Langsung ke konten utama

Cara Proses Terjadinya Kelahiran dan Kematian Lubang Hitam Black Hole (2017)

Lubang Hitam Lahir dari Proses Kematiaan BINTANG (Matahari Raksasa). Akibat Kehabisan Bahan Bakar atau Energi.

Sehingga Bintang Runtuh. Gravitasi menjadi Tak Stabil Menyebabkan Inti Semakin Padat Karena Seluruh Materi Terkumpul ke Pusat secara Kuat. 

Akibatnya Terjadilah Ledakan disebut SUPERNOVA.

Dari Ledakan Tersebut Terbentuklah Lubang Hitam.


Lubang Hitam Kemudian Menarik Segala Sesuatu yg Berada di Sekitarnya. Entah itu Batu, Debu, Gas, Hidrogen, Bahkan Cahaya pun di Tarik ke Dalam Lubang Hitam. Sehingga ngga ada satupun yang dapat Lolos dari Hisapannya.

Semakin banyak Materi yg di Tarik. Maka Semakin Besar Pula Ukuran Lubang Hitam Tersebut.


Lubang Hitam Terdiri dari  Singularity dan Event Horizon. Di Bagian Singularity ini masih sangat misterius, Peneliti Belum mengetahui apa yang ada di dalamnya.

Peneliti Yakin. Jika Kita Masuk ke Dalam. Kita dapat Menuju ke Dunia Lain. Beberapa Peneliti Lain Yakin Bahwa dengan Mengunjungi Black Hole umur Seseorang dapat menjadi Muda. Karena Black Hole di-Percaya dapat Membelokkan Waktu.

Walaupun Peneliti Modern Saat ini Membantah Keyakinan Tersebut. Karena Teka Teki ini Belum di Ketahui. Manusia Belum memiliki Teknologi mencapai ke Pusat Lubang Hitam.

Pastinya. Ketika Objek Mendekati atau Terlalu Dekat dengan Lubang Hitam. Maka Black Hole akan memecah-mecah, menghancurkan dan meremas Objek menjadi seukuran Quantum.

Ini Ibarat mengubah ukuran Bumi seperti Biji Kacang.

Proses ini disebut SPAGHETTIFICATION


Sedangkan disisi Luar yg Lebih Jauh, Lubang Hitam akan membuat Gaya Gravitasi Tarik Menarik Kuat Mengintari Dirinya. Sehingga Menciptakan Planet, Bintang, dll.

Lubang Hitam yg Sangat Besar di Sebut Black Hole Supermasif yg berada di Tengah Pusat Galaksi.


KEMATIAN LUBANG HITAM
Lubang Hitam Mati Akibat Proses yang di sebut Radiasi Hawking. Yaitu Gejala di Mana Lubang Hitam mengeluarkan Radiasi yang memiliki Suhu dan Entropi yang di Lepaskan. Umumnya Berwarna Biru atau Putih.


Proses Lubang Hitam Kehilangan Energi Menurut Persamaan Einstein E = mc2

Agar Lebih Mudah Kita Pahami. Radiasi Hawking mirip seperti “Penguapan”. 

Radiasi Hawking di Temukan oleh Fisikawan Jenius “Stephen Hawking”.

menyatakan Bahwa Partikel-Partikel yang dihisap oleh Lubang Hitam akan di keluarkan kembali ke dalam bentuk Radiasi Hawking.

Sehingga Lubang Hitam menjadi mengecil dan kekuatan Gravitasi Berkurang. Kemudian semakin mengecil, mengecil, mengecil, meledak dan mengilang.

Kematian Lubang Hitam menyebabkan Gaya Gravitasi Hilang Total. Sehingga Planet, Bintang Kecil, Debu, Pasir, Gas dan Segala Objek yg di Tarik olehnya atau yang mengintari Lubang Hitam akan di Lepaskan secara acak tak beraturan ke Luar Angkasa.

Saat Black Hole Meledak. Kejadiaan ini ngga dapat di Amati Ilmuwan. 

Karena Prosesnya memakan waktu berjuta-juta Tahun dan Peledakan Terjadi secara Pelan-Pelan Karena Ukuran Black Hole yg Besar. Namun Peledakannya dapat di Teliti oleh Ilmuwan dari Pengamatan Sisa-Sisa Sejarah Runtuhan.

KEMATIAN LUBANG HITAM MENCIPTAKAN KEMBALI BINTANG BARU

Ketika Terjadi Proses Radiasi Hawking saat Kematiaan Lubang Hitam.

Pancaran Tembakan Tekanan Gelombang Kejut Sinar Biru atau Putih dari Radiasi Gravitasi Lubang Hitam akan menyebabkan Penyatuaan Gas, Hidrogen, Helium, Awan, Debu, Radiasi, dll 

Proses Tumbukan Tersebut Menyebabkan Lahirnya Kembali Bintang Baru. (Matahari Raksasa).

Artikel Lainnya :

Terima Kasih. Semoga Bermanfaat. GBU

Related Post