Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Move On Keluar dari Jeratan Narkoba yang Berbahaya (2015)

Kisah Hidup Pengguna yg Hancur oleh Narkoba
Rudi, Asal Sukoharjo. Umur 36 Tahun. mengatakan Kepada Metrotvnews.com (28/10/2015) dalam Tajuk "Sumpah Pemuda". Pria Tersebut mengatakan Hidupnya Hancur akibat Barang Haram Tersebut. (Narkoba).

Ketika Rudi Berumur 27 Tahun, Ia Sudah Memiliki Seorang Istri dan 1 anak dengan Pekerjaan yg Layak. Pada Umur 27 adalah Pertama kalinya Ia Menggunakan Barang Haram Tersebut. Awalnya Hanya Mencicipi saja, Tetapi Malah Ketagihan.



Dari Umur 27 Tahun – 36 Tahun. Rudi Mengkomsumsi 4 Pil atau Sabu-Sabu Setiap Bulan. dengan Durasi 1 Kali 1 Minggu. Harganya Rp 300.000 Ribu Per Pil. Anak Istri saya ngga tahu tentang hal Tersebut. Saya Melakukannya Secara Diam-Diam. Ungkapnya.

Bertahun-tahun lamanya mengkomsumsi Barang Haram Tersebut. Badan saya menjadi Kurus, uang saya habis, Istri saya pun Pergi meninggalkan saya Seorang Diri. Ini lah awal Kehancuran hidup saya. Sangat Sangat Sedih mengingatnya. Katanya. 

Rudi kini Telah Sembuh, Ia Menjalani Rehabilitas untuk Melepas dari Efek Ketergantungan. Dengan Tekad yg Kuat. Rudi udah Sembuh. Dalam Sumpah Pemuda. Ia Mengajak Pemuda Pemudi untuk ngga sekalipun mencicipi Barang Haram Tersebut.

Efek Narkoba Pada Tubuh Kita
Narkoba sebenarnya Obat Medis Bagi Ilmu Kedokteran untuk Kesehatan. Namun, Beberapa orang justru menyalahgunakannya untuk keperluaan yg bukan untuk Medis. 

Apabila Seseorang Mengkonsumsi Narkoba diluar resep Dokter. 1 Jam Setelah Konsumsi akan Mulai Terasa Tanda-Tanda Halusinasi Menjadi Senang, Gembira, dan Hidup Rasanya Indah Banget. Badan yg Tadinya Nyeri dan Sakit-Sakitan, Tiba-Tiba Hilang Sirna. Dan Tubuh Merasa Berada di Tempat yg Terindah Paling Indah dan Paling Menyenangkan.


Apabila ia mendengarkan Musik Berjenis Remix House DJ. Ia justru semakin Tambah Senang. dan Tahan untuk Menari-nari dalam waktu Berjam-jam.



Nah, Setelah Beberapa Jam Mengkomsumsi. Efek Dosis Kesenangannya akan Hilang.

1 Minggu Kemudian. Mata Mulai Merah, Mulut Kering, Bibir Berwarna Kecoklatan, Wajah Pucat Layu, Jadi Susah Tidur, Terasa Bau Keringat yg Aneh-Aneh, Daya Ingat Menurun, Nafas Tersengal, Susah Tidur, Badan Gemetaran, Malas Mandi Karena Tubuh Terus Terasa Kedinginan, Suka Emosi dan Suka Menyendiri.



Timbul lagi Keinginan untuk menggunakan Barang Haram itu lagi. Dan ingin mengulanginya lagi. Hal ini lah yang disebut dengan Ketagihan. Karena Efek dari Zat Dopamin.

Apabila dalam 1 Minggu ia ngga Mengkomsumsi Barang Haram Tersebut. Otak akan Terasa Sakit, Badan Nyeri-Nyeri, Emosional, dan ingin segera mendapatkan Pil Tersebut secepat mungkin untuk di konsumsi lagi. Apabila Narkoba Tersebut ngga ia dapatkan. Maka Ia akan SAKAU (Sakit Karena Engkau).


atau bisa juga Meninggal dunia secara mendadak. atau mungkin ia masih Hidup dalam jangka waktu yang lama. Tapi jadi agak Gila dikit dan agak Bodoh dikit, Karena Daya Ingat yg Telah Menurun. Pengguna Narkoba. Menurut Bapak Tabib Masrukhi. Identik dengan 3 Hal. Yaitu

~ Mati

~ Gila

~ Bodoh



Tips Cara MOVE ON :
Beberapa Artikel dan Bacaan di Internet menyarankan untuk mengikuti Seminar-Seminar Tentang Efek Bahaya Narkoba dan Juga Ikut dalam Kegiatan Aktif yg Positif dan Menyibukkan Diri dalam Hal-Hal yg Bermanfaat. Seperti Musik, Menari, dll.

