Langsung ke konten utama

Mengapa Banyak Orang Anti-Israel Zionist (2016)

Negara Israel didirikan Pada Tanggal 14 Mei 1948 di Tanah Palestina. Tak Lama Setelah Berakhirnya Perang Dunia ke II. Mayoritas orang Yahudi Turut Bergembira. Mereka Seakan Penuh Harapan merajut Masa Depan yg Baru Setelah Kekejaman HOLOCAUST NAZI.

Berjuta-juta Bangsa Yahudi yg Telah Diaspora di Seluruh Penjuru Dunia. Berkumpul kembali ke Tanah Palestina dan membentuk Negara Israel.

Setelah Ribuan Tahun yg Lalu. Umat Yahudi juga mendapatkan Kekejaman dari Bangsa ROMAWI. Yang Mengakibatkan Nenek Moyang Yahudi melarikan diri ke Berbagai Dunia. Seperti ke Uni Soviet (Russia), Mesir, Amerika, China, Jerman, Ferancis, Inggris, Hongaria, Ethophia, Mesir, Iran, Spanyol, Ukraina, dll.

Foto : Anti-Israel Bendera di Coret Sebagai Tanda Penolakan Pembentukan Israel
PERUBAHAAN :
Banyak yang Telah berubah Sejak Saat itu. Dunia Menjadi KRITIS Terhadap Israel. Hanya dalam beberapa hari sejak Terbentuknya Pemerintahan Negara “ISRAEL”. Permusuhan muncul dimana-mana.

Kita mengenal Bangsa yg Langsung Mengkritik dan Paling Tajam membenci adalah ARAB. Ketika itu Seluruh Negara ARAB Bergabung dan Langsung Menyerang Israel dengan Kekuataan Militer.


Tak hanya Bangsa ARAB.

Sesama Yahudi pun Saling Membenci. Khususnya Yahudi yg masih menetap di Luar Negeri. Seperti Miliader : BERNIE SANDERS, CHOMSKY, SIDNEY, MAK BLUMENTHAL, NOAM, dan SOROS yg saat ini masih memilih tinggal di Amerika Serikat ketimbang di Israel.


Orang-Orang Yahudi ini Sangat ANTI-ISRAEL.

Beberapa Miliarder Yahudi Seperti George Soros. Bahkan mendanai hingga Jutaan Dolar untuk Kegiatan ANTI-ISRAEL. Karena Tak Setuju dengan Pembentukan Israel.

Baik Secara Terang-Terangan atau Diam-Diam. Beberapa Orang Yahudi Seperti di Sebutkan di atas memang membenci Pembentukan Israel. Beberapa Yahudi yg masih Menetap di Luar Negeri bahkan ada yg telah meninggalkan Sifat Yahudi-nya Menjadi Atheis (Tak Beragama dan Tak Lagi mau Peduli Terhadap Sesama Yahudi).

Tak ada Bangsa Lain Seperti Israel yg membenci Negara-nya Sendiri. Tak Hanya dari Luar. Bahkan dari Dalam Sendiri. Sesama Israel Saling Membenci.

YAHUDI ORTODOKS :
Yahudi Ortodoks yg menetap di Israel Sangat Membenci Negaranya Sendiri. Yahudi Ortodoks Telah ada Sejak 2.000 Tahun yg Lalu, Ketimbang Zionist Israel yg Baru Muncul Sekitar 200 Tahun yg Lalu.

Yahudi Ortodoks (JUDAISM) Terus aktif menyuarakan Suara. Agar Pembentukan ISRAEL di hapus dari muka bumi ini.


Yahudi Ortodoks menyebut Yahudi Modern yg membentuk Pemerintahan Israel sebagai ZIONIST.

Orang-Orang ZIONIST membentuk Sebuah Negara dengan Kekuatan Militer, Tentara, dan Peralatan Teknologi alat Perang untuk Pembunuhan Terhadap Bangsa Lain.

MENGAPA YAHUDI ORTHODOX MENENTANG PEMBENTUKAN NEGARA ZIONIS ISRAEL :

Pertama : Pembentukan Negara Israel Sangat Bertentangan dengan Etika Ajaran Sejati Kitab Taurat umat Yahudi. Pembentukan Israel seharusnya bukan pada masa ini tetapi di masa depan ketika sang pencipta kembali menunjjukkan Kemuliaannya kepada kita. Saat-Saat ini Kita masih hidup dalam Pengasingan. Hidup dalam Keadaan Duniawi yg Penuh Materialistik. 

Oleh Karena itu, Keselamatan Sejati kepada Sang Pencipta saat-saat masa Pengasingan ini. Maka yang kita Lakukan adalah Berdoa, Mengikuti Perintah kitab Taurat, dan melakukan Perbuatan Baik.

