Langsung ke konten utama

Sejarah Perang Amerika Serikat VS Kerajaan United Kingdom (Inggris) Tahun 1812 (2018)

Pada Tanggal 30 Januari 2018. Presiden Amerika Serikat Donald Trump melakukan Pidato Kenegaraan didepan Kongres Washington menyikapi Perkembangan dunia yg semakin pesat dan Persaingan Ekonomi yg semakin sengit tak menentu.

Dalam Isi Pidato. Trump menyatakan mengubah Haluan Ideologi AS yg berbasis Politik, Pemerintahan, dan Birokrasi menjadi ‘IMAN” dan ‘KELUARGA” di dalam “GOD WE TRUST”. (Kepada Tuhan kita Percaya).

Ada Banyak Hal yg dibahas dalam Pidato. Termasuk mengolongkan musuh-musuh Amerika Serikat di masa depan.

Dari yg dulunya AS Fokus menjadikan musuh 4 + 1 : Yaitu Rusia, China, Korea Utara dan Iran bersama sekutu-sekutunya + Terorist Jihad (ISIS, Taliban, Al-Qaedah). 

Kini daftar musuh Amerika Serikat meluas hingga 128 Negara.

Termasuk Kerajaan UNITED KINGDOM (Inggris) dijadikan sebagai Musuh oleh Amerika Serikat. 


Mengapa bisa seperti ini. Penasaran, mari kita simak lebih lanjut…?

SEJARAH PERANG AMERIKA SERIKAT VS KERAJAAN UNITED KINGDOM
Selama ini banyak orang memandang hubungan AS dan UK (Inggris). Baik-Baik saja.

Bahkan bisa disebut sebagai Sekutu Erat.

Bukan hal yg Asing apabila Amerika Serikat memasukkan UNI EROPA dianggap sebagai daftar musuh. AS pernah terlibat perang mematikan dengan NAZI (Jerman) yg kini Jerman menjadi bagian dari Negara Kesatuan UNI EROPA tersebut

Tapi bagaimanakah dengan United Kingdom…?

Mengapa kini AS menyatakan UK (Inggris) sebagai musuh.

Tahukah teman-teman :

Pada Abad ke 18. Tepatnya di Tahun 1812. Ketika Senjata masih berbentuk manual dan lambat.

Amerika Serikat VS Kerajaan yg dipimpin oleh Ratu Elizabeth tersebut pernah terlibat konflik peperangan mematikan.

PENYEBAB PERANG : KEHORMATAN YANG DIINJAK

Akar masalah Peperangan disebabkan Karena Perdagangan dan Kehormatan.

Amerika Serikat melalui List Sejarah pengen selalu menjadi Nomor #1, dan agar dihormati oleh segala Bangsa-Bangsa. 

Namun Dominasi Inggris dianggap menghina harga diri Amerika Serikat.  
 
Amerika Serikat kemudian melakukan berbagai konflik dan insiden untuk menganggu dan membuat geram UK.

Sehingga Kerajaan United Kingdom menganggap ini terkesan Menantang dan dipandang melakukan penghinaan juga. 

Alhasil, “Terjadilah Konflik Peperangan”. 

ANGKATAN BERSENJATA UNITED KINGDOM JAUH LEBIH KUAT KETIKA ITU

Pada Tahun 1812. Angkatan Laut UK begitu Perkasa dan Sangat Kuat.

Kapal Kapal Kerajaan UK dengan mudah menguasai dan memblokade seluruh Pelabuhan di bagian laut samudra Atlantik hingga 100%.

Menyebabkan Ekonomi AS hampir hancur lebur ketika itu.

Tentara-Tentara Kerajaan yg berdatangan dari Kapal-Kapal Perang. dan Angkatan Darat UK yg mengepung invasi dari arah Negara Kanada. Dengan mudah menguasai hampir 10-15% wilayah Amerika Serikat.

Kota Detroit, Ontario, hingga Kota Washington berhasil Jatuh dikuasai oleh Tentara United Kingdom.

