Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

1 Tentara ISIS ini mengaku Membunuh 500 Orang dan Menjadikan 200 Wanita Yazidi sebagai Budak (2017)

Nama Beliau adalah Amar Hussein. Anggota Negara ISIS. (Umur 21 Tahun). Di Tangkap oleh Tentara Kurdi di Kota Kirkuk Irak. Pada Oktober 2016 yg Lalu.

Amar Hussein Sempat Melawan dengan Melepaskan Borgol yg Terbuat dari Plastik. Namun dengan Kesigapan Petugas Beliau di Tahan Kembali.

Di Dalam Sel Tahanan yg Kecil dan Sempit. Petugas Irak mengklaim Hussein menghabiskan waktu sepanjang hari membaca Al-Quran.

Wawancara Bersama Reuters dan Intelijen 

Menggali Lebih dalam Tentang ISIS. Dinas Intelijen yg disaksikan Jurnalis Reuters mencoba mewawancari Amar Hussein sebelum di Hukum Mati.

Amar Hussein mengatakan, Pemimpin ISIS di Kota Kirkuk memberikan izin untuk menahan perempuan (Non-ISIS) sebanyak-banyaknya (Sebagai Budak).

“Para Pemuda ISIS membutuh itu (Budak Wanita). Ini Hal yg Normal. Sahut Hussein Kepada Reuters Tanpa Terlihat Rasa Penyesalan Sama Sekali.   

Hussein Bilang : Beliau Memasuki Rumah Satu ke Rumah Lainnya di Kota Irak untuk Menahan dan Menculik Wanita (Non-ISIS / Etnis Yazidi / Etnis Minoritas Lainnya) (Sebagai Budak).

Sedangkan Pria-Pria yg ada disana, Baik sipil ataupun militer. Hussein mengaku telah membunuhnya.

Hussein mengaku membunuh 500 orang

Selain menahan 200 Perempuan sebagai Budak.

Hussein bersama rekannya mengaku telah membunuh 500 orang. (Tanpa Peduli Pria Sipil atau Militer).

Kami menembak siapa saja yang kami inginkan dan memenggal siapa saja yang kami inginkan”. Sahut Hussein.

Pada awalnya memang sangat sulit, namun lama-lama semakin mudah. Beliau ingat bagaimana pertama kali di latih dalam praktek membunuh.  

7, 8 atau 10 orang dalam satu Hari, Besok 30 – 40 orang. Kami membawa mereka ke padang gurun.

Saya perintahkan mereka duduk, mengenakan mereka penutup mata dan mulai menembak siapa saja. semua itu normal. Sahut Hussein.

Awal Mula Hussein Bergabung dengan ISIS

Kepada Reuters :

Hussein mengaku bahwa dirinya-lah yg menjadi Korban Kesulitan Kerasnya Perang ini. Keluarga saya Hancur Berantakan, Kemiskinan di kampung halamannya di Kota Mosul. Dimana semua ini ulah tentara Irak yg melancarkan serangan terhadap Negara Islamic State.

Saya Tak punya uang lagi, Tak ada Pekerjaan, Tak ada Seseorang yg bisa membantu saya, Saya punya Teman tapi mereka tak dapat memberikan nasehat”.

Hussein menjadi seorang anggota Tentara ISIS ketika berumur 14 Tahun. Ketika itu dia tertarik mengikuti seorang Ustad di masjid tempat tinggalnya.

Kemudian Hussein bergabung dengan Al-Qaedah. Dan kini dari Al-Qaedah menjadi ISIS. ISIS penerus Al-Qaedah.


Di Tembok Tahanan, Hussein menulis Coretan-Coretan Slogan Keagaman tentang Kejayaan Kekalifahan. Disisi lain, terlihat ada Botol air, sepiring nasi dan sedikit laut.

Amar Hussein dinyatakan bersalah dan di Hukum Mati. Hingga Ajal Kematiannya mendekat, Hussein Tak Pernah Menyesal Sama Sekali.

Beliau Terlihat sudah Nampak Lesu, Kelelahan, Lemah, dan Tak dapat Berbuat Apa-Apa Lagi.

Artikel Lainnya :

Youtube : Amar Hussein

Terima Kasih. Semoga Bermanfaat. GBU