Langsung ke konten utama

Anak Pendiri Hamas Mosab Hassan : Islam Pemicu Lahirnya Ideologi Tentara Terorist (2016)

Mosab Hassan Yousef adalah Seorang Anak Palestina dari Pendiri Hamas Sheikh Hassan Yousef. Beberapa Kali Semasa Berumur 12 Tahun. Mosab Pernah di Tangkap oleh Tentara IDF Israel dan di Bawa ke Markas Penjara Israel karena sering melempar batu kepada orang-orang Yahudi. Di Penjara Israel. Yousef memiliki Kesadaran dan Pemahaman yg Berbeda Tentang Dunia ini Karena Membaca Banyak Sekali Buku. 

Di Saat itu lah Mosab Berubah. Mulai Pada Tahun 1997. Mosab memilih bekerjasama dengan Intelijen Israel. Ia mengaku tak bekerja demi uang. Tapi Ia bekerja demi Keselamatan banyak orang atas hati nuraninya. Ia Mencegah hamas melakukan kejahatan. Dan disaat yg sama, Mosab telah mencegah Tentara IDF Israel melakukan Pembalasan dengan menembak.   

Mosab membantu memberikan Informasi kepada Agen Intelijen Israel bahwa ada rencana kejahatan Pembunuhan yg ingin dilakukan Hamas. Tapi disisi lain juga. Mosab memohon agar Tentara IDF tak membunuh atau menembak orang-orang Hamas Tersebut yg akan diberitahukan informasinya. Memohon agar hanya di Tangkap.

Pada Tahun 2008. Mosab mengaku dirinya Menjadi Kristen sebagai Pengikut Yesus Kristus. Saat ini Ia bertempat tinggal di California Amerika Serikat. Kini ia di Lindungi oleh Amerika Serikat dan di Bayar oleh Amerika Serikat untuk memberikan Intelijen untuk mencegah Kejahatan Radikalisasi di dunia ini.

Rekor Tertinggi Mosab adalah Memberikan Informasi kepada Intelijen Israel untuk menangkap Ibrahim Hamid dan Marwan Barghouti.

Pada Tahun 2016. Mosab Hassan Yousef melakukan Konferensi Jerusalem Post (Jpost Conference) yg di Liput oleh Berbagai Media di Seluruh Penjuru Dunia. Di Bawah ini adalah Hasil Pidatonya.



Pembicara Kita Selanjutnya :

Ia Memulai Hidupnya di Dalam Terorisme dan Kehancuran. Kemudian Ia memilih untuk mencoba mencari sebuah Kebenaran. Ia Akhirnya menemukan Kebenaran Kemudian mempertaruhkan nyawanya untuk melindungi dan menyelamatkan banyak orang.

Hadirin..? Perkenalkanlah Mosab Hasan Yousef atau yang dikenal akrab sebagai Pangeran Hijau.

***************

Terima Kasih,

Terima Kasih Banyak Telah Menghadirkan Saya di Konferensi Jerusalem Post.

Pertama Kali Saya Mengenal Berita Jerusalem Post Ketika berumur 12 Tahun yg Lalu. Sebelumnya Saya Telah Belajar Bahasa Inggris. Ini Lah Alasan Mengapa Saya Bisa Membaca Berita atau Majalah Jerusalem Post. 16 Bulan Setiap hari di Penjara Israel saya membaca Jerusalem Post.

Saya tidak tahu harus memulai darimana. Tapi saya Percaya Imajinasi Anda mengenal saya sebagai sosok anak dari Seorang Pemimpin Tentara Hamas.

Ok, Kembali ke Pemahasan kita..

Ini Sangat Sulit untuk Merangkum Seluruh Perjalanan Saya. Saya berusaha semampu yang saya bisa. Perjalanan saya tidak bisa disampaikan dalam bentuk apapun juga. entah itu Film, Buku atau Pidato. Beberapa orang akan mengenal saya di luar konteks, Tapi saya yakin beberapa orang dapat memahami darimana kisah saya di mulai.

Di Beberapa Poin Titik Penting. Entah itu Pemerintahan Israel, Pemerintahan Amerika Serikat, Pemerintahan Palestina  dan Organisasi Hamas. Saya Bekerja untuk semua orang orang ini di waktu yg sama.

Hari ini saya berbicara berdasarkan otoritas pengalaman saya. bahwa saya tidak mewakili keseluruhannya. saya juga tidak terkecoh oleh buku itu atau berita yang saya dapatkan. atau bekerja mewakili pemerintahan itu atau organisasi itu atau politik itu.

saya bekerja untuk diri saya sendiri.

Tidak ada Organisasi. Saya tidak termasuk untuk mendukung kedua-duanya.

Di Beberapa Titik saya pikir orang orang Yahudi Israel adalah Musuh bagi rakyat Palestina. Sampai Hati Kemanusiaan saya berpikir.  saya ingin memahami bangsa Yahudi secara benar melalui Intelijen. saya akhirnya menyaksikan model demokrasi israel yang di kelilingi oleh lautan kegelapan. Israel cahaya di Timur Tengah.

aku bertanya-tanya...,

Di Tempat asalku. Saya menyaksikan seorang Ibu yang mengirimkan 5 anak-anaknya untuk mati dalam serangan bom bunuh diri. satu demi satu ibu ini menempatkan bahan peledak sabuk pada anaknya dan mengatakan : Pergilah kamu bunuhlah orang-orang Yahudi untuk mendapatkan sorga dan kehormatan dari masyarakat.

