarukan
Kebutuhan akan Listrik saat ini udah hampir sama ya ama Beras. Di Zaman Sekarang, Tanpa Electric Kita ngga bisa Memasak Nasi. Rumah kita bisa Gelap Gulita, Laptop jika ngga di Charge ke Colokan, Rasanya Membosankan Banget ya, Ngga Bisa Nonton Film dan dengerin Lagu.

Nah, Berhubung dengan Maraknya Penggunaan Energi Listrik ini. Afrid Rindu banget Pengen Berbagi Artikel Tentang Jenis Jenis Energi Terbarukan. Yupz Langsung aja ya Anda simak.

1]. Angin
Yang Pertama yg Kita Bahas disini adalah Angin. Cara Kerjanya Seperti yg Saya Lansir dari Wikipedia.com Ternyata Sangat Sederhana. Caranya yaitu dengan Memasang Tiang Kipas di Dekat Daratan Pantai, atau di Laut juga bisa atau di Atas Pegunungan.

Tiang Kipas ini jika Tertiup Angin Maka Dapat Menggerakkan Turbin. Turbin inilah yg menghasilkan Energi. Semakin Besar Tiupan Angin. Maka Semakin Besarlah Energi Listrik yg dihasilkannya.

2]. Gelombang atau Arus Air

Air Mengalir dari Tempat Tinggi ke Tempat yg Lebih Rendah. Ternyata Jika Aliran Sungai Bisa di Bendung. Maka Gerakan atau Arus Air bisa di Ubah menjadi Listrik dengan Cara Menyediakan Jalan Bagi Sang Air untuk Melewati Kincir Air. Nanti Kincir Air akan Terus Bergerak Kencang untuk menggerakan Mesin Turbin Penghasil Listrik.

Menurut Wikipedia.com : Bendungan Terbesar di Dunia adalah Three Gorges Dam yang Berada di China.

3]. Cahaya Terang Matahari
Ayo Pak Semangat ;-)
Beberapa Penduduk Indonesia. Di Ketahui udah Mulai Menerapkan Cara ini dengan Memasang di Atas Atap Rumahnya. Cara Kerjanya Simpel saja ya, Cukup Memasang alat yg disebut Panel Surya (Photovoltaic) di Atas Atap Rumah kita. Nanti Semakin Luas Atap yg kita Miliki, Maka Makin Besar Pula Energi yg di Hasilkan.

Sayangnya, Cahaya Matahari punya Kelemahan. Yaitu Kalau Pada Malam Hari dia Otomatis Mati. Tapi Masalah ini udah bisa diatasi dengan membeli Perangkat Baterei untuk menyimpan Kelebihan Energi yg dihasilkannya untuk bisa diaplikasi Pada Malam Hari.

Jika Anda Berminat memiliki “PLN” Sendiri di Rumah. Teman Teman Bisa Menghubungi PT ARUNA untuk memasang Perangkat ini di Rumah Anda. Kira-kira Modal yg dibutuhkan adalah Rp 150.000.000 - Rp 200.000.000 Juta. Dan, Yupz. Untuk Saat ini Hanya Orang Kaya yg Bisa Membelinya.

4]. Panas Bumi

Panas Bumi adalah Memasukkan Pipa atau Pompa ke Dalam Perut Bumi yg Terdalam untuk Mengambil Panasnya untuk di Jadikan Energi Listrik.

Nah Negara yg Beruntung Menerapkan System ini Karena Keadaan Alamnya yg Mendukung adalah Seperti di Islandia, Selandia Baru, Amerika Serikat, Italia, Filipina, Indonesia. Sayangnya Menerapkan Teknologi Panas Bumi Lumayan Sangat Sulit. Oh ya, Asap yg di Hasilkan oleh Panas Bumi adalah Asap Uap Air seperti Asap Air Mendidih. 

Baca juga

5]. Nuklir


Dan yang Terakhir adalah Nuklir. Nuklir Sangat Ramah Lingkungan dan Ngga Menghasilkan Polusi Asap. Sayangnya Kalau ngga hati-hati Radiasnya Berbahaya banget. GBU