Langsung ke konten utama

Mistral, Kapal Tempur Raksasa Pertama Mesir Sang Pendarat 16 Helikopter (2016)

Setelah Beberapa Tahun Menjalani Proses Pembuatan dan Perakitan. Perusahaan Militer DCNS Ferancis. Akhirnya Melakukan Serah Terima Kapal MISTRAL Kepada Gamal Abdel Nasser.

CEO DCNS Herve Guillou mengatakan Kepada Gamal Tentang Ucapan Terima Kasih Banyak atas Hubungan yang Erat dengan Kita dan Republik Mesir yg Telah Berkomitmen Mempercayakan Perusahaan DCNS sebagai Mitra.

Menteri Pertahan Mesir. Sedky Sobhi Pada Upacara Serah Terima Tersebut di Saint Nazaire, di Ferancis mengatakan : Kami Sekarang Memiliki Kemampuan Canggih dalam menghadapi Terorisme dalam menjaga Batas Negara dan Pantai Kami. Sahutnya.

MISTRAL adalah Kapal Perang Canggih buatan Ferancis Seharga Rp 9 Triliun Per Unit. (Kurs Dollar 13.000). Kini MISTRAL menjadi Bagian dari Angkatan Bersenjata MESIR.


KEMAMPUAN DAN SPESIFIKASI MISTRAL
Kapal Class MISTRAL memiliki Panjang 199 meter dengan Berat 16.500 Ton. Ia Termasuk Tipe sebagai Kapal Serbu Amfibi dan Pendarat Helikopter LHD atau Landing Helo Dock.

MISTRAL memiliki Kecepatan berlayar 35 Km/Jam dan mampu menempuh Jarak 19.800 Km. Mampu membawa 450-900 Pasukan, 16 Helikopter, 3 Kapal Pendarat Berjenis LCAC atau CTM dan juga mampu membawa 59 Kendaraan Termasuk Tank Lapis Baja. Termasuk di Lengkapi 1 Unit Rumah Sakit juga.

Sistem Sensor, Navigasi dan Radar menggunakan DRBN-38A Decca Bridgemaster E250 dan MRR3D-NG. Kapal Mistral-Class juga dapat digunakan sebagai Komando dan Kontrol Kapal Terpusat menggunakan Sistem SENIT (Systeme D’Eksploitasi Navale des Informasi Tactiques).

Untuk Persenjataan. Saat ini masih belum diketahui. Karena Mesir mempercayakan Senjatanya nanti kepada Negara Rusia. Tetapi Ferancis dari Perusahaan DCNS Telah membekali dengan 2 Sistem Peluncur Rudal dan 4 Senapan Mesin Ukuran 12,7 mm M2-HB Browning.


MENGAPA MESIR MEMBELI MISTRAL
Secara Geografis. Mesir Merupakan Pusat Dunia di Mana Banyak Kapal-Kapal Dagang dari Negara Lain. Eropa, Asia, Timur Tengah, India, China, Lalu Lalang Setiap Hari melalui Terusan Suez membawa berbagai macam Barang dan Komoditas.

Terusan Suez juga merupakan Salah Satu Pemasukan Devisa Keuangan bagi Pemerintah Mesir dari Aktivitas Pelayaran Kapal-Kapal ini dengan memberikan rasa aman.  


Tetapi Akhir-Akhir ini. Muncul Sebuah Gerakan Luar Biasa yang ingin Menguasai Wilayah Tersebut untuk direbut dan dijadikan sebagai Basis Negaranya. Yaitu dari : Islamic State (ISIS) yang berada sangat dekat di Semenanjung Sinai dan Islamic State juga berada di Sepanjang Garis Pantai di Negara Libya. Tak Hanya itu saja, Islamic State juga ada di Bagian-Bagian Sub Africa di Laut Merah dan Laut Arab di Sepanjang Area Kawasan negara Somalia.  

Kapal MISTRAL di Yakini bisa menjadi Counter Balance. (Penyeimbang dan Pemberi Rasa Aman). Kapal ini Semacam Tempat Parkir di Lautan untuk memberikan Landasan Bagi Helikopter-Helikopter Penyerang dan Pemberi Bantuan. Kapal ini begitu Kuat, Juga Mampu Bertindak dalam Operasi Serang Darat Amfibi untuk memberikan rasa Keamanan.

7 UNIT MISTRAL DAN 50 HELIKOPTER
Di Informasikan. MESIR Telah Menyetujui Membeli 2 Unit Kapal Kelas MISTRAL. Kedatangan Serah Terima MISTRAL dari Ferancis Tiba di Mesir Pada Bulan Juni dan September 2016. Pada Masa-Masa yg akan Datang. Jika ngga ada Halang Melintang. Mesir Berencana membeli lagi Kapal Kelas MISTRAL dengan Total Sebanyak 7 Unit di Masa Depan.  

Kapal Mistral ini akan di Tempati oleh Helikopter berjenis “Ka-52 ALLIGATOR” buatan Rusia. Pada Tanggal 24 September 2015. Rusia dan Mesir Telah Menandatangi Perjanjian Pembelian 50 unit Helikopter Ka-52 ALLIGATOR.


Pemerintah Rusia Berjanji akan membangun Helikopter Tersebut Pada Tahun 2018 Telah Siap di Serahkan ke Mesir.

Artikel Lainnya :

Youtube Trailer (Di Bawah ini adalah Ilustrasi Mistral ala Ferancis)

Terima Kasih. Semoga Bermanfaat ya. GBU

Related Post