Langsung ke konten utama

Rusia Kirim Ribuan Tentara, Pesawat dan Helikopter ke Suriah untuk Gempur ISIS (2015)

Presiden rezim Assad Suriah adalah Sahabat Akrab bagi “RUSIA”. Namun, akhir akhir ini. Negara Suriah di bikin Babak Belur oleh Kelompok yang menyatakan dirinya sebagai Daulah Islamiyyah atau biasanya kita kenal sebagai “ISIS” yg Identik dengan Bendera Hitam. ISIS diketahui telah mengalahkan hampir 60-70% Kekuataan Militer Suriah disana dan mencaploknya...

Jika kita ibaratkan sebuah Penyakit Kanker. Pemerintahan Suriah udah Terkena Kanker Ganas Stadium 4 dan hampir mendekati ajal Kematian. Apabila ngga di dibantu dengan Pertolongan. Maka, Sangat Memungkinan Nyawa bisa segera Melayang.

Foto : Tentara Rusia
RUSIA Bantu Sahabat SURIAH.
Rusia-Suriah adalah Sahabat Akrab. Melihat Kondisi Sahabatnya Presiden Rezim Assad yg nyaris Babak Belur. 

Foto : Bashar al-Assad. Presiden Pemerinahan Suriah 
Rusia ngga pengen apabila Pemerintahan Presiden Assad berakhir dan Tergantikan oleh Pemerintahan Kekalifahan ISIS. Mengingat Sebagian Tentara ISIS ada juga yg berasal dari orang-orang Pemberontak Golongan Jajahan Soviet dan Chechnya. Chechnya adalah salah satu Musuh Terbesar Rusia hingga saat ini.


Apabila Negara Suriah Kelak Tergantikan oleh “ISIS”. Ini Bisa Bermasalah Besar Bagi Kelangsungan Hidup Rusia di Masa Depan. Mengingat Jarak Negara ISIS ke Rusia, Apabila Berkendara dari Perbatasan Georgia dan Turki. Hanya butuh waktu 20 Jam. 

Yang di Takutin lagi. ISIS diketahui ingin menguasai dan mencaplok Negara Tetangga Seperti Lebanon dan Turki juga. dan ingin menggantikan Pemerintahan Demokrasi Turki dengan Kekalifahan. Ini Tentu menakutkan bagi hidup Rakyat Rusia di masa Depan. Dimana jaraknya sangat dekat hanya 20 jam.

Rusia Kirim Tentara, Helikopter dan Jet Tempur
Surat Kabar, Elaph mengatakan : Tentara Ekspedisi Rusia saat ini udah ada Beberapa di Suriah. Tepatnya di Pangkalan Lapangan Udara di Damaskus, Suriah.


Beberapa Tentara digunakan untuk Pelatihan bagi Tentara Suriah dalam menghadapi ISIS. Tentara-Tentara Moskow Rusia ini juga digunakan untuk Pembangunan Kamp Militer Penghalang dan untuk Membentengi Presiden Rezim Al Assad dari Serangan ISIS.

Foto : ISIS
Foto : ISIS atau Khilafah Islamiyyah
Untuk Saat ini, Tentara-Tentara MOSKOW belum mendatangkan Alustista Militer-nya. Hal ini karena kemungkinan besar dalam Tahap Pembersihan Pangkalan Udara agar Aman. Sebelum datangnya Helikopter dan Jet Tempur Tersebut. Kuat Dugaan. Jet Tempur yg dikirim adalah berjenis MiG-29, YAK 130 dan Helikopter berjenis Mi 24. Walaupun Kebenaran ini masih diselidiki oleh Amerika Serikat. Mengingat Kawasan Pangkalan Udara Suriah sangat berbahaya untuk didarati oleh Alustista Udara,


Sebagai Informasi Sederhana kepada Anda. Perlu Kita ketahui. “ISIS” hanya seorang diri. Namun Walaupun Ia Seorang Diri. Namun Sangat Berani Berhadapan Face to Face dengan Lebih dari 90 Negara.

Pada Tanggal 2 September 2015. Di Lansir dari Situs Berita Arab Al Arabiya News. Kelompok ISIS telah menewaskan lebih dari 240.000 Orang. Dan mengeksekusi 2.000+ orang dgn Hukuman mati yg tayangannya disaksikan melalui Media Internet. ISIS menyatakan mereka yg tewas adalah Golongan Murtad dan Menentang Kekalifahan yg bekerjasama dengan Amerika Serikat. Mereka harus tahu inilah akibatnya apabila Murtad.


Lihat juga

Amerika Serikat Izinkan Rusia :
Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Mark Toner mengatakan :
Foto : Mark Toner
Ada 37 Negara Gabungan Koalisi Kami yg Mengambil Peperangan Bersama untuk Menghadapi ISIS di Negara Suriah.,” Kata Toner. “Kami akan menyambut Rusia untuk Terlibat dalam Upaya ini.

Di Lansir dari Ynet. Rusia mengatakan Tujuan Utama Kami adalah Menolong Pemerintahan Assad dan Memerangi ISIS. Rusia juga bekerjasama dengan Iran melalui Komandan Quds Qasem Soleimani dalam memerangi ISIS di Wilayah Irak. Namun bukan berarti Rusia berbaik hati bersama Amerika Serikat.

Untuk Pengiriman Alustista Helikopter dan Pesawat tempur milik Rusia. Diplomat AS masih ragu-ragu mengingat kawasan tersebut berbahaya bagi Pendaratan Helikopter dan Pesawat tempur dari serangan Rudal Genggaman Tangan yg dimiliki oleh ISIS yg bisa menembak hingga jarak 10 Km. Informasi Pengiriman Alustista milik Rusia Tersebut masih diselidiki Kebenarannya oleh AS karena Lokasi Tersebut Berbahaya. 


Update  3 September 2015

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov membantah Jika Moskow akan mengirimkan Helikopter dan Pesawat tempur. Jangan Percaya dengan Laporan itu. Celetusnya. GBU

Related Post