Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

M1 Abrams, Tank Perlindungan Benteng Terakhir Tentara Irak (2015)

Di Negara IraK. Saat ini Keadaannya sangat mencekam, Penuh dengan Darah. Entah mengapa. Tiba-Tiba Pada Tanggal 9 April 2013. Lahirlah Gerakan yg disebut dengan nama “ISIS” atau biasa kita sebut dengan dengan nama “IS”. Mereka memiliki Ciri Khas Bendera Hitam. Dan mereka ingin Mendirikan Sebuah Negara Kekalifahan yang Bebas dari Sistem Pemerintahan Demokrasi.

Sontak Saja, Sejak Saat itu. Pembunuhan dan Bom Terus Terjadi dimana-mana. Saat Artikel ini saya Tulis buat Anda. Pada Tahun 2013-2015. ISIS Telah Membunuh 220.000 Orang (Baik Sipil atau Militer). Mereka juga Telah Mencaplok Tanah Seluas 95.000 KM.


Terus Berkobar
Keadaan Iraq saat ini masih Terus Berjuang Menghadapi Serangan ISIS yg terus ingin mempelebar luas wilayahnya. Beberapa Kota di Iraq memang udah ada yg jatuh ke tangan Bendera ISIS.

Namun, Beberapa Kota seperti Baqhdad, Karbala, Baqubah, Tikrit, Erbil, Sammara, Basrah, dll. Saat ini Sedang dalam Perjuangan yg Sangat Keras dan Panas. Hingga Detik ini, Polisi dan Tentara Irak masih berjuang melindungi Negaranya dari Serangan ISIS.

ABRAMS, Tank Benteng Perlindungan
Di Bawah ini, Ada Sekilas Video Kisah Nyata yg Membuktikan Kedahsyatan dan Ketangguhan Tank ABRAMS M1. Yang Saya Klaim Sebagai Benteng Perlindungan yg Terkuat.


Pada Menit Pertama Pada Video Tersebut. Polisi dan Tentara Iraq Berteriak-teriak. Mereka Berteriak sangat Keras sekali. Ketika melihat ada Kedatangan Mobil Mobil Hitam yg Berbendera ISIS. 

Di Ketahui “ISIS” datang menggunakan Mobil dan Truck-nya dengan Kecepatan Tinggi. Sesembari menembakkan Senapan Mesinnya.

Beruntung saat itu ada ABRAMS M1. Ketangguhan ABRAMS M1 ini lah yg Membuat ISIS memutuskan untuk mundur. Ketika Melihat Video Tersebut. Saya Sebenarnya agak Takut dengan ISIS.

Jika Pada Saat Tersebut, Polisi atau Tentara Iraq ngga dilindungi oleh Tank ini ya. Mungkin Polisi atau Tentara Iraq sudah meninggal dunia oleh ISIS. ISIS sendiri diketahui sebagai Pasukan yg Tak Kenal Takut akan Kematian, ISIS Mundur mungkin hanya karena ingin mengatur Strategi Perang kembali.

Tentang M1 ABRAMS IRAK
Pengiriman
M1 Abrams Irak sebenarnya adalah Tank Buatan Amerika Serikat. Melalui Letnan Jenderal Robert Caslen, Divisi Keamanan OSC-1. AS Menyetujui 175 M1 Tank Abrams untuk melindungi Irak dari Gempuran ISIS. Jadi, Saat ini. Negara Irak memiliki sekitar 175 Tank M1 Abrams yang Menjadi Basis Perlindungannya.

M1 Abrams memiliki Teknologi Baja Pelindung yg Kuat. Ia juga bisa menembakkan Ledakkan yg dahsyat. M1 ABRAMS adalah Andalan Polisi Irak sebagai Benteng Perlindungan Terakhir yg Terkuat.

Baca juga

Terkuat Bukan Berarti Terkuat

Tank Canggih sebanyak 175 Unit yg dikirim dari Amerika Serikat ini, Di klaim sangat Canggih mungkin bisa kita katakan sangat kuat untuk menjaga Perbatasan & Kota Irak.

Namun, Bagi ISIS. Yang Terkuat bukan Berarti Terkuat. Dalam Video ini “ISIS” sepertinya ingin mengirim Pesan kepada kita : Jangan Coba-Coba bermain Api dengan Kami. Sekuat Apapun Tank M1 ABRAMS. Kami Pasti menembusnya.

ISIS hingga saat ini diketahui belum Terkalahkan. Video ini menujjukkan Kepada Kita. Betapa gigihnya Pasukan ISIS yg Terkenal Selalu Memiliki Ciri Ciri Penutup Wajah Hitam.


Bahkan mereka (ISIS) dengan Berani menghadapi TANK M1 ABRAMS.


Dalam Video Tersebut, Terlihat Beberapa Kali Tank M1 yg dikemudikan oleh Polisi Irak Terlihat terkena serbuan Roket Bertubi-tubi dari ISIS. Entah Kapan Keadaan ini Berhenti ya. Mungkinkah Tank M1 ABRAMS yg diklaim super kuat itu bisa melindungi warga Irak dari ISIS dalam Jangka waktu yg Lama.

Jika caranya kayak gini Terus. Lama-Lama Tank M1 ABRAMS bisa Hancur juga. 

Cepat atau Lambat. Negara Irak bisa Terhapus dari Peta Dunia oleh ISIS. Ngga ada yg Tahu Sampai Kapan TANK M1 ABRAMS bisa Meredam Gempuran Kekuatan ISIS.



Di Lansir dari Aljazirah. Perdana Menteri (PM) Irak Haider al-Abadi mengatakan kami sudah kelelahan, kami membutuhkan bantuan Pertolongan dan Partisipasi dari seluruh dunia untuk meredam kekuatan ISIS. Celetusnya. GBU