Foto : Orang Yahudi yg Anti-Israel
Kedua : Kitab TAURAT melarang kita untuk mengakhiri Pengasingan dengan mendirikan negara sampai Pada masa-masa KUDUS di Berkati. Jadi Seharusnya kita saat ini akan terus hidup di bawah pengasingan yang artinya. 

Kita umat Yahudi seharusnya terus berada di bawah kekuasaan Negara Lain. Bukan malah sebaliknya menciptakan Negara Israel Bersama dengan Tentara yg sama saja artinya melanggar Perintah kitab Taurat ini.   

Foto : Tentara IDF berarti Melanggar Hukum Perintah Taurat. Tentara IDF 100% Pro Israel

Ketiga : Selain Karena Alasan Pengasingan. Zionist Israel juga sebenarnya telah melanggar iman dan Kitab Taurat.

Keempat : Zionist Israel melanggar kitab Taurat. Mereka menciptakan Tentara untuk mencegah orang lain, mengambil kekuasaan dari Bangsa Lain, Melakukan Pembunuhan, Pemboman, Zionist Israel menciptakan kekuatan untuk bertarung dengan Bangsa Lain. 

Foto : Tentara Pro-Zionist

Mereka juga berdalih membentuk negara yg boleh bebas memiliki Kebebasan Berekspresi dan Kebebasan beragama. Ini Jelas Melanggar Hukum Taurat dan Iman Israel. Rakyat Israel Sejati seharusnya Hidup dengan Tujuan Beribadah dan Mengikuti Perintah Kitab Taurat Sampai menunggu Hari Kudus Tersebut untuk membebaskan dari Pengasingan.

Sumber : http://www.nkusa.org/AboutUs/Zionism/opposition.cfm

Foto : Yahudi Anti-Israel, Pro Pembentukan Palestina

Yahudi Ortodoks atau Bisa juga di Sebut HAREDI, DATI, YESHUA atau MASORTI membentuk Sekitar 41% Orang-Orang di wilayah Israel yg Menolak Terbentuknya Israel. Sisanya 16% adalah Muslim, 2% Kristen dan 40% adalah Yahudi Modern yg disebut juga sebagai ZIONIST yg Sangat Mendukung Terbentuknya Negara Israel.

APA KATA-KATA ORANG ISRAEL ZIONIST
Foto : Pro Setuju dengan Pembentukan Israel
Kami memang memiliki Banyak Pandangan berbeda dengan Sesama diri Kami Sendiri. (sesama Agama Yahudi yg Lainnya).

*****

Menurut Rabi Akiva : KASIHILAH SESAMAMU MANUSIA SEPERTI DIRIMU SENDIRI.

Motto ini adalah Hukum yg Tertulis di KITAB TAURAT umat Yahudi.

Seperti di Lansir dari Laman Situs Israel "JPOST.com" yg Mendukung Zionist. 

Sumber : http://www.jpost.com/Opinion/Why-are-there-anti-Israel-Jews-465921


Mengatakan :

Kami memang Telah Kehilangan Kemampuan untuk menutupi Kebencian kami dengan Cinta dan Kasih Sayang. Karena itu Kami Telah Kehilangan Harapan Bagaimana Bisa Berbuat Hal Seperti ini Secara Damai dan menyatukan Segala Perbedaan Emosi Ego yg ada.

Saat ini Emosi Kami Telah Menjadi Raja di dalam diri Kami. Sehingga Banyak Kesan Negara-Negara Lain menganggap Israel sebagai Pelaku Kejahatan. Lebih buruk Lagi, Kami telah lupa bagaimana menutupi kebencian dengan Kasih Sayang. Kami pikir kami seperti orang lain. Celetus : Goethe.

Mereka semua merasa Perilaku Israel saat ini bertentangan dan merugikan dunia. Sehingga mereka merasa Pembentukan Negara Israel seharusnya tidak pernah ada.

Panggilan kami sebagai orang-orang Yahudi tak pernah berubah sejak awal. Kami ingin menjadi terang bagi Bangsa Bangsa. Tapi kami ternyata tak bisa menjadi contoh.

Kebencian Kami Terhadap yg Lain Sebenarnya Telah Berdasar Sejak Awal. Kami Tak Tahu apa yg Mendasari Mereka Membenci Kami.

Kami Telah Kehilangan Cinta, Bait Suci di Hancurkan, Orang-Orang Kami di Asingkan ke Penjuru Dunia. 

Kami akhirnya Membenci mereka.

Dunia Membenci Kami, Karena Kami Akui Kami juga Saling Membenci.

Semoga dunia menganggap kehadiran kami disini sebagai Negara yg sah dan berhenti mengutuk kami.

Artikel Lainnya :

Terima Kasih. Semoga Bermanfaat ya. GBU

Related Post