Langsung ke konten utama

Amerika Serikat Beli Teknologi Israel Penjaga Tembok Perbatasan Sepanjang 3.650 Km (2017)

Pembangunan Tembok di Perbatasan Amerika Serikat-Meksiko memang telah menjadi Kontroversi. 

Bukan karena Pendiriannya yg memisahkan diri dengan negara tetangga Meksiko. 

Meksiko ngga melarang pemerintah AS mendirikan Tembok. 

Tetapi menjadi kekecewaan adalah ditemukannya lebih dari 500+ mayat setiap tahun di depan tembok tersebut.

Tembok AS membentang sepanjang 3.650 Km. telah ada berdiri sejak lama.

Lokasi Tembok melewati Hutan, Gurun, Perkotaan, Desa-Desa, Garis Pantai, bahkan hingga melewati Perbukitan. 

Penjagaan berada di bawah pimpinan US CUSTOMS and BORDER PROTECTION. 

Memiliki sekitar 463.000 Polisi dan Tentara Patroli yg berjaga-jaga setiap harinya disana. Di lengkapi pula dengan Pesawat Drone tanpa awak. 


PADA AWALNYA

Pada awalnya, Tembok dibangun dengan maksud dan tujuan mencegah Geng Narkoba yg Sangat Jahat. 

Seperti Mara Salvatrucha atau MS13.


Ini adalah Gengster Pengendar obat-obat terlarang yg telah mendirikan Basis di Amerika Serikat. Mereka sangat sulit terlacak.

Suplai Narkoba mereka berasal dari Meksiko, El Savador, Honduras, Guetamala, Nikaragua, dll.

Terdapat pula, Gengster-Gengster Narkoba dari Kelompok lain. 

Sebagai informasi bagi Anda. Gengster Narkoba ini dianalisis atau diperkirakan mampu menghasilkan Pendapatan Sebesar $ 19 - $ 29 Miliar Dolar Per Tahun (Sekitar Rp 385 Triliun Rupiah). 

Walaupun dihalang oleh Tembok. Mereka diketahui entah bagaimana caranya tetap dapat masuk. 


Tak main-main pula, Gengster ini memiliki Senjata yg dapat melawan aparat keamanan.

Tembok selain didesain untuk menghalangi pengedar Narkoba. Juga mengatasi Imigran Asing yg kebanyakan berasal dari Africa dan Timur Tengah. 


Mereka pengen mencari Penghidupan Rezeki dan Pekerjaan Layak di Amerika Serikat untuk meraup sedikit Kue dari mata uang Dolar.

Ada pula Perdagangan Manusia dan Perburuan Hewan Satwa Liar. 

Namun, Ketika Pemerintahan Presiden Donald Trump. 

Arti Penting Tembok di Perluas Lagi dalam mencegah aksi yg Trump katakan sebagai Penyusupan Imigran Terorist-Terorist Islam Radikal.


BELI IMPOR TEKNOLOGI KEAMANAN PAGAR TEMBOK DARI ISRAEL

Jumlah biaya Infrasturktur Tambahan untuk membangun Tembok Penghalang atas keinginan Donald Trump membutuhkan uang senilai $ 21,5 Miliar atau sekitar Rp 285 Triliun

pagar+amerika+serikat.jpg (661×473)

Ini merupakan rincian biaya untuk pengerjaan Lokal yg dikerjakan oleh Perusahaan-Perusahaan Amerika Serikat. 

Meliputi Beton, Pengalian Tanah, Semen, Besi, Upah Tenaga Kerja, dll

Untuk Urusan Teknologi dikerjakan oleh Perusahaan asal Israel. Elbit System. Tetapi besaran Nilai Biaya tak dipublikasikan.

Teknologi yg diimpor dari Israel meliputi Sistem Menara Sensor yg mampu mendeteksi, memantau, mengidentifikasi dan mengklarifikasi aktivitas Perbatasan.


Di Lengkapi juga Teknologi yg terpasang di Tanah untuk mendeteksi adanya Pengalian Terowongan yg mencurigakan. 

Radar Perbatasan, Kamera Siang / Malam dan Perangkat Lunak Software Komando dan Kontrol yg Terhubung ke Menara Sensor Pengawasan sebagai Integrator Sistem Program IFT.  

Menara bekerja memberikan Gambaran Pemandangan Operasi bagi Pengawas secara Jarak Jauh dan Terus menerus 24 Jam. 

Pemerintah AS Sejak Lama telah berjuang mengatasi hampir 200.000 Imigran Ilegal Penyusup. 

Nah, disini lah Teknologi Israel dapat memberikan Kontribusi.


Selain Amerika Serikat. Pada Tahun 2016. 

Negara Kenya juga telah menandatangani Pembeliaan Teknologi asal Israel untuk membangun pengawasan Tembok sepanjang 708 Km. Demi menghalangi Jalan masuk bagi Terorist Somalia.



TEKNOLOGI-TEKNOLOGI PERBATASAN TEMBOK ISRAEL

Amerika Serikat memilih Perusahaan Israel Elbit System melalui Anak Usaha Elbit System of America dalam menyelesaikan dan membangun "Tembok Perbatasan Cerdas" untuk menjaga wilayah sepanjang 3.560 Km. 


Keberhasilan ini setelah melalui Perdebatan Panjang dengan Kongres dan Anggaran Biaya yg Semakin Minim di Amerika Serikat akibat utang publik yg semakin mengunung. 

Entah ini bercanda, Presiden Donald Trump sempat meminta anggaran biaya tembok tersebut malah dibayar oleh Meksiko. 

Sebenarnya, Israel memiliki Beberapa Teknologi Tembok Lain yg mungkin dapat menarik perhatian Pemerintah AS. 

Tetapi berhubung dana anggaran kurang mencukupi bagi Pemerintah AS. Sistem Elbit System menjadi Pembeliaan Pertama.

Teknologi MPREST dari Israel dapat menjadi Tambahan Sinergi untuk membentuk Benteng Tembok Pengaman yg Semakin Kuat. Dengan Penambahan Sektor Anti-Penyusupan dari dalam dan IT.


Teknologi VBC dari Israel juga menarik. Karena menggunakan Kemampuan dari Perpaduaan Satelit Luar Angkasa, Kaloborasi Drone, Sistem Anti-Drone, Cyber Computer, dan Pagar Virtual Digital Kasat Mata.


Teknologi Magal Security dari Israel juga menarik. dimana dapat menambah Kemampuan Tembok Perbatasan AS ketahap Keamanan yg Lebih Tinggi di Lengkapi dengan Gelombang Pagar Elektro.


Terima Kasih. Semoga Bermanfaat. GBU

Related Post