Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Butuh 36 Tahun Bagi China dan Amerika Serikat kejar ketertinggalan Teknologi Israel Drone Loitering Munition (2017)

Loitering Munition atau bisa disebut juga sebagai Drone Kamikaze atau Drone Bunuh Diri adalah Sebuah Senjata dimana merupakan Gabungan antara ‘Drone’ dan ‘Hulu Ledak Bom’.

Konsep Loitering Munition sebenarnya sama seperti Rudal Jelajah atau Rudal Balistik ICBM. Namun dibeberapa Karakteristik berbeda.


Drone Kamikaze dapat dilepas dari Truck Darat, Kapal Perang, Pesawat Angkut, dll. Sehingga Tak membutuhkan Platform Infrastruktur Peluncuran yg Mahal.

Apabila ngga dibutuhkan untuk melumpuhkan Target. Drone Bom ini dapat Kembali mendarat ke tempat asal.

Hal ini ngga mungkin dilakukan Rudal Jelajah Tomahawk, Harpoon dan Kalibrn.

IAI HAROP dan POLEMIK KETERTINGGALAN AMERIKA SERIKAT SELAMA 34 TAHUN
Harpy-NG-1021.jpg (657×400)

IAI Harop adalah Drone Bunuh Diri Pertama di dunia yg diciptakan oleh Israel Pada Tahun 1980. Mengambil Konsep dari Rudal Delilah dan Rudal Jericho.

4 Tahun kemudian, Amerika Serikat mengejar ketertinggalan dari Israel dengan menciptakan AGM-136 Tacit Rainbow. Dikerjakan oleh 3 Gabungan Perusahaan AS. Yaitu Boeing, Northrop dan Texas Instruments.

Namun Pada Tahun 1991. AGM-136 dinyatakan Proyek Gagal yg telah menghabiskan Miliaran Dolar.


Sebelumnya, Pada Tahun 1995. Lockheed Martin berjuang membangun Teknologi yg disebut ‘JASSM’. Namun dihentikan sementara karena belum memiliki modal atau terkendala biaya dana pengembangan.

Pada Tahun 2002. Amerika Serikat mencoba kembali membangun senjata Drone Loitering Munition yang disebut XM501.

XM501 Dikerjakan oleh 2 Perusahaan Gabungan. Lockheed Martin dan Raytheon. Menggunakan 3 mode panduan GPS/INS, Laser Homing Semi aktif, dan Pencitraan infra merah otonom. Dengan Pembaharuan Jaringan Datalink untuk penerbangan, penargetan ulang dan gambar.

Namun Pada Tahun 2011. XM501 Dinyatakan Gagal. Karena mengalami berbagai masalah kinerja.  

Lockheed Martin dan DARPA (Badan Defense Advanced Research Projects milik Pemerintah AS) kemudian menghidupkan kembali program yg telah lama tertunda sejak 1995. yaitu JASSM.

Dengan upgrate besar-besaran dan Dana Riset yg berlimpah. Pada Tahun 2014. Amerika Serikat melalui Pentagon secara resmi memperkenalkan senjata Drone bunuh diri yang disebut LRASM AGM-158C.


Dengan menggunakan Sensor Frekuensi Radio Multi Mode, Data Link baru, Altimeter dan Sistem Tenaga yg baru.

Pada Tahun 2018. Senjata Drone AGM-158C siap beroperasi dan diproduksi massal oleh Perusahaan AS Lockheed Martin. 1 Unit AGM-158C Seharga $ 1 Juta dolar atau Sekitar Rp 13 Miliar Rupiah.


Untuk Menciptakan AGM-158C yg Sempurna. Amerika Serikat membutuhkan waktu 34 Tahun untuk mengejar Ketertinggalan Teknologi dari Israel.

Sebagai Informasi bagi teman-teman. Amerika Serikat berjuang sangat keras sesembari tertatih-tatih dalam program drone untuk berusaha mengejar Teknologi Militer Israel.

Drone Pertama Militer Amerika Serikat adalah AAI RQ-2 PIONEER.


Drone ini dikembangkan atas bantuan kerjasama Israel. Sebelumnya, Israel sudah melangkah 13 Tahun Lebih Awal dengan Ilmu Pengetahuan Drone Tadiran Mastiff. Khusus untuk Kategori Drone Modern Pengintai & Peperangan.

AAI RQ-2 PIONEER adalah Drone Pertama Amerika Serikat yg membuat Tentara Manusia bertekuk lutut menyerah kalah terhadap Pesawat Robot Pada Perang Teluk Irak 1991.

Namun, Amerika Serikat diakui pula mampu & piawai memiliki Teknologi Penciptaan Drone Mandiri dari Perusahan-Perusahaan Pertahanan Lainnya tanpa tergantung dari Israel.

AGM-158C membuktikan Amerika Serikat bisa menciptakan yg lebih baik dari IAI HAROP Israel. Walaupun harus tertinggal 34 Tahun.


Versi Teknologi HAROP terbaru milik Israel berupa NG Anti-Radiation. Dapat menyerang hingga 1.000 Km dengan Durasi Terbang Pengintaian selama 9 Jam.


HAROP Telah digunakan dalam Perang Ajerbaijan VS Armenia (Nagorno-Karabakh). Dimana Bus berisi Tentara dan 3 Tank menjadi santapan sasaran empuk yg mudah bagi Harop.

TIRUAN Dari NEGARA TEMBOK BESAR CHINA

Pada Tahun 2016. Pemerintah China memperkenalkan senjata Drone Loitering Munition. Disebut dengan ASN-301.

Tampilan Hampir mirip menyerupai IAI HAROP buatan Israel yg diciptakan 36 Tahun yg Lalu sejak artikel ini ditulis bagi Anda.

Dari bentuk dimensi, Tabung Peluncuran yg menggunakan Truck, hingga Desain.

Sekilas 100% Hampir mirip Tanpa ada Beda.

Tahun 1994. Pemerintah China diketahui Pernah membeli Teknologi IAI HAROP senilai $ 55 Juta dolar dari Israel.

Tak diketahui bagaimana sejarah China mampu meniru Senjata ini karena belum ada informasi yg dapat diungkap.



IAI HAROP memiliki berbagai bentuk. Mulai dari yg terkecil sampai yg terbesar. (Rotem, Green Dragon, Harphy, Hero dan Harop) Semakin Besar ukurannya semakin jauh rentangan jangkauan terbangnya dan semakin besar pula daya ledakannya.

ASN-301 juga memiliki varian yg sama. Mulai dari yg terkecil sampai yg terbesar dan dapat pula melakukan ‘Autonomous group’ seperti IAI HAROP.


Terima Kasih. Semoga Bermanfaat ya. GBU