Langsung ke konten utama

Jepang Terima Bitcoin Jadi Mata Uang Resmi + Prospek Ethereum di Masa Depan (2016)

Pada Maret 2016. ada 2 Berita Penting yang Bisa saya Sajikan Kepada Anda melalui Blog Sederhana ini ya. Yaitu Tentang Pemerintahan Negara JEPANG secara Resmi memperbolehkan Bitcoin dan Mata Uang Cryptoccurency Lainnya menjadi alat untuk Transaksi Pembayaran.

Lalu Berita yang kedua. adalah Tentang Melejitnya Nilai Keuangan Ethereum yang mencapai angka Total di atas Rp 13 Triliun (Kurs $ 1 = Rp 13.000).

JEPANG SETUJU DENGAN BITCOIN


Setelah Bertahun-tahun Menolak Mata Uang Bitcoin dan Cryptoccurency Lainnya. Akhirnya Pada Tanggal 4 Maret 2016. Jepang akhirnya mengakui Kehebatan Teknologi Blockchain. Pemerintahan Kabinet Jepang juga telah memperbolehkan seluruh Bank di Negeri Sakura untuk menerapkannya.

Jepang ngga pengen Tertinggal dalam Revolusi Keuangan ‘FINTECH’ ini. Sekarang uang Cryptoccurency bisa digunakan di Jepang untuk membeli Jasa dan Barang. Perlakuaannya Sama Seperti Uang Yen yg dikeluarkan oleh Pemerintahan Jepang.

Pemerintahan Jepang Percaya, dengan Menyetujui Uang Digital. Maka Bisa Mempercepat Perluasan Infrasturkur Mata Uang Virtual Digital ke Jenjang yg Lebih Tinggi di Bandingkan Negara-Negara yg masih Menolak Bitcoin, Manfaat disetujui hal ini juga bisa membuat Biaya Keuangan Rakyat Jepang menjadi semakin Efesien Karena Sistem Transfer Cerdas yg Berjalan Otomatis dan Cepat.

bitcoin.png (605×300)

Untuk Tahap Awal. Bagi perusahaan Bursa Pertukaran. Contoh Coincheck.jp. dll. diharapkan untuk mendaftarkan dirinya ke Financial Services Agency. Tujuannya agar mencegah terjadinya pencucian uang.

Namun Warga Jepang menilai. Pemerintah Jepang melalui Taro Asa melakukan Tindakan. Di Mana, setiap Pembelian Bitcoin dikenai Pajak Konsumsi sebesar 8%. Hal ini di Tentang oleh Rakyat Jepang karena dinilai Pajak dianggap memberatkan dan bisa menurunkan daya saing dengan negara-negara lainnya.

Artikel Lainnya :

ETHEREUM BERKEMBANG PESAT

Selain Berita diatas tentang Penerimaan Bitcoin oleh Rakyat dan Pemerintah Jepang, Pada Bulan maret 2016 ini juga ada Kabar penting tentang Salah Satu Mata Uang Digital yg bernama ETHEREUM.

Sebagai Informasi. Afrid masih belum mengenal Tentang Sosok ETHEREUM. Namun, di Gadang-Gadang. ETHEREUM bisa menjadi pesaing Terberat bagi Bitcoin di masa depan.

Di Lansir dari Coinmarket.com (14/3/2016).


ETHEREUM Ternyata Telah Menduduki Posisi Nomor #2 di Seluruh Dunia dan Berhasil mengalahkan Posisi RIPPLE dan LITECOIN.

Berhubung karena saya sama sekali ngga mengetahui tentang ETHEREUM. Afrid Coba mengutip dari artikel Cryptocompare.com Tentang Keistimewaan Ethereum dibandingkan Bitcoin.

1]. Ethereum membutuhkan waktu 12 detik untuk mengatur Blok dengan Protokol Ghost. Bandingkan Bitcoin yg mencapai waktu 10 Menit. Hal ini Berarti Transaksi Ethereum jauh lebih cepat.

2]. Ethereum memiliki Metode canggih dalam menanggulangi Biaya Transaksi berdasarkan Kompleksitas Komputasi, Bandwidth dan Penyimpanan. Sedangkan di Bitcoin. Transaksi Keuangan Bersaing satu sama lainnya.

3]. Ethereum menggunakan Memori Hard Hashing Algoritma yg disebut ETHASH. Apa itu ETHASH. Afrid juga ngga tahu nih. He he…,

4]. Ethereum menggunakan Mesin Virtual Berbasis Internet Seluruh Dunia dan Perusahaan Ethereum juga adalah Perusahaan Otonom yang Berbasis Mesin Komputer yg Telah di Onlinekan Menyebar di Seluruh Jaringan Komputer-Komputer, Laptop dan Smartphone di Seluruh Dunia Berbasiskan Blockchain. Sehingga Mustahil untuk Bisa di Matikan dan Nyaris Tak ada Lagi Manusia di Belakang Layarnya.

Jadi ini juga merupakan Keunggulan utamanya. Sehingga apabila kita melakukan Proses Pembayaran. Sama Sekali ngga melibatkan Lagi Pihak Startup ke 3 yg dibelakang layarnya ada Manusia yg menghandle-nya.

Di Ethereum semua Proses Pembayaran dan Inisiator Lainnya. Di Lakukan Murni oleh Mesin Komputer Algoritma Canggih yg Telah Online. Ethereum diciptakan oleh orang Kelahiran Rusia yang tinggal di Swiss. Ia Bernama Vitalik Buterin.


Mohon Maaf jika artikel ini ada yg Kurang. 




Terima Kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU

Related Post