Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

ISIS Bukan Buatan Amerika Serikat. Ini Asal Usul yang Benar (2015)

Pada Awalnya, Ada Seseorang yang Bernama “Osama Bin Laden”. Ia adalah Anak Seorang Ayah Petani dari Yaman. Sang Ayah Kemudian Bermigrasi ke Arab Saudi. Di Negara Tersebut. Tepatnya, Pada Tanggal 10 Maret 1957. Osama Bin Laden Lahir ke Dunia ini.

Di Negara Tersebut. Osama Bin Laden tumbuh dewasa. Ia Belajar banyak tentang Pemahaman Kehidupan, Agama, Beladiri dan Bisnis. Tak Pelak, Ketika Usia Makin Bertambah. Osama Bin Laden memulai usahanya dalam Bidang yg Bergerak di Bisnis Pembangunan.


Bisnis Osama Bin Laden Berkembang Pesat
Kelihaian dan Kerja Keras Osama dalam Bidang Bisnis Pembangunan. Membuatnya Menjadi Kaya Raya. Osama aktif membangun Gedung, Perkantoran, Mesjid, Istana, Kontruksi dan Beberapa Proyek Pembangunan Infrastruktur Lainnya di Arab Saudi. Tak ayal, Pada masa itu Osama adalah Salah Satu Orang yg Kaya Raya di Arab Saudi. Dan di Hormati oleh Banyak orang akan Jasanya.

Osama dikala itu dikenal banyak orang akan sikap yang Sopan Santun, Bicaranya Lemah Lembut, Ia juga Pintar dgn Agama dan Ia Sangat Dermawan.

Pada Tahun 1979. Osama Bin Laden pergi ke Pakistan untuk membantu Afghanistan. Dengan menggunakan Kekayaannya. Ia membantu tentara Mujahidin yg berperang dengan Mengirimkan Bantuan Obat Obatan, Senjata, Makanan, dll.

Osama Bin Laden. Kala itu sangat Marah kepada Uni Soviet. Pada Wartawan : Ia mengatakan :

Saya Sangat Marah dengan Ketidakadilan yang dilakukan oleh UNI SOVIET terhadap Rakyat Afghanistan.

Kebetulan, Amerika Serikat disaat itu juga ada dalam Perang bersama-sama menghadapi UNI SOVIET. Kala itu, Osama Bin Laden dan Amerika Serikat (CIA) saling membantu untuk mengusir UNI SOVIET.

NB : UNI SOVIET Pada masa ini disebut RUSIA. 

Foto : Helikopter Uni Soviet
Untuk Lebih Memaksimalkan Bantuan Menghadapi UNI SOVIET. Osama Bin Laden dengan Keuangannya mendirikan al-Qaedah. Al-Qaedah dibentuk untuk menyalurkan obat dan menghimpun Pejuang Pejuang Pasukan Mujahidin untuk mengusir UNI SOVIET dari Afghanistan. 

Foto : Osama dan al-Qaedah
Singkat Cerita, Akhirnya Pada Februari 1989. UNI SOVIET menarik diri dari Afghanistan. Bahasa Kerennya (UNI SOVIET Kalah).

AMERIKA MULAI MENGUASAI TIMUR TENGAH
Foto : US Army di Timur Tengah
Artikel ini bakal Panjang banget kalau di bahas ya. Panjangnya seperti Rel Kereta Api.

Singkat Cerita. Intisarinya adalah : Sejak Kekalahan UNI SOVIET Tersebut. Peranan Amerika Serikat mulai terasa sangat menguasai di Timur Tengah dari Segala Sisi Sektor. Baik dari Sektor Militer, Sektor Pembangunan, Sektor Politik hingga Sektor Bisnis.

Ini Ternyata Sangat ngga disukai oleh Osama Bin Laden.

Osama pun bertemu dengan Raja Arab Saudi untuk mengatakan Jangan Terlalu banyak Ketergantungan dengan Amerika Serikat. Kita ini nanti bisa diperbudak menjadi Boneka oleh Amerika Serikat. Departemen Pertahanan AS itu dikendalikan oleh orang orang Israel. Tujuan mereka adalah untuk menguasai dan menjadikan Timur Tengah kita ini sebagai Israel Raya. Celetus Osama.

Namun apa daya. Nasihat Bijak : Osama Bin Laden ngga didengar oleh Raja Arab Saudi. Bahkan Rekening Bank Osama pun di Banned. Dan Kewarganeraan Osama Bin Laden di Cabut dari Arab Saudi.


Osama Bin Laden pun Semakin Marah. Ia Bersama dengan Organisasi Ciptaannya kala itu : ( Al-Qaedah ) akhirnya menyerang Fasilitas Amerika Serikat dengan menggunakan Berbagai Macam Bom Bunuh Diri.


Puncaknya adalah Tragedi 11 September 2001. Gedung WTC di Pusat Amerika Hancur Lebur di Tabrak oleh Pesawat Komersial yang dibajak.


CIA : Menyatakan Osama Bin Laden adalah Pelakunya. Dan dicap sebagai Terorist.

