Langsung ke konten utama

RS-24 Yars, Rudal ICBM Nuklir Rusia yg Mampu Bikin Lautan Api Berkali-Kali Hiroshima dan Nagasaki (2017)

Perkembangan Teknologi Militer Rusia Berkembang dgn Sangat Ampuh. Walaupun Negara Beruang Merah di Embargo oleh Eropa dan Amerika Serikat. Namun Nyatanya mulai ngga memberikan Efek yg Berarti bagi Rusia.

Rogoozin dari Rusia Mengatakan :

Berbicara Tentang Tank, Rusia Telah Memiliki Keunggulan karena Tank T-14 Armata Hari ini berada di atas Level Tank Amerika Serikat, Israel, dan Tank-Tank Eropa dari Sisi Karakteristik Teknis

Tank T-14 Armata di Perkenalkan Pertama Kali di Victory Parade Moskow 9 Mei 2015. Kemampuan Utama Tank memiliki Turret Menara yg Sepenuhnya Otomatis dan Tanpa Awak, Memiliki Kamera HD dan bergerak Lebih Cepat dari Tank Andalan Amerika Serikat Abrams M1A2.

T-14 juga dapat dikendalikan secara otomatis menggunakan Remote Control. Di Harapkan Produksi Massal Tank T-14 Armata dimulai tahun 2018. Ketika Hal ini Terjadi, Kemampuan AS akan mulai Tertinggal.

Tak Hanya Tank. Rusia juga mulai bergerak mempercanggih Rudah ICBM untuk membuat Perkembangan Teknologi Militer AS Tertinggal Jauh dengan Rusia. Dengan Tujuan untuk merobek Sistem Perisai Pertahanan udara AEGIS dan THAAD Amerika Serikat.

Selama ini, Rusia mengakui, Rudal ICBM yg menjadi Andalan Rusia memang masih ada yg merupakan Peninggalan dari Era Zaman Bahula “Uni Soviet”.

Kita Bisa menyebutnya Sebagai SS-18 SATAN dan TSAR BOMBA.

Namun Rusia juga memiliki beberapa versi ICBM baru yg sangat handal dan mengerikan. Contohnya seperti Rudal Balistik Nuklir Antar Benua RS-28 Sarmat versi Modernisasi. Dan RS-24 Yars yg di Perkenalkan Pada Tahun 2010 yg Lalu.


RUDAL NUKLIR BALISTIK TERBARU VERSI 2017 MAMPU MENEMBUS PERISAI AMERIKA SERIKAT
Pada Tanggal 19 Februari 2017. Di Stasiun Rossiya 1TV.

Pemerintah Rusia melalui Juru Bicara Wakil Perdana Menteri Dmitry Rogozin Memberikan Sebuah Informasi Kepada Publik Tentang Sebuah Senjata Rudal ICBM Baru milik Rusia yg diklaim dapat menembus sistem Pertahanan udara Amerika Serikat.   

Sayangnya, Beliau masih enggan menyebut apa nama dari Rudal ICBM Tersebut. Namun menurut Laporan Rudal Nuklir Tersebut memiliki Berat 100 Ton.
Rogozin mengatakan :

Senjata-Senjata ini mampu Lolos dari Pertahanan Rudal Amerika Serikat. Baik hari ini, Esok dan Lusa.

Kita Bisa merobek Perisai Pertahanan udara AS. Kemampuan Perisai Teknologi Militer AS tak akan menimbulkan ancaman militer yg berarti bagi Rusia, kecuali Mereka melakukan untuk Provokasi. Sahutnya.

Bagaimana dengan Rudal NUKLIR YARS
Mari Kita Lupakan Sejenak ya. Tentang Pembahasan yg di Bicarakan oleh Rusia Tentang Rudal ICBM Terbaru yg memang masih di Rahasiakan.

Mari kita kembali ke Tahun 2010. Ketika Rusia memperkenalkan YARS atau RS-24 atau bisa juga disebut Topol.



Rudal Nuklir YARS Seberat 49 Ton ini juga ditujukan untuk mengalahkan Sistem Perisai Amerika Serikat Tetapi dengan Cara menggunakan Teknik MIRV (Menembakkan Diri ke Luar Angkasa Sejauh 11.000 Km. Kemudian Berpencar-pencar Membelah Diri Menjadi 4-8 Bagian. Dan Menusuk atau Menukik ke Bumi dengan Kecepatan 24.500 Km/Jam).

Sebagai Informasi, Daya Hulu Ledak Bom Atom Nuklir yg di Jatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki Jepang adalah 15 Kiloton dan 21 Kiloton. Sebagai Perbandingan Total Keseluruhan Berat Hulu Ledak Nuklir Yars adalah 150 – 250 Kiloton.

Artikel Lainnya :

Youtube : RUDAL BALISTIK YARS NUCLEAR

Terima Kasih. Semoga Bermanfaat ya. GBU

Related Post