Langsung ke konten utama

Industri Senjata Salah Satu Kekayaan Ekonomi Terbesar Rusia (2016)

Banyak Orang di Indonesia. Mungkin ngga Terlalu Memperhatikan Apa yg Terjadi dengan Negara Lain. Sejatinya, jika Kita Memutuskan untuk Mempelajari Informasi dari Negara Luar. Ada Banyak Pelajaran Penting yg Bisa Anda Petik. Salah Satunya Yaitu Ekonomi. Dan…, Hey..! Ini juga Mempengaruhi Indonesia lho..?

Nah Hari ini Afrid Rindu Banget. Berbagi Artikel Kepada Anda Tentang “Ekonomi Rusia”. Ternyata Setelah di Telisik. Salah Satu Sumber Devisa Kekayaan Negara ini Berasal dari Bidang Industri Persenjataan.

Dari Keterpurukan Bangkit Kembali
Sejak Bubarnya UNI SOVIET menjadi RUSIA Pada Tahun 1991. Rusia hidup dalam Keterpurukan selama bertahun-tahun. Namun, Sejak Tahun 1998 mereka mulai bangkit kembali.

Di Negara RUSIA. ada Hal unik dalam Bisnis yg di Terapkan. Di Mana, Negara ini Membatasi Perusahaan Swasta dan Asing dalam mencaplok Aset Paling Vital di Wilayahnya. Pembatasan Kebijakan ini disebut Sektor Strategis.

Hebatnya, Rusia memiliki 1.000 Perusahaan BUMN Sendiri dalam Mengelola Seluruh Aset Keuangannya. Mulai dari Sektor Pertambangan, Pertanian, Perumahan, hingga Militer di Kuasai oleh Pemerintah. Sehingga Aset Penting Terjaga. Sisanya yg Belum Bisa di Kuasai di Kendalikan oleh Asing dan Swasta.

Dari Hasil Pantauan Afrid. RUSIA merupakan Negara Maju. Ada 5 Sektor yg Menjadi Andalan Pemasukan Mereka dari Perdagangan Luar Negeri. Yaitu

1]. Pertambangan (70%)

2]. Industri Senjata dan Mesin (20%)

3]. Perikanan

4]. Pertanian

5]. Teknologi Informasi Digital (3%)

#1. Pertambangan. Meliputi Minyak, Gas, Emas, Bahan Kimia, Titanium, Berlian, Batu Bara, dll. Penguasaannya sampai 70%.

Hebatnya nih, Rusia memiliki “Gas Alam” Terbesar Peringkat #1 di Dunia (1.680 Trilion Cu FT). Batu Bara Peringkat #2 Terbesar di Dunia (157.010 Juta Ton). Dan Kekayaann Minyak Peringkat #8 di Dunia.

Hebatnya Lagi ya, Cadangan Bahan-Bahan Tambang ini Sengaja Belum dimanfaatkan secara Optimal. Artinya. Rusia Sengaja Membiarkan Saudi Arabia, Kanada, Norwegia, Irak, Suriah, Iran, dll untuk Terus Memproduksi secara Maksimal Hasil Tambangnya. Tapi Rusianya sendiri malah memproduksi sedikit Tetapi Masih yg Terbesar. Padahal Rusia memiliki Kekayaan Tambang jauh Lebih Banyak. 

#2.  Industri Senjata dan Mesin

Menghasilkan Pendapatan Hingga 20% Bagi Pemerintahan Rusia. Yang Meliputi Penjualan Pesawat Tempur, Kapal Selam Nuklir, Senjata Api, Rudal, dll

Tetapi, Ia Menghadapi Pesaing Utama dari Produsen Amerika Serikat, Eropa dan China. Sebut saja “CHINA” yang menjual Persenjataan Hasil dari Kloning dan Meniru. Kemudian menjualnya ke Negara Lain dengan Harga Jauh Lebih Murah. Imbasnya, Pendapatan Rusia berkurang karena Tiruan dari China Tersebut.

Ilmuwan Rusia sedang berusaha memikirkan Teknik. Bagaimana membuat Senjata yang Jauh Lebih Canggih, Rumit dan Sulit untuk di Tiru. Sehingga di Masa Depan China akan mengalami Kesulitan dalam Meniru.  

Untuk Eropa. Rusia juga memiliki Pesaing dari AIRBUS yang ahli dalam Bidang Teknologi. Rusia mencoba mengalahkannya dengan Perusahaan dalam Negeri United Aircraft Corpotation, Almaz Antey dan  Proyek Sukhoi Superjet 100.


Bagi Russia. Industri Senjata sangat Penting. Karena Mempekerjakan 3.000.000 Orang. Pada Tahun 2014 aja ya. Russia memperoleh Keuntungan Rp 400 Triliun (Kurs = Rp 13.500)  dari Penjualan Produk Persenjataan ke 60 Negara.  Angka ini Bukan Main Besarnya ya.

Ini Belum di Hitung dari Proyek Sipil. Seperti Bidang Teknologi Mesin, Helikopter Sipil, Mesin-Mesin Truck Alat Berat, Mesin Industri, Telesystems, dll.

#3.  Pertanian, Perikanan & Teknologi Digital
Angka Keuntungan ini ngga Terlalu Besar. Walaupun Sebenarnya Rusia punya HUTAN yg Besar dan Lahan Pertanian dan Peternakan yg Luas hampir tiga-perempat dari wilayah bekas Uni Soviet. Tapi masih belum di Manfaatkan secara Maksimal.  

Untuk Sektor Perikanan. Russia Ternyata Punya Banyak Ikan. Terbesar #4 di Dunia.

Sedangkan Untuk Teknologi Digital juga semakin Maju. Hanya aja masih Kalah Jauh di Bandingkan dengan Amerika Serikat. Tetapi Perkembangannya menunjjukkan Rusia dalam Bidang IT semakin Tumbuh. Perusahaan IT yg Terkenal di Rusia adalah KASPERSKY, YANDEX, ICQ, dll.

Artikel Lainnya :

Perang ISIS Bikin Uang Russia Kembali Jeblok

Pada Tahun 2016. Rusia mengalami Kemunduran Keuangan Karena Berperang dengan ISIS. Dan juga Karena Konflik Embargo dari Negara Barat atas Ukraina.

Berperang dengan ISIS membuat uang Rusia sebesar Rp 6 Triliun Habis Sia-Sia Karena Ongkos Perang. Tapi disisi Lain Kue yg didapati di Suriah adalah Sedikit. GBU

Related Post