Langsung ke konten utama

ROV, Robot Pengumpul Data Elektronik Bawah Laut TNI Indonesia (2016)

Beberapa Hari ini Afrid Sedang LGBT (Lagi Ngga Bisa Tidur). Ngga Tahu juga napa ya. Daripada ngga tahu mesti ngapain nih. Mendingan kita nulis Artikel aja ya. Judulnya ROV. Si Robot Pengumpul Data Elektronik Bawah Laut TNI Indonesia.

Nah Bagi Anda yg Penasaran. Yuk Langsung aja kita simak artikelnya ya. Siapa Tahu Bermanfaat bagi Anda

Foto : ROV
Robot Pengumpul Data Maritim. Bukan Hal yang Asing Bagi TNI Indonesia
Jauh Sebelum Tahun 2012. Anak Bangsa Indonesia melalui ITB (Institut Teknologi Bandung) dan Bekerjasama dengan BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi).

Sebenarnya ya, Anak Bangsa Indonesia Telah Mampu Memproduksi Karya Alat-Alat Canggih yg Berhubungan dengan Pengumpulan Riset Penelitian Data Elektronik Geologi Bawah Laut. Pada Tanggal 12 November 2012. Peralatan Robot Canggih yg Mirip Kapal Selam Kecil ini dengan Kode Nama SOTONG AUV. Telah di Pamerkan di Pameran Pada Ocean Expo Indonesia. ITB. 100% Murni Karya Indonesia.

Foto : SOTONG AUV
Selain menciptakan SOTONG AUV, Perusahaan Teknologi Lokal Indonesia juga berhasil menciptakan RED SHARK (Hiu Merah).

Foto : Hiu Merah / Red Shark

Kancah Internasional :
Di Dalam Kancah Internasional. Negara-Negara Lain yg Piawai dalam Membuat Teknologi ini juga ada Banyak Banget.

Amerika Serikat dengan REMUS, Swedia dengan AUV62, Israel dengan SEAGULL,  dan masih banyak Lagi Kendaraan Otonom Bawah Air ini yg diciptakan dari berbagai Negara. Contohnya seperti ROV, HUGIN, BLUEFIN, NEREUS, ECHORANGER, VIDEORAY, GLOBALEXPLORER, SUBSEA, SEAEYEANBLQ11, dll.

TNI Indonesia membeli ROV Pada 15 Mei 2015
Pada Tanggal 15 Mei 2015. Pemerintahan Indonesia dan TNI membeli sebuah Alustista Kapal Rigen 933. Seharga 1 Unit Rp 564.000.000.000 Miliar. Lengkap dengan Robot Pengumpul data Elektronik Bawah Laut. Yang disebut ROV.


Nah Yang Jadi Pertanyaannya Banyak Orang di Indonesia ini ya adalah : Mengapa Pemerintah Indonesia dan TNI kok mau membeli lagi Kendaraan Robot Sejenis dari Luar Negeri ya. Padahal kan Kemaren Anak Bangsa Indonesia. Melalui Perusahaan Lokal dan Universitas Lokal. Telah Berhasil Menciptakan RED SHARK dan SOTONG AUV pada Tahun 2012 yg Lalu.

Bagi Teman-Teman yg Belum Tahu.

ROV atau Romotely Operated Vehicle adalah Kendaraan Bawah Air yg di Operasikan dari Jarak Jauh yang di Beli dari Negara Ferancis Bersamaan dengan Kapal Rigen 933. Sejatinya Robot ROV berasal dari Swedia.

kri+933+rigel.png (599×447)
Foto : KRI Rigen 933
ROV Mampu Melakukan Tugas Pengumpulan Pemetaan Data Elektronik Bawah Laut hingga Kedalaman 6.000 Meter. ROV juga mampu Menyelam Hingga 1.000 Meter. (Survei Hidro Oseanografi).

ROV mampu mendeteksi Ranjau Darat, mendeteksi Karakteristik Air, Suhu Air, dan Mendeteksi Berbagai Objek di Bawah Air dengan Gelombang Frekuensi 30 KHz. ROV juga bisa di Pasangi dengan Bilah Lengan. Yang di Klaim mampu membawa Objek di Bawah Air ke Permukaan Laut.  

Indonesia Pengguna Setia : ROV dan HUGIN
ROV sebenarnya Telah Lama di Gunakan oleh Indonesia Sejak Tahun 2014. Kala itu di Aplikasikan Pada Kapal Riset Baruna Jaya I (BJ1). Untuk Misi SAR Pencarian Pesawat AirAsia QZ8501. Sebelumnya, Indonesia juga Telah Menggunakan Kendaraan Tak Berawak Bawah Air HUGIN 1000 AUV milik Norwegia.

Tak disangka-sangka. Pada Tanggal 15 Mei 2015. Indonesia semakin Tertarik Membeli Lagi Alat Terbaru dari ROV berjenis ROV OCEAN MODULES V8 Memang Bentuknya ngga menyerupai Kapal Selam mini seperti Pada Umumnya ya. Ia Berbentuk Kotak Persegi yg Terlihat Kaku. Namun, Ia Special Banget. karena Punya Lengan. Ini Lah yg Mungkin Membuat TNI Indonesia Tertarik Membeli Alustista ini.

Di Bawah ini ada Video Trailer Tentang ROV.

Artikel Lainnya :

Video Trailer

Semoga Bermanfaat. GBU

Related Post