Pikiran Arab yang memutuskan ideologi, budaya dan kesadaran yang menentukan sebuah kebenaran konvensional secara kegelapan ini, hawa nafsu dan kekuasaan.

Muhammad. Saya diberitahu oleh orang-orang disini untuk tidak mengatakan ini. Nanti dikira seperti Yahudi membenci Muslim. Tapi saya tidak bisa menahan diri karena memang ada masalah disini.

Ada Masalah Pada Islam. Al Qaedah, Hamas, Hizbullah, Islamic State ISIS, Boko Haram, mereka semua membunuh atas nama Allah. mereka tidak membunuh atas nama Yesus, mereka tidak membunuh atas nama Jehova, mereka tidak membunuh atas nama Mahavira atau Buddha.

Mereka membunuh hanya atas nama Allah. Ini adalah Masalah Pada Islam itu sendiri. saya pikir kita perlu untuk melawan bahaya ini.

ini sangat berbahaya. karena mereka tidak hanya mengancam membunuh Israel saja tapi semua orang.

Berbicara tentang kesadaran kolektif.

Kesadaran orang-orang muslim memiliki masalah. masalah mereka adalah memiliki sistem kepercayaan tersebut. Kita perlu mendorong mereka untuk menjadi baik.

mengapa saya mengatakan ini. supaya harus kamu tahu. bahwa aku orang Istimewa. Aku adalah anak pemimpin tentara hamas.

Saya telah menghilangkan kepercayaan ini. Tapi muslim kebanyakan tidak mampu melakukan hal ini. Jika Muslim mampu meninggalkan kepercayaan ini. Itu lebih baik.

ini adalah waktu terbaik untuk menghapus peperangan dengan mengatasi kondisi ini. ini adalah satu-satunya jalan untuk memberitahu mereka.

Tetapi tidak hanya dengan mengatakan : ISLAM CINTA DAMAI.

Ini justru malah menciptakan Iklim bagi Terorist untuk semakin tumbuh sumbur.

Kita memang sudah terlambat.

Tapi mungkin masih ada cara lain dengan mengajak sesama muslim untuk mengubah sistem kepercayaan bahwa manusia dan dunia kebebasan perlu untuk saling menyatu. kita harus mengajak islam itu sendiri sebagai sahabat di dunia kebebasan berdiri bersama-sama.

NB : Dunia Kebebasan adalah Demokrasi.

Jika kita hanya mengatakan Islam Cinta Damai. Kita malah menciptakan iklim dan memberikan iklim yang sempurna bagi Terorist.

Saya tidak ingin menciptakan banyak kekacauan.

Tetapi tak ada cara lain lagi yang harus saya sampaikan. saya berharap bisa lebih lembut lagi untuk berkata-kata. tapi aku melihat hanya akan ada banyak kematian dan kegelapan.

Apa Alternatifnya...?

anda tahu saya tidak percaya sistem apapun termasuk sistem Demokrasi Amerika. Politik yang dapat memecahkan kondisi masalah manusia.

Tetapi ada perbedaan antara Abad ke 7 dan abad Demokrasi.

Demokrasi membawa Seseorang memiliki banyak ruang dan tempat lingkungan yang damai untuk bisa mengekspresikan dirinya secara bebas.

saya sendiri ketika masih kecil yang saya tahu hanya mengamalkan islam dan Masjid. Tetapi ketika berada di Tel Aviv Israel, saya melihat orang-orang Yahudi, Kristen dan Islam dimana-mana. tidak seperti negara tetangganya.

bagaimana kita bisa bandingkan. di Tel Aviv Israel, umat Kristen bisa beribadah, Muslim bisa beribadah, ada juga orang dari agama Druze dan semua jenis orang bisa bebas. Tetapi Tetap di bawah Payung Hukum Keamanan Israel.

Jika seandainya Israel hancur, saya tidak benar benar mengerti mengapa mereka menginginkan kehancuran Israel.

di Sore hari ini. Saya katakan Saya Cinta Israel. Etika dan nilai-nilai Demokrasi di Bangsa ini mampu mengatasi Holocaust dan mereka bukan hanya punya mental menyalahkan semua orang atas penderitaan mereka.

Israel mampu membangun negara demokrasi. seperti bayi yang baru lahir. hanya dalam waktu 25 tahun negara ini bisa memajukan dan mengembangkan negaranya. ini adalah contoh yang bagus.

saya menghargai bangsa Yahudi. 

saya tak peduli anda ingin mencap saya sebagai apa. jika anda ingin mengucapkan sesuatu untuk dikatakan. anda dapat langsung mengatakannya di depan wajah saya. saya memiliki keberanian. tapi saya tidak untuk menjawab lelucon anda.

ada yang berpikir saya hanya mencari keuntungan dan ini hanya lelucon orang orang yahudi lagi.

Artikel Lainnya :

Youtube Trailer

Semoga Bermanfaat. Terima Kasih. GBU

Related Post