Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Mengatasi Kemiskinan & Pengangguran Karena Robot, AI, Komputer, Teknologi dan Otomatisasi Menurut Bill Gates dan Elon Musk (2017)

Saat ini Kemiskinan, Pengangguran, dan Ketimpangan Pendapatan. Semakin Merajalela ke Berbagai Dunia. Hal ini di Karenakan Pekerjaan Manusia Mulai di Ambil Alih oleh Robot, Kecerdasan Buatan, Teknologi dan Otomatisasi.

Sehingga Banyak Orang Menjadi Pengangguran. Pengangguran Bertambah Maka Kemiskinan Semakin Terjadi. Sehingga Orang Lain akan Sulit mendapatkan Akses Membeli Makanan Bergizi.

Bayangkan di Masa Depan, Komputer, Artificial Intelligence & Machine Learning Semakin Cerdas. Di Tahun-Tahun Mendatang Makin Banyak Terjadi Ketimpangan Kekayaan akibat Beberapa Pekerjaan di Gusur oleh Teknologi.

Apa Pendapat Elon Musk dan Bill Gates 

Bill Gates dan Elon Musk merupakan Sosok Ahli di Bidang Teknologi. Bill Gates yg Memiliki Perusahaan Raksasa Microsoft dan Elon Musk yg Memiliki Tesla, Solarcity dan SpaceX.

Mencoba Angkat Bicara Tentang Pengaruh Teknologi Terhadap Ekonomi Dunia & Kemiskinan. Dan Bagaimana Cara 2 Tokoh Terkenal ini mengatasi Permasalahan ini.

Bill Gates

Bill Gates Percaya, UNIVERSAL BASIC INCOME Solusi Mengatasi Masalah ini. Di Mana Pemerintahan Negara akan Membayar Gaji Semua Penduduknya Tiap Bulan ke Semua Orang.

Bill Gates Percaya :

Teknologi akan membuka Kesempatan Bagi Negara-Negara untuk Mengumpulkan Uang. Kemudian Uang Tersebut Dibagikan Negara untuk Membiayai Rakyat di Negaranya.  

Tetapi Bill Gates Berpikir untuk saat ini, Universal Basic Income masih sulit di Terapkan. Karena Negara Masih Belum Kaya untuk dapat Mengaji Semua Orang di Negaranya. Sehingga Saat ini Negara Hanya dapat membantu Fokus kepada Kelompok orang-orang Tertentu (Miskin).

Tetapi Bill Gates Percaya Suatu Saat Nanti Universal Basic Income dapat di Terapkan.


Contoh Saat ini Mulai di Terapkan di Negara Finlandia. Di Mana Finlandia Membayar 2.000 Orang Pengangguran Sebesar $ 587. (atau sekitar Rp 7.800.000 Perbulan).

Ada juga di Negara Kanada yg membayar Pengangguran Sebesar $ 1.400 atau sekitar Rp 18.000.000 Juta Perbulan. India, AS, dan Belahan Negara-Negara Africa juga mulai menerapkan UBI.


Di Indonesia juga Telah mulai menerapkan mirip Universal Basic Income dalam Program Jokowi Kartu Keluarga Sejahtera atau Kartu Combo yg mengaji Penduduk Miskin Sebesar Rp 110.000 Per Bulan untuk 6.500.000 Keluarga Miskin di Indonesia. [Per Tahun 2016]

Program Jokowi Tersebut Terbukti Ampuh Menurunkan Tingkat Kesenjangan Kemiskinan.

Elon Musk
Elon Musk mengatakan

Robot Masa Depan akan Jauh Lebih Hebat dari Manusia. Saya Berpikir Kita Harus Menerapkan Program Universal Basic Income. Karena Tak ada Pilihan dan Cara Lainnya.

Sisi Negatif UNIVERSAL BASIC INCOME
Menerapkan UBI Bukan Berarti Manusia Menjadi Malas Bekerja Karena di Gajih Negara Tiap Bulan ke Rekening Bank-nya masing-masing. Sekalipun beberapa orang ngga bekerja. 

Manusia akan Tetap Bekerja di Bidang-Bidang Tertentu yg Tak Terjangkau Robot. Sisi Positif, Pekerjaan yg dianggap rendah. seperti Pembantu, Tukang, Petani, Sedot WC, PKL, Pembersih Selokan, dll Apabila UBI di Terapkan akan meningkatkan Pamor Pekerjaan Rendahan Tersebut dan membuat Penghasilan mereka menjadi Sangat Tinggi (Kaya).  

Sisi Negatifnya Apabila UBI di Terapkan di Seluruh Dunia. Dapat Memicu Persaingan Ekonomi Sangat Ketat antar Negara.

Negara Maju akan dapat mengajih seluruh penduduknya dengan uang yg sangat besar tiap bulan sehingga kehidupan mereka menjadi Nyaman.


Sedangkan Negara Berkembang hanya dapat mengajih ke beberapa kelompok orang Tertentu (Kaum Miskin). Sedangkan Kaum Kaya tak mendapatkan Layanan UBI sehingga menimbulkan kecemburuan sosial dengan negara maju.

Bagi Negara Tertinggal akan Banyak yg Mengalami Kelaparan, Bencana Perang dan Kekurangan Gizi akibat UBI yg Sulit di Terapkan Karena Pendapatan Negara Tersedak dan Terjebak Utang yg Tinggi.

Artikel Lainnya :

Youtube : Universal Basic Income

Terima Kasih. Smeoga Bermanfaat. GBU