Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Korea Selatan Instal Senjata Rudal Israel Spice2000 di F-16 dan mencoba meniru Drone Skylark II dan Duke Robotics (2017)

Ketegangan antara Korea Selatan dan Korea Utara semakin memanas. Boikot Embargo dan Tekanan yang diberikan oleh Jepang, Amerika Serikat, Korea Selatan dan PBB. Nampak tak membuat Presiden Korea Utara ‘Kim Jong un’ menjadi Gentar atau Takut.

Amerika Serikat dan China turut pula memutuskan Memboikot Perdagangan Ekonomi dengan Pihak Korea Utara di Perbatasan.

Teguran Keras berkali-kali yang diberikan oleh Presiden Donald Trump kepada Manusia Roket (RocketMan). Nampak hanya angin Lalu. (Rocketman, sebutan Donald Trump untuk Kim Jong un).

Korea Utara kembali meledek Donald Trump sebagai “Orangtua Gila” dan menyebut Pemerintahan AS sebagai ‘GENGSTER’.

2 Minggu setelah AS menjatuhkan Sangsi yg Lebih Keras kepada Negara Pimpinan Kim Jong un.

Presiden Kim Jong un justru memperkenalkan Rudal ICBM Nuklir Terbaru yg Lebih Canggih dan Lebih Panjang. Disebut HWASONG-15.

Korut Kemudian mengancam menghancurkan Amerika Serikat dengan Nuklir. Termasuk membumihanguskan Korea Selatan apabila mengizinkan Militer AS yg berpangkalan di Korsel menggempur mereka.

KOREA SELATAN MENGINSTAL SPICE2000

Untuk mempertahankan dirinya. Selain dilindungi oleh Militer Amerika Serikat.

Korea Selatan turut pula mengembangkan Teknologi Militer Mandiri dan Membeli Perangkat-Perangkat Senjata Canggih dari Amerika Serikat dan Israel untuk melindungi Serangan Korea Utara apabila Terjadi Peperangan.

ROKAF atau The Republic of Korean Air Force menyampaikan dari Situs Berita KForce Bahwa Angkatan Udara Republik Korea Selatan telah selesai menginstal Senjata SPICE2000.

Pilot ROKAF mengatakan :

Kami telah melakukan yang Terbaik untuk menguasai kemampuan senjata Pesawat Tempur KF-16 (F-16 versi Korsel) dan Spice2000. Sahutnya.

Senjata Rudal Peluru Kendali Spice2000 dibeli oleh Pemerintah Seoul Korea Selatan dari Perusahaan Israel Rafael Advanced System Pada Tahun 2015 yg lalu.


Spice2000 adalah Rudal Bom Cerdas bersayap dengan Presisi Tembakan Tepat Hemat Biaya.

Mampu menghancurkan Target yang tersembunyi dibalik Gunung. (Air to Surface)

Teknologi yg ada Pada Spice2000 dipandu oleh Electro Optic, GPS/INS, Algoritma Unik dan Satelit. Dengan Tingkatan CEP Rendah.

Bertindak pula menjadi Otonom, Fire and Forget.

Spice2000 Kebal Terhadap Berbagai Kondisi Cuaca Buruk.


Israel memiliki 3 Versi untuk Varian Bom Rudal SPICE. Mampu menghantam Target dari 1 Km – 100 Km. Namun versi Korea Selatan membeli Varian yg mampu mencapai 60 Km saja.

DRONEBOT

Korea Selatan juga Terinspirasi dari Israel. Tentang sebuah Batalion yg disebut Penunggang Langit mampu melakukan Pengintaian jauh ke dalam ruang udara lawan dan mengumpulkan intelijen.

Versi Korea Selatan disebut DRONEBOTS.


Dronebot, Kombinasi Kata-Kata Pesawat tak berawak dan robot. Angkatan Darat berencana untuk mendirikan sebuah organisasi khusus untuk memimpin pengembangan dronebots, membentuk platform standard dan memperluas program dronebot berdasarkan fungsinya sebagai ‘game changer’ dalam peperangan.

Pejabat Korea Selatan mengaku bahwa mereka meniru unit militer sejenis yang ada di Israel.

Mengacu Pada Teknologi Israel Skylark dan Tikad Duke Robotics.


Tikad+Drone+Israel.jpg (720×480)

Dalam melakukan Peniruan, Korea Selatan mengklaim saat ini sedang bermasalah dengan bagaimana meningkatkan Energi, Daya Ketahanan, Komunikasi Datalink, dan Kemampuan Jangkauan seperti yg dimiliki oleh Teknologi Israel.

Pada Tahun 2007. Pemerintah Korea Selatan membeli Teknologi Drone SkyLark II dari Israel.


Terima Kasih. Semoga Bermanfaat ya. GBU