GEDUNG PUTIH DI BAKAR

Pada Tanggal 24 Agustus 1814. Tentara British (UK) yg dipimpin oleh Jenderal Robert Ross berhasil menginvasi Ibu Kota Amerika Serikat.

Tentara British Army (Sebutan Tentara United Kingdom) membakar banyak sekali bangunan, Termasuk membakar Gedung Putih (Istana Kepresidenan AS) dan membakar Gedung United States Capitol

Presiden AS ketika itu, Jamed Madison sempat melarikan diri ke Kota Maryland.

Sejarah Pembakaran ini merupakan sisi kelam AS. Dimana Tanah Air Amerika Serikat pernah diduduki, dibakar dan dikuasai oleh Pasukan Asing. Termasuk hancurnya Gedung Kebanggaan AS menjadi Abu.

UK adalah Satu-satunya Sejarah Pertama di dunia yg Pernah menginvasi hingga Jauh ke denyut Jantung AS.

Kekuatan Inggris ketika itu Sangat Kuat. 

Lebih dari 3.000 Pasukan AS tewas dan ribuan serdadu AS lainnya dipenjara.


SIAPA PECUNDANG ITU…?
Orang-orang Amerika Serikat menganggap Suku Pribumi Indian sebagai Pencundang.

Karena ketika Invasi Tentara-Tentara UK, Agen Intelijen UK mengadu-domba Suku Indian untuk melawan orang kulit putih warga AS.

Namun walaupun begitu, sebagian Suku Indian turut pulu bekerjasama berperang bersama orang-orang Amerika Serikat. Kebanyakan Indian bertindak sebagai Pengintai.

AKHIR PEPERANGAN

Perang berakhir Pada Tahun 1815.

Penyebabnya karena UK merasa Perang ini dianggap buang-buang Energi. Bahasa Kasarnya, Buang-buang waktu. Karena UK menyadari tidak ada pihak yg ingin terus mengalami Peperangan berlarut-larut lamanya.

Hal Lain yg menyebabkan UK menghentikan Operasi Militer akibat Pada Masa-Masa Akhir.

Mengalami Kesulitan memperluas otonomi kekuasaan lebih luas lagi oleh serangan pejuang-pejuang dan rakyat dari orang-orang Amerika Serikat dan Suku Indian.

Pada Tanggal 18 Januari 1815. Amerika Serikat berhasil mengalahkan 386 Tentara British Army di Kota Lousiana.


Kekalahan UK di Kota Tersebut menyebabkan harga diri dan kehormatan Nasional AS kembali Terangkat naik. 

Bahwa AS bisa mengalahkannya.

Pada Tanggal 17 Februari 1815. UK memandang Perang berlarut-larut ini tak bermanfaat. Sehingga membentuk Perjanjian yang disebut Status Quo Ante Bellum.

UK memutuskan membawa seluruh Pasukannya dan membawa Kapal-Kapal Angkatan Laut untuk kembali Pulang dan memperbolehkan AS memulihkan diri hak ekonomi dan hak politiknya.

Artikel Lainnya :

SETELAH BERAKHIRNYA PERANG
Setelah Perang berakhir yg ditandai kepulangan seluruh Tentara-Tentara British Army dari Tanah Amerika Serikat.

Pemerintah AS kemudian Takjub melihat Kedigdayaan Angkatan Laut Inggris (UK).

Setelah itu, AS memutuskan membangun Kapal-Kapal Perang Dahsyat yg Kuat dengan 74 Senjata.

Beberapa Dekade kemudian, Pada Abad 19 dan Abad 20.


Secara Ajaib Hubungan AS + Inggris menjadi sekutu akrab dan erat. Kedua negara pernah terlibat akrab bersatu aktif ketika melawan NAZI pada Perang Dunia. 

Pada Abad 20. AS + United Kingdom Bersatu melawan Terorist Jihad.  

Walaupun Kemudian Pada Tanggal 30 Januari 2018. 

UNITED KINGDOM kembali masuk dalam daftar Musuh oleh AS. Namun Donald Trump berjanji tetap menjaga Perdamaian.

Terima Kasih. Semoga Bermanfaat ya. GBU

Related Post