Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

AK Alfa, Senapan kalashnikov dengan Citra Rasa Israel Rusia (2017)

Rusia atau dulunya ‘Uni Soviet’. Terkenal Sebagai Pusat Tanah Kelahiran Senapan Terhebat, Tercanggih, dan Terlaris di Dunia. Yaitu Avtomat Kalashnikova AK-47.

Senapan AK47 Telah di Gunakan oleh Banyak Polisi, Penegak Hukum, Tentara, Bahkan juga di Gunakan oleh Terorist, Geng Narkoba, dan Pembunuh Bayaran.

Penjualan AK-47 Telah Tembus 100.000.000 Juta Pucuk Unit ke Seluruh Penjuru Dunia.

Begitu pula dengan Jumlah Korban yg Telah Terbunuh akibat AK-47 yg kita ketahui Telah Menewaskan Berkali-Kali melebihi Jumlah Korban Nuklir Hiroshima dan Nagasaki.

Nah Sayangnya, Walaupun AK-47 masih banyak digunakan.

Namun Ia Telah Kalah dari Segi Usia. Hal ini wajar mengingat Tahun Sejarah Produksi AK47 di Mulai Sejak 1947. Jadi udah Uzur banget nih Senapan ya,

Sebenarnya udah Kalah Bersaing dengan Senapan Modern yg Terbaru.

RUSIA-ISRAEL CIPTAKAN AK ALFA

Apa jadinya Jika Perusahaan Senjata Rusia Bekerjasama dengan Perusahaan Israel yg merupakan Tanah Kelahiran Senapan Uzi.

Senapan UZI Israel diketahui Telah Terjual hingga 20.000.000 Juta Pucuk Unit ke 90 Negara.

***


Pensiunan dari Unit Komando Israel Elit duduk di Restoran menghadap ke Laut Mediterania, Tel Aviv.

Mereka Berkumpul Membahas Senapan Serbu AK-47 yg Terkenal Legendaris dan Laris di Pasaran Internasional.

Seorang dari antara mereka bernama “Moshe Oz”. Memutuskan Mendirikan Perusahaan Teknologi Persenjataan disebut Command Arms & Accessoris (CAA).

Awalnya Perusahaan CAA menciptakan Aksesoris Senjata, Optik, Sistem Pistol, dan Senapan Produk RONI.

SETELAH 50 TAHUN SUDAH WAKTUNYA UNTUK MELAKUKAN SESUATU YANG BERBEDA
Sejak AK-47 di Ciptakan. Belum ada Modernisasi dan Terobosan Berarti dari Perusahaan Senjata Rusia Izhmash dengan Anak Perusahaan Saigan Terhadap Senjata ini.

Memang Pabrik-Pabrik Rusia Masih Memproduksi Senjata Tipe Baru yg Bahkan Lebih Canggih dari AK-47. Truck-Truck masih lalu lalang untuk mengirimkan Persenjataan ke Seluruh Dunia.

AK-47 juga masih Tetap di Produksi. Tetapi Model AK-47 Masih itu itu saja versi Lama dan masih dibuat dengan Teknologi yg Lama pula sehingga Terjebak dalam Era 1950.

Pada Tahun 2008. Pendiri dan Presiden CAA, Moshe Oz menghubungi Pihak Perusahaan Rusia Izhmash untuk mendapatkan Lisensi senjata AK ALFA.


Dengan Tujuan untuk menggabungkan Kemampuan Teknologi Israel di dalam Senjata Rusia sehingga menghasilkan Senjata dengan Citra Rasa Desain Israel-Rusia dengan Pengolahan Pabrik dan Infrastruktur yg Modern.

Perusahaan Rusia mempercayai Lisensi Kepada Israel CAA. Karena Perusahaan Israel dapat di Percaya.

Mengingat Pada Beberapa Dekade yg Lalu. Ketika Uni Soviet Runtuh.

Rusia Mengalami Tekanan Berat. Karena Model Persenjataan AK-47 di Tiru dan di Ciplak dengan Tak Menghargai Lisensi. Dari 100.000.000 Juta Pucuk AK-47 Terjual. Sebagian Besar di Jual oleh Pihak ke 3 Tak Bertanggung Jawab.

Perusahaan Tersebut berasal dari China, Yugoslavia, Korea Utara, Amerika Serikat, dll.

Mereka Menyontek Salinan Senjata dan Menjualnya untuk Meraih Keuntungan demi diri sendiri tanpa bagi Hasil.

APA YANG DILAKUKAN OLEH CAA TERHADAP AK ALFA

Oz mengatakan : Satu-Satunya masalah dengan Senjata AK ALFA adalah Desain. Ini Semua Tentang Bagaimana Senjata itu Terlihat dan Bagaimana dapat mudah digunakan oleh orang awam sekalipun.