SEBELUMNYA DI KUBU AL-QAEDAH
Sebelumnya, di Kubu Al-Qaedah ada Seorang Tentara dari Osama Bin Laden. Ia bernama Abu Bakr al-Baghdadi. Beliau juga Seorang DOSEN dan AHLI AGAMA.


Foto : Abu Bakr al-Baghdadi
Abu Bakr al-Baghdadi berbeda Ideologi dengan Osama Bin Laden : Mengapa Al-Qaedah hanya Membenci Amerika Serikat saja, Mengapa tidak membenci juga Arab Saudi dan Negara-Negara Timur Tengah Lainnya yang jelas jelas mereka Terkontaminasi Amerika Serikat yg jauh dari Paham Syariat kita.

Singkat Cerita.  

Abu Bakr al-Baghdadi memutuskan untuk keluar dari Al-Qaedah. Karena berbeda Paham Ideologi dengan Osama Bin Laden.

Osama Bin Laden tetap bersikukuh untuk hanya membenci Amerika Serikat dan Israel saja. Namun beliau masih mencintai dan menyayangi Negara Muslim Lainnya di Timur Tengah. 

Sebaliknya, Abu Bakr al-Baghdadi bersikukuh. Selain membenci Amerika dan Israel. Abu Bakr al-Bagdadi juga membenci semua negara Islam yg Terpaham Demokrasi Amerika Serikat. Abu Bakr akan mendirikan sebuah Organisasi Negara Sendiri yg Jauh dari Paham Amerika Serikat dan akan menegakkan Syariat dengan Sistem Negara Kekalifahan.  

OSAMA BIN LADEN TEWAS OLEH AMERIKA
Sejak Peristiwa 11 September 2001. AS melakukan Penyerbuaan Besar Besaran untuk menangkap Osama Bin Laden di Afghanistan.

Foto : Pasukan US Army di Timur Tengah
Tanggal 2 Mei 2011. Osama Bin Laden menutup matanya yg Terakhir akibat Serangan dari Tentara-Tentara Special AS yg Berasal dari Helikopter Siluman. Ribuan Pasukan Al-Qaedah juga tewas akibat gempuran AS. Negara & Pemerintahan Afghanistan pun Telah Berhasil diubah atau di Jadikan SEKUTU oleh Amerika Serikat.

Tapi…?
Sejak Peristiwa Tewasnya Osama Bin Laden Tersebut.

Ini memberikan Kesempatan Angin Baru Bagi Kepemimpian Abu Bakr Al-Baghdadi yang masih luput dari Serangan Amerika Serikat. Karena kala itu, Ia menyatakan untuk keluar dari Osama Bin Laden. dan membentuk Organisasi Kelompok Kecil sendiri yang disebut ISIS di Suriah.

Perang Pertama yg Abu Bakr Al-Bagdadi dan ISIS Lakukan adalah Menghadapi Suriah. Yaitu bertekad mengulingkan Pemerintahan Syiah Suriah. Bashar Al Assad.




Kala itu, ISIS memang menyerang Pemerintahan Syiah Suriah. Namun sayangnya, ISIS kalah menghadapi Pemerintahan Militer Tersebut. Pemerintah Syiah Suriah menyatakan ISIS kelompok Radikal yg Keras sehingga harus dimusnahkan tanpa ampun. Karena terlalu bertekad ingin menghancurkan Pemerintah Suriah.

Militer Syiah Suriah Terbukti Berhasil menewaskan banyak anggota ISIS.

AS PRIHATIN :
Kala itu AS belum tahu tentang ISIS. AS hanya melihat dari sisi Kemanusian saja kalau ISIS kalah waktu itu oleh Tentara Syiah Suriah dengan Penggunaan Senjata Kimia. Sebagai Info, ISIS adalah dari Islam Sunni yg sudah lama Terpinggirkan oleh Pemerintahan Syiah Bashar al Assad.  

AS Memberikan Bantuan, Obat dan Senjata ke ISIS
Pemerintahan AS mengatakan ini sudah Tragedi Kemanusian. AS memaksa Suriah untuk menghentikan aksi kekerasan kepada ISIS. Sebaliknya Suriah Tetap Bertekad untuk menghancurkan ISIS karena Terbukti sangat berbahaya terhadap Pemerintahan Bashar Al Assad Suriah.

AS pun mengirimkan Kapal Perang : USS Mahan, USS Gravely, USS Barry, USS Rampage, dll. untuk memaksa Suriah menghentikan aksi kekerasannya terhadap ISIS.


AS pun diketahui memberikan Bantuan Obat dan Senjata Kepada ISIS melalui Udara. Tujuan AS kala itu untuk memberikan bantuan Pertahanan kepada ISIS dalam mempertahankan diri dari serangan Pemerintah Syiah Suriah Bashar al Assad. 

Kebetulan dalam situasi Kasus yg sama. Amerika Serikat bersama Pemerintahan Pimpinan Barack Obama dan Hillary Clinton juga berniat ingin menghancurkan Grup Syiah. Sama Seperti ISIS ingin menghancurkan Syiah. Jadilah Senjata-Senjata AS di Berikan kepada ISIS melalui udara atas Kebijakan Hillary Clinton untuk mengulingkan Syiah. 

