Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Film Infinitely Polar Bear : Suami Depresi Istri Menjadi Tulang Punggung

Film : Infinitely Polar Bear

Cerita di Mulai Pada Tahun 1970. Cameron Stuart Seorang Ayah dengan 2 Anak wanita yg masih duduk di Bangku Sekolah.

Pada Saat Tersebut, Beliau (Cameron) di Pecat dari Pekerjaannya di Bidang Pencahayaan. Ia Kemudian menderita Gangguan Bipolar Karena Bertindak agak Sedikit Gila, Stress dan Depresi. Ia kemudian di Rawat di Yayasan Rumah Sakit Rehabilitasi. Ia juga Mulai Sering Merokok dan Sering Mabuk-Mabukan.

ISTRI MENJADI TULANG PUNGGUNG
Untuk Dapat Menghidupi 2 Anak-Anak Mereka, Istri Cameron yg Bernama Maggie Memilih untuk Giat Belajar Meraih Beasiswa Pendidikan S2 yg Lebih Baik. Tujuannya dengan Gelar Sarjana S2 diharapkan suatu saat dapat sebuah Pekerjaan yg Lebih Baik untuk mendukung Kehidupan Finansial Keluarga ini.

Cameron kemudian memutuskan untuk Keluar dari Rehabilitasi dan Tinggal Bersama Istri dan 2 Anak-Anaknya. Mereka Kini Tinggal di Apartement Kecil.



Tetapi Sebuah Keputusan dari Maggie membuat Cameron menjadi Kecewa. Di Mana Di Ambil Sebuah Kesimpulan. Jika Maggie akan Menempuh Pendidikan di Universitas New York. Tempat ini Jauh Sehingga Terpisah.

18 Bulan Maggie dan Cameron akan Hidup Terpisah. Tetapi Maggie Berjanji Tiap Akhir Minggu akan Pulang. Cameron akan bekerja mengurus 2 anak-anaknya. Termasuk mencuci Pakaian, Memasak, Mengantarkan ke Sekolah, dll.

CAMERON AWALNYA ADALAH SEORANG YANG KAYA RAYA

Cameron mengantarkan anak-anaknya ke Sebuah “Rumah Mewah”. Ia mengatakan Bahwa Rumah ini dulunya adalah Tempat Tinggalnya Bersama dengan Kakeknya. Mereka Kemudian memasukinya, Tetapi Seorang Pemilik Rumah yg Baru Datang mengatakan bahwa Rumah ini Telah ia beli Sehingga menjadi Hak Miliknya.

Tetapi Cameron bersikeras untuk mengajak ke 2 anaknya untuk melihat-lihat sebentar isi rumah ini kepada Sang Pemilik Rumah yg baru. Sayangnya, Pemilik Tersebut Menolak.

Anak-Anak Kemudian Pergi ke Mobil Tua, dan Mengatakan Jika Ayah Membuat Malu di Rumah Orang.

Cameron Kemudian membawa 2 anak-anaknya ke Rumah Nenek yg Bernama Brahmana Boston. Dia Seorang Nenek yg Kaya yg Baik Hati. Ia jugalah yg Telah Membayar Biaya Apartemen Sewa Mereka.

Ketika ngobrol, Nenek dari Cameron ingin memberikan Mobil Baru Jenis bermerk BENTLEY.

Tetapi Cameron menolak. Anak-Anak Sempat Bertanya mengapa Ayah Menolak. Padahal Mobil Tersebut nanti Bisa di Jual, Lalu Uangnya untuk Membeli Bisnis Makanan Baru. Ayah menjawab kepada anaknya. Ada Sesuatu Hal yg Tak Bisa di Jelaskan. Seperti Tak Nyaman di Hati.

KELULUSAN S2 MAGGIE

Maggie Lulus dari Pendidikan S2. Ia kemudian mencari Pekerjaan di Kota Tempat Tinggal Asalnya. Sayangnya, Tak ada Pekerjaan yg Cocok. Lagi-Lagi Maggie Harus Bekerja di Luar Kota yg Jauh di New York City.

Cameron mencoba membantu Maggie mencari Pekerjaan di Kota Asal Mereka. Sayangnya Tak ada Lowongan Pekerjaan. Cameron Kembali Stress dan Sempat Memukul Pemilik Perusahaan yg Tak Memberikan Lowongan Pekerjaan.

Keputusan Sulit pun Terpaksa di Ambil. Cameron dan Maggie kembali lagi Hidup Terpisah Pada Jarak dan Waktu. Maggie akan menjadi Tulang Punggung untuk Bekerja di Kota New York. Sedangkan Cameron akan menjaga kedua anak-anaknya di Kota Boston.

Banyak Kisah Sedih, Mengharukan dan Menyenangkan antara Ayah dan 2 Anak Tersebut. Walaupun Ayahnya Memiliki Kekurangan. Tetapi 2 Anak-Anak ini Mencintai Ayahnya.

Foto : Cameron

Pernah Suatu Ketika Anak ini Bertanya kepada Ibunya. Ibu Berkata Bahwa Dulu Ayah Memiliki Pekerjaan. Tetapi Ia di Pecat (PHK). Anak Bertanya Bagaimana dengan Sekarang Ketika ayah tak lagi memiliki uang. Apakah ibu masih mencintai ayah. Ibu menjawab. Aku Tak Pernah Kecewa dengan Ayahmu.

Ke 2 Anak ini Pun Mencintai Ayahnya.

Akhir Kisah. Ayah mengantarkan Ke 2 anak ini Ke Sekolah dengan Mobil Tua. Mereka Kemudian Berlambaian Tangan. Anak menangis Haru melihat Pengorbanan Ayahnya.

Artikel Lainnya :

Youtube Trailer


Terima Kasih. Semoga Bermanfaat. GBU