CAA Melakukan Modifikasi Pada AK ALFA. Pertama-tama dari segi Penekanan Harga yg Lebih Ekonomis.

Kemudian Inti dari AK ALFA yg Termasuk dalam Mekanisme Shooting. (LARAS, PISTON, TRIGGER, dll). Tak akan diubah sama sekali. Tetap apa adanya dengan Kehandalan Kalashnikov.

Menurut Oz,

AK ALFA Telah memiliki Akurasi, Keseimbangan, Up Kick, dan Arah Tembakan Sasaran Lebih Tepat. Tetapi Kini Dudukan Rel Picattinny Telah dan Bisa di Tambahkan dengan Banyak Gagdet yg Lebih Panjang. Seperti Scopes, Lasers, Nigh Vision, dll. 

Sehingga Lebih Mematikan.

Jenis Amunisi Peluru menggunakan model 5,56mm, 9mm, atau 7,6mm.

Adapun Beberapa Modifikasi oleh AK ALFA Kebanyakan merupakan Bagian Luar. Seperti Bagian Receiver dan juga Menciutkan Bobot Berat Lebih Ringan Ketimbang AK-47 menggunakan Bahan Khusus.  


Popor dilengkapi Cheekpad yg dapat di atur posisi agar nyaman di Pipi. Popor dapat di Lipat ke Kiri Sehingga Tampak Lebih Pendek.

RENCANA CAA UNTUK AK ALFA
CAA Berencana untuk Menjual AK ALFA ke Seluruh Dunia dengan Harapan dapat Laris Terjual Seperti AK47. Tetapi Tetap Hati-Hati dan Terus Mematuhi Sesuai Undang-Undang di Bawah Pengawasan Pemerintahan Israel.

CAA Berharap agar AK ALFA dapat Terjual seperti Anda pergi ke Toko Wal-Mart untuk membeli susu dan mengambil sebuah AK ALFA juga.

Oz mengatakan :

Kebanyakan orang Israel Percaya Pada Pepatah. Bahwa Senjata tidak membunuh orang. Tapi orang-orang buruk lah yang membawa senjata yg membunuh orang lain.

Ada Kekhawatiran. Ketika Bangun Pagi Hari, Tiba-Tiba Senjata AK ALFA versi Israel Telah Jatuh ke Tangan Teroris.

Oz Menjawab : Kami Hanyalah Salah Satu Ratusan Produsen Senjata di dunia, Kami adalah salah satu yg Kecil. Tapi Kami berusaha menjual kepada Pihak yg Tepat. Tapi memang Sulit Apabila Pihak yg Tepat Kemudian menjual kembali ke Terorist.

Ini adalah Industri. Kita Tak Bisa Menghentikan Industri Pisau, Bukan.

Begitu pula dengan Industri senjata.

Warisan Israel adalah Bahwa Strategi Keamanan Israel Mampu Mempertahankan diri dengan Sendirinya.

TENTANG CAA :

CAA atau Command Arms & Accessoris Berpusat utama di Israel.

Induk Utama adalah Caagearup. (CAA Industries Ltd, Israel). Didirikan oleh Moshe Oz Pada Tahun 2004.

CAA memiliki Cabang Anak Perusahaan CAA USA dan Kalashnikov USA di Amerika Serikat. 

CEO CAA USA adalah Mikey Hartman. Beliau adalah Tentara Penembak Runduk IDF Israel yg menjadi Pelatih Pendidikan bagi Tentara Militer Amerika Serikat dan IDF.

Produk CAA, "AK ALFA" di Perkenalkan Pertama Kali di Jerman. Debut Awal Penjualan akan di Mulai Pada 2016 Kemudian Berlanjut ke Ferancis, Amerika Serikat dan Seluruh Dunia. 

1 Unit AK ALFA di Jual Seharga : $ 1.700 atau Sekitar Rp 22.000.000 Juta Rupiah (Kurs 13.300).

Pendirian Perusahaan CAA disetujui oleh Pemerintah Israel. Tetapi Tak Membeli Satu Unit pun dari Senapan ini. IDF Israel menggunakan TAVOR dan DAN.338

Spesifikasi AK ALFA :

~ Kaliber : 7.62, 9, atau 5,56

~ Action : Gas Operated

~ Laju Putaran / Menit : 600 / 650

~ Kapasitan Peluru : 30

~ Berat : 3,5 Kg


Artikel Lainnya :

Youtube : Israel AK ALFA

Terima Kasih. Semoga Bermanfaat. GBU