Langsung ke konten utama

Lawan Drone ISIS, AS Beli Teknologi Israel Perisai Drone Guard Seharga Rp 19,5 Miliar (2017)

Peperangan yg Meletus di Timur Tengah di Kota Mosul, Irak.

Membuat Pemerintahan Amerika Serikat Terkejut Ketika Sekutu utamanya dari Pasukan Irak dan Koalisi Internasional dihadang oleh ISIS menggunakan Drone seharga Rp 3.000.000 – Rp 100.000.000.

Drone milik ISIS Tersebut dijadikan Pengintai, C4ISR, bahkan Menjatuhkan Granat.


Foto : ISIS DRONE Dapat di Lepas Secara Vertical Tanpa Landasan Bandara
Sejauh ini, ISIS Telah Berhasil Membunuh Beberapa Tentara Irak, Tentara Suriah Bashar al Assad, dan Tentara Kurdi. 

Mereka di serang oleh ISIS Bukan dengan Senjata Canggih yg Mahal. Melainkan oleh “Drone Mainan” yg Berharga Murah. Drone Terbang membawa Bom, Granat, Amunisi Mortal, dan Ranjau IED.

ISIS menggunakan Drone Mainan Sebagai Senjata
Foto : Tentara Irak mendapatkan Drone-ISIS. dgn Latar belakang Kendaraan Humvee Pimpinan Amerika serikat
Drone ISIS membuat Game Changers”.

Di Mana Alustista Canggih Bernilai Jutaan Dolar milik Amerika Serikat. Dibuat Harus Menyusun Strategi Rencana Baru Menghadapi Taktik dari ISIS yg menggunakan Alustista Persenjataan Murah, Tapi Tetap sama efektifnya untuk Membunuh.

US Central Command (Centcom) mengatakan Selama 2 Tahun, Koalisi diserang oleh Drone mainan Setiap hari.

Foto : Tentara Irak mendapatkan Drone-ISIS
Untuk Menjatuhkannya, Tentara Menembak dengan Senapan Mesin Berat.

Selain Drone berbentuk quadcopters. ISIS juga menggunakan Drone Bersayap Delta Segitiga.


Youtube : Drone ISIS

Lawan Drone ISIS, Amerika Serikat Beli Teknologi IsraeL Perisai Drone
Pada Tanggal 24 Februari 2017. Pemerintah Amerika Serikat akhirnya mengaku telah membeli Perisai Drone dari Perusahaan Teknologi ELTA NORTH AMERICA INC.

Foto : Israel Drone Guard
Sebelumnya, Teknologi ini Telah di Gunakan Secara Misterius oleh US AIR FORCE.

Namun Pada Tahun 2017. AS Mengakui Memborong Lebih Banyak 21 Kit Teknologi yg disebut Drone Guard dengan Total Harga $ 15 Juta (atau sekitar Rp 19,5 Miliar Rupiah).

ELM+2026D+2.jpg (669×398)

ELTA NORTH AMERICA INC Berbasis Markas di Amerika Serikat. Sebenarnya Pusat Keuangan Terletak di Israel dan 100% Sahamnya milik Pemerintah Israel.  

Teknologi Drone Guard memiliki Kemampuan mendeteksi Drone-Drone berukuran kecil dari jarak 10 Km, 15 Km – 20 Km. [Tergantung Jenis Tipe]

Memiliki Deteksi, 3D Dimensi Radar, (EO) Electro Optical, Electronic Attack (EA), Algoritma Pelacakan, dan Sistem Serangan Jamming.

Drone Mainan yg Memasuki Kawasan Pengawasan “Drone Guard”. Akan di Lumpuhkan Bukan dengan Cara di Tembak Seperti Konvensional.

Namun di Serang Pada Bagian Sistem Elektronik untuk memutuskan mata rantai sinyal Kemudian di Jatuhkan atau Sistem di ambil alih didaratkan ke tempat yg diinginkan Tanpa dapat dikendalikan lagi oleh Pemilik Drone melalui Remote Control.

Drone Guard dapat memutus Drone UAV yg menggunakan GPS. Namun Drone Guard ngga efektif untuk Drone Berharga Jutaan Dolar atau menghadapi Kerumunan Drone-Drone dalam jumlah serangan banyak sekali waktu.

Nissim Hadas Presiden ELTA mengatakan Sejak memperkenalkan Sistem Drone Guard, Pertumbuhan Penjualan Kami Terus Tumbuh untuk Melindungi Militer, Keamanan Kota, dan Proteksi. 

Selain Amerika Serikat, Beberapa Negara Internasional Telah Membeli Drone Guard sebagai Perlindungan Sistem Sipil.  

Saingan Israel adalah dari Perusahaan asal Uni Eropa, Prime Consulting & Technologies Anti-Drone dan Blighter.com asal Kerajaan United Kingdom di Eropa yg Memiliki Prinsip Teknologi Serupa dan menjadi Pesaing Terberat Israel. 

Artikel Lainnya :

Youtube : Drone Guard Israel


Terima Kasih. Semoga Bermanfaat. GBU

Related Post