Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

CH-901 : Artileri Pesawat UAV Pembom bunuh diri China (2016)

Angkatan Bersenjata di Seluruh Dunia. Mengenal Persenjataan Artileri Sebagai Platfrom Pembom Mematikan yg Begitu Handal. Dan Telah di Gunakan Pada Perang Awal Awal Mula. Secara Umum. Penembakan Artileri menggunakan Sebuah Alat Berat atau Truck Berat untuk Menembakkan Peluru Proyektil ke Arah Sasaran Target. Versi Terkecil dan Ringan dari Artileri adalah Mortir.

Joseph Stalin Pada Tahun 1944 menyebut Artileri atau Mortir sebagai “DEWA PERANG”. Karena Senjata ini Paling banyak Memakan Korban Tewas. Tetapi Sekarang udah Tahun 2016 ya. Teknologi Mengubah Drastis Bentuk Wajah Artileri. Salah Satunya adalah CH-901 Buatan China yg menjadi Game Changers Peperangan di Abad Masa Depan.


Tentang ch-901 :
Senjata CH-901 Sebenarnya Telah ada Sejak Tahun 2012. Ia Telah di Perkenalkan oleh Pemerintahan China Pada Pameran Persenjataan China yg Lalu. Hanya Saja Spesifikasinya Belum di ungkap.

Nah Pada Tahun 2016. Media China akhirnya merilis Kehebatan utamanya.

Sebagai Informasi Kepada Anda ya. CH-901 di buat oleh Perusahaan Cina Poly atau Bisa Anda Sebut juga sebagai CASC (China Aerospace Science and Technology Corporation). Perusahaan ini murni 100% milik BUMN Negara China yg Terdiri dari 11 Akademi + 701 Institutsi Penelitian yg memfokuskan dirinya dalam meneliti dan mengembangkan Persenjataan-Persenjataan Canggih. Termasuk Senjata CH-901.

Secara Umum : CH-901 memiliki Konsep Kerja mirip Seperti Perpaduaan Artileri, Mortir, Bom dan Drone. Namun di Kemas dalam 1 Bentuk Tunggal Menyerupai DRONE Tapi di Gunakan untuk Membom Dirinya Sendiri.

Spesifikasi lebih lanjut ch-901 :

CH-901 ngga membutuhkan Alat Berat atau Truck Besar untuk Meluncurkannya. Ia Bisa di Luncurkan dari Atas Atap Mobil Kendaraan Perang. Bahkan juga bisa dengan mudah di Luncurkan dari mana aja dari Mobil Seperti Toyota, Avanza, atau Mobil Pickup. Tentunya Telah di Install atau di Lengkapi dengan Radar seberat 45 Kg untuk Memonitor Pergerakan CH-901 dari Layar Komputer.

CH-901 Menyerupai Bentuk Tabung Silinder yg dilengkapi Konfigurasi Sayap. Ia Memiliki Berat Bobot 9 Kg dan Panjang 1,2 meter.

Foto : Kendaraan Tempur Pelontar CH-901 + Radar
CH-901 mampu Terbang dengan Kecepatan 150 Km / Jam menggunakan Mesin Motor Listrik Stray yg Sunyi di Pasang Pada Akhir Empennage. CH-901 Terhubung ke Kamera Digital yg Tersambung dengan Komunikasi Data dari Radar Sehingga Ia Bisa Bergerak ke arah mana aja yg ingin di Tentukan oleh Tentara China (People's Liberation Army/PLA).

CH-901 mampu Terbang hingga jarak radius 15 Km dan jarak terbang ketinggian hingga 1,5 Km dari Radar Pusatnya. CH-901 Terbang hingga 2 Jam Nonstop Lamanya di udara dan mampu Terus mengirimkan Komunikasi Data hasil Pantauannya ke Tentara China melalui Layar Komputer dari Jarak 15 Km.

Ketika CH-901 menemukan Target. Ia bisa di Perintahkan untuk Membom Diri Sendiri dengan Meledakkan bersama-sama ke arah Target. Pemerintahan China hingga saat ini masih menolak untuk memberikan detail tentang seberapa besar daya ledaknya.

Versi Amerika serikat DAN ISRAEL :
China ngga Sendirian dalam Mengembangkan Teknologi ini. Ada 2 Negara Lain juga Telah Menciptakan Alustista Senjata yg Serupa Yaitu dari Amerika Serikat dengan Battehawk, AGM 158C LRASM atau Switchblade

Foto : Switchblade milik Amerika Serikat

Dan juga ada dari Negara Kecil di Timur Tengah dari Israel yang Telah Menciptakan Drone Bunuh Diri ini Sejak Tahun 1994. Yaitu Harop, HarpyNG, Rotem, dan Green Dragon. Kesemua Sistem ini Sebenarnya disebut Unmanned combat aerial vehicle (UCAV) 

Foto : Drone Bom Bunuh Diri Green Dragon milik Israel


Foto : Harop Drone Bunuh Diri milik Israel
Amerika Serikat Melalui SOCOM (Komando Operasi Khusus) menyatakan Bahwa Senjata-Senjata ini Terbukti Canggih dan Terbilang Sangat Sukses di Gunakan untuk Keberhasilan Peperangan Modern.

Switchbalde Telah di Gunakan Ratusan Kali untuk Menewaskan Tentara-Tentara AL-QAEDAH dan TALIBAN di Afghanistan. Celetus Korp Marinir yg Menggunakan Switchblade.

Bentuknya Kecil, Beratnya Ringan, Dapat Mudah di Luncurkan dari Tabung. Ini Senjata Revolusi Bagi Infanteri. Semua Senjata ini Mengacu Pada Perpaduan Artileri, Bom Bunuh Diri dan Drone. 1 Unit Harganya (Versi Switchblade) Sekitar Rp 130.000.000 Juta Rupiah (Kurs Rp 13.000)

Artikel Lainnya :

Youtube : Drone Bunuh Diri

GBU