Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jericho III, Rudal Nuklir Pemusnah Massal dari Jarak 11.500 km Israel (2015)

Saat ini kita memasuki masa Krisis NuklirPBB (Badan Perserikatan Bangsa Bangsa) Melarang Penggunaan Nuklir untuk Persenjataan. Namun nyatanya ya, masih ada beberapa negara yg melanggarnya. Salah Satunya adalah Israel.

Di Lansir dari Dailymail.com : Israel diyakini memiliki Persenjataan Hulu Ledak Nuklir sejak Tahun 1963. Dengan Kode Nama : “JERICHO”. Uniknya, Rudal Milik Israel ngga bisa dijamah oleh Lembaga Penyelidik manapun. Di Yakini, Israel memiliki sekitar 300 Hulu Ledak Nuklir.


Tentang JERICHO
Jericho adalah Rudal yang Mampu Menghancurkan Permukaan Bumi dari Jarak 11.500 Km berhulu Ledak Nuclear. 1 Rudal Jericho mampu membuat Permukaan Bumi seluas 2 Km Rata dengan Tanah. Semua Perbukitan, Pohon, Rumah, Jalan, Hutan, Jembatan, atau Gedung Perkantoran Setinggi 30-100 Lantai. Bisa Rata Menjadi Abu Tanah.

Efek Penghancurannya juga bisa terasa hingga 7 Km. Kekuatan Jericho memiliki Efek Berkali-kali Lipat di Bandingkan dengan Ledakan Bom Atom di Hiroshima dan Nagasaki.

Tak hanya itu, Senjata Paling Mengerikan Milik Israel ini juga Bisa Meninggalkan Radiasi Sepanjang 500 Km. Ia juga bisa mengubah awan putih menjadi seperti Tembaga. Dan Pandangan Sinar Matahari seperti Efek Darah. Efek Lainnya dia mampu membuat Tanah di Bumi menjadi Super Tandus. Dan juga mampu mencemari Air Sungai atau Laut menjadi Sangat Beracun penuh dengan Penyakit Kanker hingga seluas 200-500 Km. (Tergantung dari Arah Angin)

Israel Pernah Ingin Membumihanguskan Mesir

Pada Saat Israel Berperang dengan Mesir. Di Lansir dari Buku War in The Gulf. Khususnya Pada Tahun 1973 Ketika Perang dengan Mesir.

Kala itu Mesir Membawa 1.000 Tank dan 100.000 Pasukan Menyerang Perbatasan Israel di Sinai. Israel pun mengalami kekalahan Telak dan Pertahanan Terakhir Israel di Tembus Militer Mesir. Anehnya, Saat Mesir Mengalami Kemenangan di Perbatasan. Mesir terlalu berfoya-foya akan Kemenangannya. Bukannya Masuk Lebih Dalam Lagi ke Jantung Israel. Mesir malah Pesta Kemenangan dulu.  

Di Saat Mesir Berpesta. Israel punya banyak waktu untuk memberikan Tekanan Kepada Amerika Serikat. Agar Amerika Serikat mau memberikan bantuan Persenjataan Bom, Roket, Alustista dan Amunisi sebanyak-banyak kepada Israel. atau Israel akan meluncurkan Jericho ke Mesir.  
  
Meluncurkan atau Melepas Jericho ke Mesir. Sama saja Artinya (Mesir) akan hancur total dan Negara Piramida Tersebut Rata dengan Tanah. Ngga Pengen Hal ini Terjadi dan dipastikan banyak Korban Sipil Mesir yg Tewas. Amerika pun menuruti kemauan Israel dengan mengirim Senjata Non-Nuklir ke Israel agar negara Berlambang Yahudi ini ngga membumihanguskan Mesir.

Baca juga

Tahun 2015 : JERICHO Generasi III

Pada Tahun 2015 ini ya. Senjata Milik Israel ini Telah Memasuki Generasi ke III. Jangkauannya kini sudah bisa mencapai seluruh negara di Timur Tengah, Eropa, Afrika, Sebagian Rusia dan Sebagian wilayah China.

Senjata ini juga di Yakini di Tempatkan pada Kapal Selam Dolphin. Sehingga Berpotensi  mampu Meluncur Tiba-Tiba di Tempat yg Lebih Dekat. 


Pada Tahun 2008. Negara-Negara Benua Biru Eropa sudah Mengetahui Persenjataan Milik Israel ini. Sehingga membuat Seluruh Negara Eropa Ketakutan Terhadap Israel. Media Berita Eropa Terus Memperbincangkan Betapa Berbahayanya Senjata Milik Negara Lambang Yahudi ini.

Jericho III adalah Intercontinental Israel Rudal Balistik (ICBM) dengan Ukuran Balistik Salah Satu yg Paling Langsing di Dunia. Panjangnya Hanya 15 Meter dengan Diameter 1,5 Meter. Ia juga memiliki Kemampuan Menghindari Anti-Rudal Balistik (ABM). Walaupun Senjata ini Bersifat Rahasia. Namun Aviation Week mengetahui Kalau Senjata ini Pernah di Ujicoba dan di Upgrade Terbaru di Palmachim Pada Tahun 2008.


Missilethreat.com Melansir. JERICHO III berhasil mengalahkan seluruh Spesifikasi Rudal Balistik Tercanggih milik Amerika Serikat. (Tomahawk, Minuteman III, dan Trident D5). Kemungkinan Pada Tahun 2015. Israel dipastikan Mengembangkan Lagi Senjata JERICHO Generasi ke IV yg Lebih Kecil. GBU