Langsung ke konten utama

Kota Jazal Resmi 100% Jatuh ke Pasukan ISIS (2015)

Satu persatu, Kota per Kota Terus Berguguran. Walaupun ISIS di Serang oleh 90 Negara dari Berbagai Bangsa dan Bahasa. Dan Sekarang. Giliran Turki, Inggris, dan Rusia yg juga ikut memulai memobilisasikan Pasukan dan Tentaranya untuk memerangi “ISIS”.

Tapi “ISIS”. Ngga pernah mengenal kata Takut dan Gentar. Terbukti, Walaupun di Serang 90 Negara. “ISIS atau Daulah Islamiyyah tetap masih Kuat dan Tak Terkalahkan.

Anehnya, "ISIS malah senang melihat lawannya semakin banyak yg terdiri nyaris lebih dari 90+ Negara. malah api semangat Para Tentara Khilafah Daulah Islamiyyah berkobar-kobar menyala ngga pernah kenal takut, mereka Berteriak sangat Keras, Mengaum ngaum bagaikan Singa. Situs Berita Resmi ISIS mengatakan : "Perang baru saja di mulai". Celetusnya.  





Kota Jazal di Kuasai
Jazal adalah Sebuah Kota Kecil di ‘Suriah’. Ia Berada di Barat Laut Tadmur dan Berada 10 Kilometer dari Kota Palmyra yg juga sebelumnya udah dikuasai oleh “I.S.I.S”. Kota Jazal Kaya dengan Ladang Minyak dan Gas. Lengkap dengan Fasilitas Teknologi Pertambangannya.

ISIS mengatakan saat bentrok dengan Polisi dan Tentara Suriah di Kota Jazal. ISIS Terlebih dahulu menguasai 15 Titik Strategis. 


Mereka Lari Terbirit-birit dan Mundur Ketakutan. Celetus “ISIS”. Sehingga Pasukan Khilafah ISIS atau Daulah Islamiyyah mendapatkan 3 Unit Senjata Tank Berat BMP, Senapan Mesin Berat Anti Pesawat dan Artileri Mortir Kaliber 120 mm. dan Berhasil menguasai dan mengontrol : Kota Jazal. Resmi Pada Tanggal 7 September 2015.

Foto Tank Rampasan Perang
Beredar Kabar. “I.S.I.S” saat ini Sedang Menyusun Kekuatan untuk Bersiap-siap maju menuju Jantung Ibukota Damaskus untuk langsung berhadapan dengan Presiden Suriah. Bashar al-Assad. Jika kelak, Jantung Ibukota Damaskus dikuasai oleh Tentara “IS”. Maka Suriah adalah Negara Pertama yg akan jatuh ke Kelompok Kekuasaan Bendera Hitam ini.


Sebagai Informasi : Sebelumnya Kota Jazal udah banyak Rakyat yg mengungsi. Termasuk Karyawan Perminyakan.

PBB nyatakan mulai Bangkrut
Badan PBB : Mengatakan, “Pasukan ISIS Telah Merengut Nyawa 300.000 Ribu Orang dalam waktu Singkat yg diklaim “ISIS” yg Tewas umumnya berasal dari Rakyat Islam Syiah Suriah. Namun Islam Sunni juga banyak yg Tewas. Alasannya Karena di Anggap Islam Murtad yg Melawan. Karena ISIS menganggap mereka Bekerjasama dengan Pemerintahan Demokrasi bentukan ala Amerika Serikat maka dianggap Golongan Sesat yg Sama.

Selain itu, Kelompok yg Terkenal sebagai Bendera Hitam ini juga telah membuat Jutaan Orang di Suriah dan Irak mengungsi. Tak Hanya di Suriah dan Irak. “ISIS juga Aktif Berperang di Negara Afrika. Seperti Libya, Sudan, Sudan Selatan, Yaman, Mesir, Kenya dan Somalia.


Banyak Berita Baik Media Cetak dan Online yg Jarang membahas “ISIS” di Afrika. Padahal Situasi di sinilah yg juga sama sangat memburuk. Celetus PBB.


Dilansir dari Liputan6.com (7/9/2015) : PBB mengatakan ngga sanggup lagi menolong Jutaan Pengungsi ini. Diperkirakan awal-awal 2016. Uang PBB bisa habis Total (Bangkrut) Jika ngga ada lagi Pemasukan. Uang PBB didapat dari Rekening Kumpulan Donor Bantuan Amal Kemanusiaan dari Individu Perorangan, Swasta, Perusahaan Amal dari Lembaga UNHCR dan UNICEF.

Uang PBB. Banyak Habis di Gunakan untuk Masakan, Toilet, Obat Obatan, Selimut, Tenda, Vaksinasi, Penerangan, Pelayanan Medis, dan Air Minum.


PBB menyatakan. Jika Uang Habis Maka ngga ada Lagi yg Menolong Para Pengungsi dalam memberi Makanan. Sehingga ada 2 Kemungkinan yg Terjadi :

1]. Pengungsi akan pergi ke Eropa dengan menempuh perjalanan yg lebih panjang, dingin dan berbahaya. Konsuekensi-nya, Jika mereka gagal ke Negara-Negara EROPA. maka mereka akan mati kedinginan, Tenggelam di laut, Terapung apung di Laut atau mati Kelaparaan saat dalam Perjalanan menuju ke Eropa. Dibawah ini adalah salah satu Foto Bayi Pengungsi yg Tewas dikarena Terkena Dehidrasi (Kekurangan Cairan). 


2]. Poin #2. Ini adalah Pilihan yg Logis Bagi Pengungsi. Pengungsi Kemungkinan akan memilih atau mengganti Agama ISLAM-nya menjadi ISLAM ala “Daulah Islamiyyah” dan mengucap Janji Setia dengan mengikuti Peraturan dan Sistem di Pemerintahan Baru yg Telah di Tetapkan oleh Pasukan “ISIS”. Jika Syarat ini diikuti, maka “ISIS” akan memberikan kehidupan yg baik kepada Rakyat Baru yg Berjanji Bersumpah Setia KepadaNya dengan 1 Panji, 1 Kekuasaan, 1 Bendera, 1 Agama dan 1 Wilayah. 

Lihat juga

GBU

Related Post