Langsung ke konten utama

Pendukung ISIS membunuh 4 Tentara Israel (2017)

Pada Hari Minggu, 8 Januari 2017. ISIS Telah Membunuh 4 Tentara IDF Israel dengan menabrak menggunakan mobil Truck berkecepatan Tinggi.



4 Tentara Israel Meninggal di Tempat Tersebut adalah Erez Orbach, Shir Hajaj, Shira Zur dan Yael Yekutiel


Rata-Rata Umur Mereka adalah 20 Tahun. Selain itu, ada Sekitar 15 Tentara-Tentara IDF Israel lainnya yg mengalami luka-luka serius.




MENEMPUH PERJALANAN PENDIDIKAN BUDAYA
Tentara-Tentara IDF Tersebut sedang dalam Tahap Perjalanan untuk menempuh Ilmu Pendidikan Tentang Situs Sejarah Nasional.


Saksi Mata, Leah Schreiber Mengatakan : Ada Sebuah Kendaraan Truck Berkecepatan Tinggi Langsung Menabrak Para Kumpulan Tentara. Pengemudi Truck Ketika Selesai Menabrak, Terlihat Membelokkan Dirinya untuk Menabrak Lebih Banyak Lagi. Itu Benar Benar Jelas. Sahutnya.

Kamera Keamanaan CCTV yg berada di Lokasi Memperlihatkan. Pengemudi Truck dengan Sigap Terlihat ingin mengulangi Lagi aksinya Kembali menabrak Grup-Grup Kelompok Tentara yg Lebih Banyak.

Tentara-Tentara IDF Israel Terlihat Kocar Kacir Lari Ketakutan. Mereka Terlihat Lari Ketakutan sesembari memegang senjatanya. Namun, Beberapa Polisi Israel yg Lain menyerang dengan menembak Pengemudi Truck tersebut hingga Tewas.

Foto : Tentara Israel Trauma atas Kejadiaan Penabrakan Tersebut
Youtube : [Video Warning graphic content]

FADI AL-QANBAR
Pelaku Serangan Truck Tersebut adalah Fadi Al-Qanbar. Seorang Warga Arab-Israel dari Kota Yerusalem Bagian Timur (Palestina). (Umur 28 Tahun) (Ia Memiliki 4 Anak). Ia Telah di Ketahui Membeli Truck Beberapa Hari yg Lalu.


Dari Hasil Penyelidikan Tim Keamanan Israel : Fadi Al-Qanbar Tak Teridentifikasi Sebagai Salafisme. Ia juga Tak Terikat dengan Kelompok-Kelompok Militan seperti Hamas.

PERDANA MENTERI BENJAMIN NETANYAHU
Mengunjungi Lokasi TKP. Perdana Menteri Israel mengklaim Fadi Al-Qanbar Sebagai Pendukung ISIS (Islamic State).

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan : Pengemudi adalah Pendukung Kelompok IS (Islamic State).

“Kami tahu ada di urutan serangan Teror dan ini memiliki hubungan antara kejadian Teror di Ferancis, Jerman, dan Sekarang di Yerusalem”. Sahutnya.

Beberapa Tahun yg Lalu. Benjamin Netanyahu diketahui memang sempat kwatir terhadap perkembangan ISIS. Ia mengaku tak takut terhadap ISIS yg berada di luar perbatasan karena Tentara IDF Israel dapat mengatasinya.

Yang di Takuti Beliau adalah Pejuang ISIS yg justru berada di dalam wilayah Israel itu sendiri. Karena sangat sulit mengetahui isi pikiran orang. Khususnya warga Arab-Israel.

HAMAS MEMUJI SOPIR
Hamas, Organisasi Islam di Jalur Gaza. Melalui alamat Twitter di :

https://twitter.com/hamasinfo/status/818086007228821504

Memuji Aksi yg di Lakukan oleh Fadi Al Qanbar.

Kami memberkati Operasi Truck Pemberani di Yerusalem. Sahut HAMAS.

Hamas memiliki Tujuan Utama untuk Pembentukan Negara Palestina Islam dan Hamas mengklaim bahwa Israel merebut tanah umat Islam. Pendudukan Israel harus diakhiri dan dimusnahkan.

SERANGAN ISIS KE ISRAEL
Islamic+State.jpg (664×374)

Serangan ISIS ke Israel Sudah Terjadi Beberapa Kali. Pertama Kali adalah Ketika rombongan Wisatawan yg Mengunjungi ke Wilayah Kairo, Mesir di Tembak.

Kemudian Teridentifikasi Beberapa Warga Arab-Israel Pergi menggunakan Paralayang untuk keluar melalui Tembok Perbatasan untuk bergabung dengan ISIS. Dan Mereka Tak Pernah Lagi Kembali ke Israel.

Kemudian Pada 8 Juni 2016 di Kota Tel Aviv Israel. 2 Warga Arab-Israel membunuh 4 Warga Yahudi Israel. Mereka adalah Khalid al-Muhamra dan Muhammad Ahmad Moussa mahmara yg melakukan aksinya dari perintah internet melalui Video ISIS untuk melakukan serangan Tunggal.

Pada Tanggal 27 November 2016. Serangan Pertama dari luar perbatasan di lakukan oleh ISIS dengan menembakkan Roket Mortir dan Senapan Mesin ke Tembok Pagar Israel.

Serangan-Serangan ISIS selama ini masih sangat jarang menyasar ke Israel.

Dalam Situs Dabiq Daulah Islam menyatakan bahwa Lawan Pertama adalah Tentara Syiah dan Tentara Muslim Thaghut di Jazirah Arab dengan Tujuan utama menciptakan Negara Khilafah Lintas Batas Terlebih Dahulu untuk menyatukan Kembali Negara-Negara Islam yg di anggap Telah Terkontaminasi untuk dibersihkan / dimurnikan menjadi Negara Khilafah.

Artikel Lainnya :

Terima Kasih. Semoga Bermanfaat. GBU

Related Post