Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

600 Orang Indonesia Telah Bersatu dgn Khilafah ISIS. Rektor, Mahasiswa, Pilot, PNS, TNI, Pejabat, Ahli Ekonomi Turut Bergabung (2017)

Kapolri Jenderal Tito Karnavian Pada Akhir 2016. Telah Memberikan Data Informasi Terkait Orang-Orang di Indonesia yg Telah Hijrah dan Bergabung dengan ISIS atau Islamic State atau Daulah Islamiyyah.

Jumlah WNI yg Bergabung ISIS mencapai 600 Orang Sepanjang 2014-2016. Menurut Catatan Saya. Sahutnya.

Sebagai Informasi bagi Anda.

Tujuan ISIS, Hanya 1

Yaitu Menegakkan dan Mendirikan Kembali Bumi Khilafah yg Dulu Telah Pernah di Hancurkan oleh Tentara Salib pada Zaman dulu kala.

Bagi Pemerintah Republik Indonesia. ISIS di Sebut “Kelompok Terorist”.

Melalui Media Dabiq. ISIS Menyangkal dirinya Sebagai Kelompok atau Terorist. Tetapi Menyatakan Dirinya Sebagai “Negara Daulah Islamiyyah”.   

MEREKA YANG BERGABUNG DENGAN ISIS

Banyak Informasi HOAX atau Berita Bohong Menyebutkan Bahwa Orang-Orang yg Bergabung dengan ISIS

adalah Mereka-Mereka yg Miskin, Pengangguran dan Kurang berpendidikan.

Anggapan Tersebut Ternyata Keliru.

Rektor Perguruan Tinggi, Mahasiswa, Ahli Ekonomi, Ahli Medis, Pegawai Negeri Sipil (PNS), Lulusan Sarjana S2, TNI, dan Pilot. Di Ketahui Telah Bergabung dgn ISIS.



Foto :  Mahasiswa Alfian Nurzi, Anggota  yg Tergabung dalam Islamic State
Mereka Bukan Merupakan orang bodoh.

Salah Satunya adalah Mahasiswa UNAIR Kelahiran Trenggalek 30 Desember 1993 yg Kini Telah Bergabung dengan ISIS di Suriah.

Foto : Zefrizal, Salah Satu Anggota ISIS
Beliau (Zefrizal) Pernah Menjadi Juara Olimpiade Astronomi di Ukraina Pada Tahun 2007 yg Lalu saat duduk di Bangku SMPN Trenggalek.

Membuktikan Sosok Tersebut Begitu Cerdas.

Menristekdikti RI Muhammad Nasir mengungkapkan dalam dunia Pendidikan.

Ada Calon Rektor di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yg di Ketahui juga Telah Bergabung dengan ISIS.

Kalangan Menengah & Kaya

Tak Hanya dari Kalangan Cerdas dan Berpendidikan saja.

WNI yg Berasal dari Kalangan atas Menengah & Kaya juga diketahui Telah Bergabung dengan ISIS. Bahkan Mengajak Anak & Istrinya untuk Hijrah Menegakkan Kembali Kekalifahan.

Membuktikan Bahwa Informasi dari Media-Media yg menyebut orang-orang yg bergabung dengan ISIS hanya berasal dari Kalangan Pengangguran & Miskin merupakan anggapan Keliru dan Berita Bohong (HOAX).

Seperti Dwi Joko Wiwoho dari PTSP (Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu).

Triyono Utomo Abdul Sakti dari Kepala Subdriektorat Penerimaan Negara Bukan Pajak Non SDA,

Foto : Kapolri Jenderal Tito Karnavia
Harits Abu Ulya dari Community Of Ideological Islamic Analyst mengatakan :

Fenomena ini mematahkan persepsi sebelumnya di mana paham radikalisme cenderung menyasar masyarakat kelas ekonomi ke bawah.

Yang selama ini dibangun opini, mereka pindah ke Suriah karena faktor ekonomi. Padahal ternyata tidak demikian kan. Sahutnya

Artikel Lainnya :

MENINGGAL DI SURIAH & IRAK

Kebanyakan Warga WNI yg Bergabung dengan ISIS Telah Meninggal. 

Akibat Serangan Gempuran Militer Keroyokan dari Amerika Serikat, Rusia, Ferancis, Kurdi, Irak, Iran, Turki, Suriah, Belgia, Australia, Kanada, United Kingdom, Yordania, dll

Jet-Jet dan Drone Amerika Serikat diketahui merupakan Sosok Pembunuh yg Paling Banyak Membunuh WNI. 


Amerika Serikat diketahui Paling berambisi untuk menghancurkan Khilafah ISIS agar ngga terbentuk atau berdiri Tegak seperti dulu lagi.

Negara Rusia Melalui Blok yg Berbeda Visi & Misi. Juga Turut menjadi Kandidat Pembunuh Paling Banyak.

Foto : Tentara Spetsnaz Rusia Bertugas di Suriah
Nah, Sisanya WNI yang belum sempat Bergabung ke Suriah & Irak.

Telah di Tangkap Kemudian di Jebloskan ke Dalam Penjara.

Salah Satu yg di tangkap di Penjara Indonesia adalah Ustad Abu Bakar Ba’asyir.

Foto : Abu Bakar Baashir
Beliau Bahkan dengan Lantang Secara Terang-Terangan mengaku dirinya Pendukung ISIS (Islamic State). Walaupun Tau dirinya Bakal di Penjara.

Terima Kasih. Semoga Bermanfaat ya. GBU