Langsung ke konten utama

SeaRam, Sistem Pertahanan Jarak Dekat Anti-Kapal Perang Amerika Serikat (2017)

Foto : SeaRam


Persaingan Rudal Pertahanan Kapal Perang Semakin Sengit. Dimana Negara-Negara Maju Berlomba-lomba untuk terus membekali dirinya dengan Perlindungan yg semakin baik dan canggih.

Jauh Jauh Hari, Negara Beruang Merah Rusia Telah Memiliki Robot Kashtan Sebagai Perlindungan atau Pertahanan Jarak Dekat Bagi Kapal-Kapal Perang Angkatan Laut Rusia.

kashtan-ciws.jpg (589×443)
Foto : Rusia Robot Kashtan
Walaupun Rusia di Embargo Intervensi Asing oleh AS dan Eropa. Entah Bagaimana Rusia Bisa Terus Mempertajam Persenjataannya Seolah-olah Embargo ngga memiliki Efek Bagi dirinya.

Untuk Pertahanan Kapal Perang Jarak Dekat. Amerika Serikat Telah Mengandalkan Teknologi PHALANX CIWS yg Beroperasi Sejak Tahun 1980.

Mengingat Rusia Telah memiliki Tandingan dari Robot Kashtan yg dapat beroperasi mandiri dan melakukan isi ulang rudal secara otomatis. Dan merupakan Kombinasi antara Rudal 9M3111 yg dilengkapi 2 Meriam Rotary GSK-30k 30 mm.

Youtube : Rusia Robot Kashtan

Amerika Serikat dirasakan membutuhkan Teknologi Baru Sebagai Penyeimbang untuk menghadapi Pertahanan Multitier dari Rusia.

Melalui Raytheon Amerika Serikat dan Diehl BGT Defence Jerman. 2 Perusahaan Militer Beda Negara Bersatu menciptakan SeaRAM

SeaRam

SeaRam merupakan Gabungan dari Teknologi yg ada Pada Phalanx dan RAM (Rolling Airframe Missile).

1 Unit SeaRam memuat 11 Rudal RIM-116B RAM, dll. yg mampu melakukan identifikasi, melumpuhkan dan menghancurkan ancaman bergerak cepat supersonik atau subsonik.

Seperti Rudal Anti-Kapal, Rudal Jelajah, Drone, Helikopter dan Pesawat yg Lolos dari Kejaran Rudal-Rudal Jarak Jauh dan Menegah (System AEGIS). Seperti Rudal Standar Missile, SM. 

SeaRam juga berfungsi untuk melumpuhkan Sasaran yg berada di Permukaan Laut Seperti Perahu Boat dari Jarak 9 Km.

Keunggulan SeaRam

SeaRam berbentuk Kecil. Dapat di muat pada semua jenis Kapal Perang. Mulai dari Kapal Patroli hingga Kapal Destroyer Berbobot Besar.

SEARAM memiliki Resolusi Tinggi, IR Otonom, Elektro Optik Sensor Suite, Sensor Pencarian dan Track yg ampuh (Pelacakan), Kemampuan Respon dan Gaya Manuver yg Cepat.

Rudal dapat beroperasi secara Otonom  tanpa memerlukan informasi eksternal dari Kapten Kapal. Ketika Rudal di Tembakkan untuk Mencegah Ancaman. Rudal beroperasi Mandiri dan dapat bereaksi secara Simultan.

Kapal Perang yg Pertama Kali di Install Searam adalah USS Independence Pada Tahun 2008 yg Lalu. Proses Install Terus di Lanjutkan ke Berbagai Armada Kapal Perang AS yg Lainnya Termasuk Kapal Perang Destroyer jenis Arleigh Burke.

Searam dipasang duet dengan Phalanx tetapi secara terpisah. Sayangnya, Apabila Peluncuran Rudal Searam Telah Habis. Semua Pekerjaan Isi Ulang di Lakukan dan di angkut Secara Manual oleh Personil Kru.





Berbeda dengan Robot Kashtan milik Rusia yg dapat melakukan Pekerjaan Isi Ulang Rudal Secara Autoloader Automatic tanpa membutuhkan kru manusia sama sekali.

SeaRam Telah Laris Terjual ke Berbagai Negara di Penjuru Dunia. Pembeli Utama Searam dari Arab Saudi, Jepang, Turki, Korea Selatan, Yunani, dll. 

Sebagai Lawan Tanding Seimbang SeaRam Selain Robot Kashtan dari Rusia adalah Sea Wolf dari Kerajaan United Kingdom, FL-300N dari Pemerintah China, Barak1 dari Israel dan Umkhonto dari Gabungan Africa Selatan + Eropa Finlandia.

Spesifikasi :
Nama : SeaRam

Kegunaan : Pertahanan Jarak Dekat Udara & Permukaan Laut

Buatan : Amerika Serikat dan Jerman

Panjang : 2,79 meter

Diameter : 127 mm

Kecepatan : 2 Mach atau 2.469 Km/Jam

Berat Hulu Ledak : 11 Kg

Total Berat Rudal : 73,5 Kg

Jarak Tembak : 9 Km

Sistem Bimbingan : Frekuensi Radio Tiga Mode Pasif / Homing Inframerah, dll

Harga Per Unit : Rp 13 Miliar (Per Tahun 2016).

Artikel Lainnya :

Youtube : SeaRam

Terima Kasih. Semoga Bermanfaat. GBU

Related Post