Tak disangka-sangka
ISIS.jpeg (597×742)

Dengan Bantuan Senjata dari Amerika Serikat Tersebut. ISIS menggunakannya dengan Cepat. Ngga disangka-sangka ISIS malah menyimpang dan semakin menganas dengan sangat cepat dari Kebijakan Hillary Clinton. 

ISIS malah menyerang balik Pemerintahan Syiah Suriah, Kantor Polisi, Gedung Pemerintahan, dll dengan lebih ganas. Tak Hanya Syiah. ISIS juga membunuh Kaum Islam Sunni yg didukung oleh AS.

Serangan ISIS juga menyebar cepat ke Negara Irak. Hanya dalam waktu singkat. 220.000 orang tewas oleh ISIS. Beberapa Kantor Polisi Lokal dihancurkan oleh ISIS, Gedung Pemerintahan dikuasai Baik dari Muslim Syiah dan Muslim Sunni.

Berbagai Barang, Bank, Kilang Minyak, dan Senjata dari Polisi Lokal di Rampas, Foto-Foto Presiden Suriah & Presiden Irak dan Bendera Bendera Irak & Suriah di Jatuhkan dan di Ganti dengan Bendera Hitam khas ISIS. Sistem Pemerintahan Demokrasi di Irak dan Sistem Pemerintahan Syiah di Suriah di Ganti dengan Kekalifahan versi ISIS.

Amerika Serikat dituntut bertanggung jawab atas Kesalahan ini.

ISIS Menyatakan Diri :

Pada Tanggal 9 April 2013. Abu Bakr Al-Bagdadi menyatakan diri Tentang ISIS. 

Tujuan Utama ISIS adalah Membenci Amerika Serikat dan Israel untuk Mendirikan Sebuah Negara Kekalifahan Islam dengan hanya 1 Islam saja. Tanpa embel-embel Islam Syiah, Islam Sunni, Islam A, Islam B, Islam C, dan Golongan Islam Z lainnya. ISIS juga menjadikan Target Syiah sebagai Sasaran Penghancuran. 

Termasuk Negara-Negara Islam Sunni yg menerapkan Sistem Negara ala Amerika Serikat dan menjadikan Amerika Serikat Sebagai Pemimpin & Pelindungnya akan di Jadikan Musuh Utama bagi ISIS. 

Islam hanya 1 yaitu ISLAMIC STATE.


Siapa saja umat muslim yg menyatakan Pro-Pemerintahan/Demokrasi. Akan disebut sebagai Murtad, Sesat, Thaghut, Kafir. 

ISIS (Islamic State) memiliki Tujuan mengalahkan Semua Negara Negara Muslim yg Terkontaminasi Boneka Boneka Amerika Serikat Terlebih dahulu. Kemudian ISIS akan menghadapi dan menguasai Negara Iran (Islam Syiah) yg ISIS sebut sebagai Agama Islam yg Telah Sesat.


menyembah+tuhan.jpg (628×417)
Foto : Tentara Syiah
Kemudian jika Negara Kekalifahan versi ISIS telah selesai di Tegakkan.

Maka Gabungan Seluruh Kekalifahan ISIS tersebut dengan Tak Takut Mati. Melawan Bangsa Ruum, Tetapi Setelah Jazirah Arab di Kalahkan. RUMM dan ISLAMIC STATE akan Bersekutu sebentar untuk mengalahkan Pasukan DAJJAL yg Lebih Kuat. Tetapi Bangsa RUUM Tetap akan di Kalahkan.

RUMM = Teridentifikasi sebagai Negara Rusia.



Setelah Jazirah Arab, Iran dan Rusia RUUM di Kuasai. 

Kemudian, Pasukan Berbendera Hitam Islamic State ini, Barulah siap untuk menghadapi musuh Terakhir sesungguhnya. Yaitu Dajjal


Dajjal+musuh+umat+islam.jpg (664×332)
Foto : Dajjal
DAJJAL akan Berpusat di ISRAEL. Dia Merupakan Sosok Manusia Bermata Satu yg menguasai Dunia dengan menyebarkan Fitnah Ekonomi, Politik, dan Teknologi. DAJJAL Bertempat tinggal di Kota Tel Aviv, Israel

Mereka Terdiri dari Tentara NATO EROPA, Amerika Serikat, Israel, dan 70 Negara Bendera lain-Lainnya. 

DAJJAL di Ketahui memiliki Kekuataan Terkuat di Dunia. Banyak Pejuang Kaum Muslim nanti Terbunuh olehnya.

Sisanya, Berjuta-juta Muslim akan menjadi Thaghut dengan Bersekutu, Bersenang-senang, dan menikmati Hidup yg Indah bersama DAJJAL.

Pada Tahun 2016 : ISIS berganti nama menjadi ISLAMIC STATE atau DAULAH ISLAMIYYAH

Update 2016 : Video Trailer
Apa itu Sebenarnya ISIS

Semoga Bermanfaat ya. GBU