Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Amerika Serikat Hentikan Bantuan untuk Pemberontak Suriah FSA. Kini AS 100% mendukung Penuh Kepada Orang-Orang Kurdi (SDF dan YPG) (2018)


Pada awalnya, Amerika Serikat membantu Pemberontak Oposisi Suriah untuk berjuang mengalahkan Presiden Syiah Bashar al Assad dan ISIS.

AS memberikan bantuan Persenjataan, Pelatihan dan Dana Keuangan.

Namun. Presiden Trump Telah Resmi mengakhiri Program Tersebut. Keputusan ini datang setelah CIA menginditifikasikan bahwa Program ini memang bermasalah sejak lama.

Bantuan Senjata yg diberikan oleh AS kepada Pemberontak Suriah entah mengapa banyak jatuh ke tangan ISIS. 

Pemerintah Washington mengalami kebingungan mana yg kawan mana yg lawan.

Sejak awal ada keraguan bahwa mempersenjatai kekuatan ini tidak terorganisasir

AS kesulitan memprediksi loyalitas kesetiaan para pemberontak suriah yg diteruskan digunakan untuk justru melawan Pasukan Amerika Serikat dan Sekutu kita

Sahut Direktur CIA yg Bertugas di Irak dan Suriah. David Petraeus

Foto : Tentara SDF (Kurdi) dan YPG dengan Latar Belakang Perlindungan Tank Stryker Amerika Serikat
PERANG SURIAH & IRAK MENELAN 500.000 RIBU KORBAN ORANG TEWAS
Pada Tahun 2018. Peperangan di Suriah & Irak Tak menunjjukkan Tanda-Tanda adanya Penurunan.

Setelah Kekalahan ISIS atau Khilafah Islamic State. Pengaruh Bashar al Assad semakin Kuat. Sehingga membawa Perang ke Tahap Dimensi yg Lebih Ganas.

Turki dan Kurdi. Secara Kompak Tak menginginkan Assad Berkuasa.

Begitu pula sebaliknya, Turki yg didukung oleh Pemberontak Suriah Free Syria Army. Tak menginginkan Dominasi Kurdi. Turki menganggap Kurdi sebagai Terorist.

Mereka Saling Berperang Satu antara yg Lainnya.

Foto : Presiden Syiah Assad dan Presiden Rusia Vladimir Putin
Presiden Assad yg didukung oleh IRAN, HIZZBULAH dan RUSIA mengambil Kesempatan untuk menjalankan misi Pertempuran baru untuk membuka Kawasan Dominasi Pengaruh yg Lebih Luas.

Sedangkan Hubungan Turki dan Amerika Serikat semakin memburuk. Setelah Turki bersama Pemberontak Suriah FSA (Free Syria Army) menyatakan Perang Kepada ‘Suku Kurdi’ dalam operasi yg bertajuk Sandi Operation Olive Branch.


Permasalahannya saat ini. Amerika Serikat Telah Memilih ‘KURDI sebagai SAHABAT SEJATI’.

Disisi Lain. Pada Bulan Februari 2018. Tentara Syiah Suriah yg didukung oleh Angkatan Bersenjata Syiah IRAN, Hizzbulah dan RUSIA. 

Dengan Kekuatan Tempurnya. Secara Leluasa melakukan Penghancuran Total Terhadap Propinsi Ghouta yg dihuni oleh Mayoritas Warga Arab Islam Sunni.

Kalangan Sipil dibantai dan dibunuh tanpa peduli dengan Senjata-Senjata Mutakhir. Mereka di Tembak dan di Hujani Bom melalui Udara. FSA Gagal melindungi Kota ini dari Serangan Assad.

Youtube : Keadaan Kota Ghouta

AS enggan melindungi dan menolong Kota ini dari serangan Jet-Jet Tempur Rusia. 

Karena AS menganggap Pemberontak Suriah (FSA) dan Turki sebagai Penghianat.

Sedangkan Pasukan Turki mengalami Hari-Hari yg Sibuk menghadapi Peperangan melawan Kurdi yg didukung oleh Amerika Serikat.

Arab Saudi dan Sekutu Arab Tak Dapat Berbuat Banyak Membantu Kaum Sunni Sesamanya. Karena mengalami Kelelahan & Kewalahan melawan Syiah Houthi di Yaman.

PBB Tak dapat berbuat apa-apa. Karena yg berkuasa atas Peperangan ini (Assad, Hizzbulah + Iran) hanya ingin diperintah oleh Rusia.

BENTROKAN BERBAHAYA ANTARA TURKI DAN AMERIKA SERIKAT
Jumlah Tentara AS meningkat di Suriah. Dari Semula 700 Pasukan menjadi 2.000 Pasukan.

AS membentuk Pangkalan Artileri dan Gelembung Perisai Udara yg dilindungi oleh Pesawat Tempur F-22 Raptor di wilayah SDF.

Sebagai Informasi. SDF dibentuk Pada Tahun 2015. SDF adalah Suriah Demokrasi Force.

Orang-Orang SDF Sebagian Besar merupakan Suku Kurdi. Walaupun sebagian ada juga Suku Arab.

Suku Kurdi berdominasi di wilayah ‘Utara Suriah’ dan ‘Utara Irak’.


SDF didukung pula oleh YPG yg juga merupakan Suku Kurdi. Turki menganggap Kurdi sebagai Terorist. Tetapi AS menganggap Kurdi sebagai Sekutu untuk melawan ISIS dan ASSAD.

Pada Tahun 2018. Amerika Serikat memberikan Pelatihan dan Senjata Kepada Kurdi. Termasuk Dana Keuangan Sebesar $ 300.000.000 Juta Dolar.

Pada Tahun 2019. AS meningkatkan Bantuan kepada Kurdi sebesar $ 550.000.000 Juta Dolar.

Perang yg dilancarkan oleh Turki dan FSA apabila menusuk Jauh ke Jantung Kurdi. Dapat di Pastikan Bersenggolan dengan Tentara AS. 

AS dipastikan Tak segan-segan melancarkan tindakan balasan menggunakan Serangan Artileri & Jet Tempur Apabila Turki menembus Garis Perbatasan di Kurdi.

Sebelumnya, Pemerintah Turki melalui Presiden Recep Tayyip Erdogan telah mengeluarkan Kecaman Berniat Memberikan Tamparan Otttoman kepada Tentara AS yg berada di Suriah

Paul Funk, Komandan AS di Kurdi mengatakan : 

Apabila Anda memukul Kami, Kami akan merespons dengan Agresif. Kami akan membela diri. Sahutnya. 

Youtube : Pangkalan Artileri AS di wilayah SDF yg digunakan untuk melindungi diri dari ISIS, Grup Rezim Syiah Assad, dan Turki + FSA 

Artikel Lainnya :

Terima Kasih. Semoga Bermanfaat ya. GBU