Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Perbedaan Cryptocurrency di tambang dan tanpa pertambangan (2017)

Berdasarkan Pasokan Beredar. Crytocurrency dibedakan menjadi 2. Yaitu ‘Mineable’ dan ‘Not Mineable’ Bahasa Indonesia yaitu Di Tambang dan Tanpa Pertambangan.

Contoh Crytocurrency ditambang adalah Bitcoin, Ethereum, Litecoin, Dash, Bitconnect, Monero, Zcash, Hshare dll.


Contoh Crytocurrency Tanpa Pertambangan adalah Ripple, NEM, NEO, IOTA, Qtum, Cardano, List, Stellar. Dll.

Crytocurrency Not Mineable dibagi kembali menjadi 2.

Berdasarkan COIN dan TOKEN.

Umumnya menggunakan ERC20.

Contohnya OmniseGO, Tether, ATMCHAIN, EOS, Ardor, Augur, TRON, TenX, Metal, Walton, GAS, Golem, Populous, Maidsafecoin, dll.

Nama-Nama diatas Nampak Tanpa Pertambangan. Sebenarnya menggunakan Platform Ethereum. Menginang dengan induk utamanya yg menggunakan Pertambangan/Mineable.


Ada hal membingungkan seperti Ripple, NEM, NEO, IOTA, dll

Sistem dapat bekerja tanpa  Pertambangan dan Tanpa ERC20.

Mata Uang Digital Not-Mineable ngga memerlukan Komputer CPU, GPU atau ASIC 

Lalu bagaimana proses mata uang digital not mineable dapat berjalan ya…?

Berdasarkan data Coinmarketcap.com dari 20 Mata Uang Digital Populer di dunia. 10 diantaranya Tanpa Pertambangan.

Hingga Saat ini Tetap Eksis. Salah satunya bernilai Rp 94 Triliun Rupiah. Sebuah angka yg Fantastis.

Untuk Mata Uang seperti BITCOIN memerlukan Komputer sebagai Pertambangan Mining.

Hal ini dapat dimaklumi agar BITCOIN mampu untuk membayar biaya transaksi pengiriman uang. Karena untuk mengirimkan sebuah uang membutuhkan daya listrik atau Hashpower.


Tapi Sebut saja uang digital IOTA. Tanpa Pertambangan. Tanpa Rantai Block, Tanpa Blockchain. Mampu mengirimkan Transaksi uang dengan Cepat  dengan Biaya Potongan 0.

Tak seperti BITCOIN, ETHEREUM, LITECOIN, dll

Apabila kita mengirim uang ke rekening dompet virtual orang lain. Membutuhkan Potongan biaya bagi Jasa Miners sebagai pihak tengah untuk memastikan pengiriman uang dapat berjalan lancar, aman dan tepat.


Pada awalnya, Mata Uang berbasis Not Mineable melakukan Circulating Supply melalui ICO.

Tak perlu menunggu lama.

Uang didistribusikan secara langsung ke Investor dengan jumlah Total Supply yg Telah di Tentukan.

Beberapa hari kemudian setelah harga UANG melonjak. 

Investor dapat menjual ke Pihak lain. Begitu seterusnya. Yang Lain menjual/membeli dengan Pihak Lain. Hingga membuat Harga semakin Mahal.

Sedangkan Mata Uang Berbasis Mineable membutuhkan Komputer untuk melakukan Perhitungan memecahkan Algoritma Matematika yang dihargai dengan Hadiah berupa COIN yg bersangkutan. Komputer Pertambangan (Cloud Mining) juga digunakan untuk Fee Transaksi.

Mata Uang IOTA Tanpa Konsep Pertambangan. 

Ada yg Tahu mengapa IOTA bisa mengirimkan uang dengan Biaya Fee 0.

Bagaimana cara kerja Not Mineable.

Hal ini memusingkan saya berhari-hari…?

Bagaimana seandainya mata uang berbasis Not Mineable dibawa ke Luar Angkasa dari Bumi ke Mars. Ngirimnya memakai apa ya.

Crytocurrency berbasis Pertambangan prossesing pengiriman transaksi menggunakan Jaringan Miners. Komputer ASIC, Listrik, dll sudah siap di Transfer ditembakkan ke Bumi-Mars.

Kalau Uang Not-Mineable. Kirimnya pakai apa apabila menuju ke Planet Mars di Luar Angkasa,

Siapa yg menyediakan Tenaga Listrik, Jaringan, dll.


Menurut saya uang non-pertambangan seperti Ripple, IOTA, Waves, NEM, Tak akan berfungsi di Luar Angkasa. Karena hanya dapat bekerja di dekat yg berhubungan dengan Infrastruktur Internet, Sensor, Kulkas Pintar, Kamera, Smartphone, Laptop, Perangkat NFC, LoT, dll

Keunggulan Cryptocurrency tanpa-pertambangan terletak pada biaya Transaksi super murah bahkan bisa 0.

Tetapi Bitcoin, Ethereum, Zcash, Zcoin, Dash, Litecoin, dll berfungsi dengan Baik apabila dibawa ke Luar Angkasa Karena memiliki Tenaga & Daya dari Mining Pool/Cloud Mining/Miners.

Semakin jauh dan ingin semakin cepat transaksi di Konfirmasi.

maka ada harga yg harus di bayar.

Infrastuktur Uang berbasis Pertambangan tersedia lengkap.

Penambang bisa upgrade menggunakan SUPER KOMPUTER KUANTUM. Bukan pake ASIC lagi.

Tapi Mencoba mencari-cari kinerja not mineable.

nemu Youtube dibawah ini. Tapi saya masih Kebingungan...?

Artikel Lainnya :


Terima Kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU