Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Rudal Perisai Udara Berbasis Darat Tercanggih Singapura (2016)

Singapura memang Negara Paling Kecil di ASEAN. Tetangga Indonesia ini diketahui Hanya memiliki Luas Wilayah Total Sebesar 718 Km. Dan Hanya Memiliki Jumlah Penduduk Sebesar 5.399.000 Orang. Tetapi Walaupun Kecil-Kecil Kayak gini ya, Ternyata Pertahanan Udara Singapura Kayaknya ngga bisa diajak main-main.

Jika di Edisi yg lalu. Blog Sederhana ini Telah Berbagi Artikel Menarik bagi Anda Tentang Jenis-Jenis Pesawat Tempur Mematikan milik Singapura. Yang Meliputi Pesawat F-16D Falcon Fighting Block 52 Sebanyak 62 Unit, Pesawat F-15 SG Eagle Sebanyak 40 Unit dan Pesawat Drone Tanpa Awak sebanyak 107 Unit dan Helikopter Apache sebanyak 20 Unit. Rasanya dengan Data ini Saja udah Cukup Sulit untuk Menembus Udara Singapura ya.

Di Atas adalah Data Jumlah Pesawat Tempur Terbaru yg di Sajikan Pada Event Singapore National Day Parade di Tanggal 9 Agustus 2015 yg Lalu. Kali ini mari Kita Meneropong Lebih Jauh Kekuatan Perisai Udara Berbasis Darat dari Negeri Si Singa yg Keluar Air Mancur ini ya. he he…,   

1]. I-HAWK [Buatan : Amerika Serikat] [Range : 45 Km]

Jauh Sebelum Hal ini, Singapura juga memiliki versi Rudal RAPPIER atau Biasa di Sebut Ground Based Air Defence GBAD. Mencoba mengintip dari Situs Pemerintahan Singapura. Ternyata Rappier masih aktif digunakan sekalipun umurnya udah memasuki usia yg uzur.

Negara Singapura melalui RSAF yg Terkenal Konsisten Mengupgrade Persenjataannya dari Waktu ke Waktu. Mengklaim juga memiliki Varian yg Hampir Sama dengan Upgrate Jenis Terbaru yaitu I-HAWK yg di beli dari Amerika Serikat.


I-HAWK adalah Rudal Seharga Rp 3 Miliar Per Unit (Kurs Rp 13.000). Ia Mampu Menembak hingga Jarak 45 Km dan mampu melumpuhkan Helikopter atau Pesawat tempur Lawan di ketinggian 20 km.

2. ASTER 30 [Buatan : Ferancis] [Range : 120 Km]
Angkatan Bersenjata Singapura mengaku Memiliki ASTER 30. Tetapi Menolak Menyebut Berapa unit yg Telah di Beli. Dr Ng Eng Hen Menteri Pertahanan Singapura dari Partai PAP People’s Action Party. Menyebutkan Puas dengan Sistem Rudal ini. Dia juga mengatakan Bahwa Langkah membeli ASTER 30 memang sangat mahal tapi hasilnya akan memberikan dampak Positif senilai miliaran dolar bagi rakyat Singapura untuk Percaya diri menghadapi ancaman keamanan jangka panjang dan menjaga kedaulatan. Sahutnya.

Sistem ASTER di Klaim Beberapa unit di Tempatkan di Bandara Internasional Changi. Sistem ini dikatakan beliau juga sebagai Pelengkap Tambahan untuk Sistem Pertahanan Udara Mobile Spyder Jarak Dekat yg Bekerjasama dengan Sistem Jarak Jauh ASTER 30. Pemerintah Singapura menolak berkomentar. Berapa unit ASTER yg Telah di Beli dan Berapa Biaya yg Sudah di Keluarkan.

Sebagai Informasi Tambahan : ASTER 30 adalah Rudal Buatan Ferancis yg Mampu Menembak Pesawat tempur lawan dari Jarak 120 Km dengan Kecepatan 4.500 Km/Jam. ASTER 30 menggunakan Sistem Bimbingan Inersia dan Aktif RF Search.

3. BARAK1 [Buatan : Israel] [Range : 12 Km]
Republik Singapura Navy yg Berbasis Lautan juga memiliki Perisai Udara. Di Sebut BARAK 1. Di Beli dari Negara Yahudi Israel. Spesial di Gunakan untuk Menjaga Perairan Laut. Aplikasi Rudal ini di Pasang Pada Kapal Perang Korvet Berjenis Victory. Ia di Tembakkan Secara Peluncuran Vertical.

Barak 1 mampu Menembak Pesawat Tempur, Helikopter, Drone, Rudal, Roket dan Objek Lainnya yg Berada Hingga Jarak 12 Km. Ia memiliki Kecepatan 2.100 Km/Jam dengan Daya Hulu Ledak Sebesar 22 Kg.

4. RBS-70 [Buatan : Swedia] [Range : 5 Km]
Selain RBS-70. Pemerintahan Singapura juga membeli Rudal Mistral dan IGLA. Ke Tiga Unit ini di Gunakan untuk Pertahanan Udara Jarak Dekat Berkisar Hingga 5 Km. Target Tembakkannya adalah Pesawat Tempur atau Helikopter yg Sedang Terbang Rendah.

RBS-70 Buatan Swedia Merupakan Salah Satu yg di Sukai Singapore. RBS-70 memiliki Kecepatan Tembak 1.670 Km/Jam dengan Bimbingan Laser Beam di Pandu Radar Giraffe atau FPS 117.

5. SPYDER [Buatan : Israel] [Range : 15 Km sampai 50 Km]

Yang Terakhir adalah SPYDER buatan Israel. Singapura di Ketahui Telah Membeli 15 Unit SPYDER dengan juga membeli Rudal-Rudalnya Hingga Sebanyak 400 Unit. Sebenarnya SPYDER memiliki 2 Jenis Kategori Rudal Yaitu Python-5 SAM dan Derby SAM yg mampu menembak hingga Jarak 50 Km. Kabarnya, Singapore membeli kedua-dua unit ini.

Rudal-Rudal SPYDER milik Israel yg di Beli Singapore ini juga Telah Memiliki Kemampuan Generasi BVR dan Mampu Mencari Target Lawannya Karena juga di Bekali Pencitraan Pencari Otomatis. Daya Tembaknya mencapai Kecepatan hingga 4.000 Km/Jam Dengan Daya Hulu Ledak 23 Kg.

Dari Pembahasan Kita Secara Keseluruhan. Pemerintahan Singapura mengatakan ASTER 30 dan SPYDER adalah Tulang Punggung Utama Singapura Saat ini dan untuk di Masa Depan nanti. Kedua Sistem ini akan Bekerjasama menjaga Kedaulatan dan Ancaman Keamanan.

Artikel Lainnya :

Youtube Trailer

Terima Kasih. Semoga Bermanfaat ya. GBU