Namun nyatanya di Kehidupan nyata ya. Cara Move on seperti ini bukanlah suatu Tips Jitu. Justru Banyak Pecandu dari Kalangan Pelajar, Perawat, Artis, Pengusaha, bahkan sampai Pegawai negeri yg Berprestasi ikut terjebak di dalam Bahaya Narkoba.

Bahkan Para Pelajar dan Mahasiswa yg Pintar. udah Pernah dan Tahu Tentang Penyuluhan Bahaya Narkoba juga. Banyak juga sih yg Terjebak di dalamnya kan.

Menurut BNN (Badan Narkotika Nasional) Pada Tahun 2015. Negara Indonesia Terdapat 4.200.000 Orang yg di Perkirakan Mengkomsumsi Pil Berbahaya ini. dan jumlahnya akan terus semakin membengkak setiap tahunnya.

Ahmad Djainuri menjelaskan. Penangkapan, Pemberantasan dan Menghukum Pengedar Narkoba juga bukan Solusi Jitu. Mengingat Permintaan yg Tinggi dari orang-orang yg sudah kecanduan. Pengedar akan Terus Eksis.  Lagian, Jika Mereka Semua di Tangkap. Berarti Penjara di Seluruh Indonesia bakalan Penuh banget dengan Berjuta-juta orang. Uang Negara akan rugi membayar biaya Makan mereka. 


Foto : Pengedar di Tangkap
Di Tambah Lagi Jumlah Macam-Macam Jenis Narkotika semakin bertambah jenisnya walaupun sebenarnya Tetap punya Fungsi yg Sama.

Membawa Seluruh Pasien sebanyak 4.200.000 orang ke Pusat Rehabilitasi. Juga bukan Solusi Jitu. Karena siapa yg pengen membiayai biaya Tersebut ya. Sedangkan, Tempat Rehabilitasi hanya bisa menampung 18.000 Orang aja yg hanya bisa di Biayai oleh Keluarga yg masih Mampu.

Padahal Banyak di antara 4.200.000 orang Tersebut sudah menjadi miskin, Kehabisan uang, utang yg menumpuk dan Terjebak dgn Kriminalitas dalam Kasus Pencurian, Perampokan dan Pergaulan Bebas.

Foto : Pecandu Narkotika
Mendekatkan Diri Pada Tuhan
Satu-satunya Cara MOVE ON Paling Jitu adalah Mendekatkan Diri Pada TUHAN. Berdoa Kepada Tuhan untuk meminta Pertolongan. 

Dukungan motivasi dari Keluarga, Sahabat, dan Teman Pergaulan yg Positif juga Bisa Membantu Pecandu Narkoba untuk Sembuh. Tentunya dengan Tekad Diri yg Kuat dari Dalam Jiwa Raga si Pasien untuk Sembuh adalah Cara Move on Paling Jitu.

Oh ya nih, Artikel ini saya Kutib dari BNN.Go.id

Artikel Lainnya :

TIPS : Kiat-Kiat Tambahan Bagi Orang Tua

Bagi orang tua yg memiliki anak dan resah terhadap bahaya Narkoba dan ngga pengen anaknya Terkena Efect Berbahaya Zat ini. BNN.GO.ID menganjurkan agar Orang Tua Penuh Perhatian kepada anaknya dengan Kasih Sayang, mengajak Pergi bersama-sama ke Tempat Ibadah, menjadi Pendengar yg baik, menjadi Teladan dalam Perilaku, dan Tegar berdiskusi kepada anak sekalipun menyangkut hal-hal yg negatif.

Semoga Bermanfaat bagi Anda dan Saya ya. Sebelumnya, saya mengucapkan banyak Terima Kasih Kepada Artikel di BNN.Go.Id. GBU