Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Begini Cara Bos Komandan AS Mengendalikan Robot Tempur Drone (2015)

Beberapa Tahun Belakangan ini, Penggunaan Robot Drone. sangat Marak di Lakukan oleh Pemerintah “Amerika Serikat”. Mereka mengatakan cara ini adalah teknik yang Paling Efektif untuk mencapai Kemenangan tanpa mengorbankan nyawa tentara manusia lagi.

Nah Saya Lansir dari Dailymail.com ya : Umumnya, Sang Tentara atau Komandan atau Jenderal Sang Pengendali Drone. Umumnya berada tepat di Jantung Negara Amerika Serikat. Mereka biasanya menatap Layar Monitor Komputer sambil Minum Kopi. Tetapi Pesawat Robot Drone ada di Negara Lain yg Berjarak Ribuan Kilometer.

Perubahan Tata Cara Mengendalikan Drone


Nick Colosimo mengatakan : Pada 5 Tahun Lagi. Tata Cara Mengendalikan Robot Drone. Ngga menggunakan Cara Konvensional dengan Duduk di Depan Layar Monitor Komputer. Seperti yang masih dilakukan saat ini.

Tampilan Pengaturan Robot di masa depan akan Lebih Atraktrif, Live dan Penuh dengan Tampilan 3D (3 Dimensi). Ia mengatakan Tampilan 3D akan membantu Penglihatan Bagi Sang Pengendali atau Sang Jenderal untuk memastikan Kondisi dan Situasi Secara Lebih Detail untuk mengambil Keputusan yg Tepat.

Teknologi Augmented Virtual Reality
Daripada mengirim Tentara Manusia ke Medan Pertempuran atau Alih Alih Berada di Depan Garis Pertempuran yg penuh dengan Darah, Asap dan Bom. Lebih Baik Robot yg Melakukan Tugas Berbahaya Tersebut. Celetusnya.

Teknologi Virtual Reality dan Perkembangan Kecanggihan Kamera SensorBall Pada Pesawat Drone. Dapat Memungkinkan Hal Tersebut Menjadi Kenyataan.

Di Bawah ini adalah Foto Ilustrasi Seorang Komandan yg Sedang Menjelajahi Medan Peperangan dengan menggunakan Headset Secara 3D.


Headset di atas menggunakan Sistem dari OCULUS RIFT. OCULUS RIFT adalah Headset yg biasanya digunakan untuk Industri Video Game.

Selain itu, Teknologi ini juga memudahkan Sang Pengendali. untuk menyebarkan Pasukan dari Berbagai Divisi, Baik dari Satelit, Kapal dan Drone. untuk memiliki Komunikasi yg Terpadu.

PENASIHAT STRATEGI
Sang Pengendali akan bertugas secara LIVE di Ruangan yg disebut PCC (Portable Command Centre). Ia nanti dibantu oleh Penasihat Lainnya. Tujuannya untuk menawarkan Saran dan Strategi yg Efektif untuk mengendalikan Drone. 


Selain itu juga mampu Terhubung ke Stasiun Berita. Tujuannya untuk memastikan Laporan Situasi Taktis yg Lebih Akurat.

Profesor Bob Stone mengatakan, Lebih dari 40 Tahun Kami Mengembangkan Sistem dan Memanipulasi Objek Virtual ini. Teknologi ini Terus Kami Kembangkan menjadi Kompleks dan Saling Terintegrasi Secara Real Time Agar Menggabungkan Dunia Virtual Sama Seperti Kasus di Dunia Nyata. Celetusnya.

Di Bawah ini adalah Foto Salah Satu Robot Drone yg di Sebut “PETMAN”. PETMAN adalah Salah Satu Prajurit Robot Besi Masa Depan yg akan dikendalikan oleh System ini.

  
Baca juga

TERHUBUNG PADA BAGIAN TERKECIL SYSTEM BERAWAK
System ini Berbentuk Portable (Berpindah-pindah). Di Klaim Bisa Juga di Tempatkan Pada Ruangan yg Lebih Kecil Pada Kokpit Pesawat Tempur. Yang di Sebut  WEARABLE COCKPIT.


Kemampuan Reality ini Pada Pesawat tempur Berawak memungkinkan Pilot Manusia untuk mengendalikan Pesawat tempur Drone yg Lainnya. Yang Berada di Depan untuk digunakan sebagai Pelindung Garis Depan. Bob Stone mengatakan diharapkan Proyek Militer ini untuk selesai 5 Tahun Lagi. Celetusnya. GBU