Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Video Dramastis Pertempuran Tentara AS melawan ISIS melalui Nightvision, F-15 Jatuh, Rudal menghantam Arab Saudi dan Video Aktivis Suriah (2018)


Tahun 2018 merupakan Hari-hari nan Panas di Belahan Timur Tengah, Afghanistan dan Benua Africa. Peperangan Terjadi di berbagai Negara dengan melakukan Aksi yg melanggar Kodrat Kemanusian.

Pada Tahun 2018. Belum ada Tanda-Tanda Peperangan Segera berakhir.


Sejak 7 Tahun Berlalu dimulainya Perang.

Lebih dari >500.000 ribu Korban Jiwa meninggal dunia dan Jutaan orang mengungsi ke Eropa, Yordania, dan Turki.

Berikut adalah Video Dramastis. Ini Bukan Film Hollywood. Ini (Nyata)

INTENSE NIGHTVISION FIREFIGHT COMPILATION

Pada Tahun 2018. ISIS dinyatakan kehilangan banyak wilayah kekuasaannya. Namun ISIS atau Islamic State masih menunjjukkan Perlawanan.

Dengan Dukungan Helikopter Apache, Pesawat tempur, Drone dan Armada Angkatan Darat. Tentara AS bersama Tentara Sekutu dari Pemerintahan Irak & Afghanistan masih menghadapi Pasukan ISIS yg tak ingin menyerah hingga titik darah penghabisannya.

Nampak di Video. ISIS melancarkan rentetan peluru ke Angkasa bak seperti Kembang Api untuk menghadang Pesawat tempur AS.

Video di Rilis oleh Militer AS Awal Tahun 2018 melalui Penglihatan Malam Nightvision. Video menampilkan Tentara AS dan Sekutu Arab menargetkan Pasukan-Pasukan ISIS (Islamic State) di Afghanistan cabang Khorasan dan menghancurkan Pos Komando sisa-sisa ISIS di Irak hingga bertubi-tubi.

YEMENI FORCES SHOOT DOWN F-15 WARPLANE

Tentara Syiah Houthi di Yaman yg didukung oleh Iran menembakkan Rudal. Dalam beberapa Detik saat Peluncuran Tentara Tersebut berdoa.

Kemudian Rudal mengenai Pesawat Tempur F-15 Eagle milik Arab Saudi Terjatuh & Terbakar di udara.

Tentara Tersebut mengucapkan Kalimat : Hancurlah Boneka Amerika, Hancurlah Boneka Israel.

Kerajaan Arab Saudi & Sekutu yg didukung oleh Intelijen & Pesawat Pengisian Bahan Bakar di udara milik Amerika Serikat. Telah melancarkan aksi Peperangan ke Yaman sejak 2015 dengan tujuan mengempur Syiah Houthi yg disokong oleh Iran.

Pada tahun 2018. Total 15.000 Orang Telah meninggal dunia di Yaman akibat Perang.

7 MISSILES ATTACK ON SAUDI ARABIA MARCH 2018

Pada Tanggal 25 Maret 2017. 7 Rudal Iran yang di Tembakkan dari Yaman oleh Pasukan Syiah Houthi Melesat memasuki Kawasan Arab Saudi. 3 Rudal ditujukan ke Ibu kota Riyadh, Sisanya menargetkan Kota Jizan, Najran dan Khamis.

Rudal berhasil dipatahkan oleh Sistem Pertahanan Patriot PAC-3 yg dibeli oleh Arab Saudi dari Amerika Serikat. Sayangnya, 1 Korban Pihak Sipil Tewas akibat Terkena Serpihan Ledakan Rudal yg Lolos Jatuh ke Daratan.

US SPECIAL FORCES AMBUSHED IN NIGER

Pada Tanggal 4/3/2018. ISIS Merilis Video Singkat yang memperlihatkan 4 Tentara AS Tewas di Negara Niger. Detik-Detik Penyerangan diambil dari Kamera Video yg dipasang pada helm tentara yg gugur tersebut.

Pemerintah AS berdalih, ke 4 Tentara bukan sedang dalam menjalankan sebuah misi dinas militer resmi.

Melainkan sedang dalam perjalanan pulang dari Niger-Mali menggunakan mobil Land Cruiser . Tepatnya dari Kota Niamey. namun mereka melenceng memasuki wilayah berbahaya yg dikuasai oleh ISIS. 

Sebagai Informasi. AS mendirikan Pangkalan Base Militer di Negara Niger untuk Tujuan menghentikan impian ISIS atau Islamic State dalam mewujudkan tujuan utamannya mendirikan Kekalifahan Lintas batas. Sebanyak 6.800 Tentara AS berada di Benua Africa. 

Pada akhir Video. Nampak 3 Pasukan ISIS bersenjata lengkap melewati Tubuh sersan Johnson yg terjatuh tersungkur kaku.

Beberapa menit kemudian dukungan Angkatan Udara AS tiba.

Namun 4 Tentara AS dan 10 Tentara Niger yg menjadi konvoi pendamping telah bersimpah darah.

HISYAD AL ARWAH (PANEN NYAWA)

Sejumlah Pria berbaju orange tertunduk dengan kedua tangan diikat ke belakang oleh Pria berjubah hitam. Mereka digiring satu-satu dengan diiringi suasana nasyid berbahasa Arab sesembari diperintahkan duduk bertumpu di kedua lutut.

Adegan ini merupakan aksi yang umum diperlihatkan oleh ISIS untuk membuat lawan-lawannya. Seperti Rezim Syiah Bashar al Assad dan Sekutu-Sekutu Amerika Serikat yg berada di Timur Tengah mengetahui bahwa mereka memiliki Lawan tangguh yg bernama ISIS atau Islamic State.

Namun tanpa diduga, Video menunjjukkan para eksekutor membuang Pisau.

Membuka penutup wajah, dan dipakaian tertera bendera Rusia, Hizzbulah, Iran dan Syiah Suriah.

Video ini bagian dari Adegan yang dibuat oleh Para aktivis Suriah yang berjudul “Hisyad Al Arwah” (Bahasa Indonesia : Panen Nyawa).

Artikel Lainnya :


Abdurrahman Al-Khadr, Aktivis Pembuat Video mengatakan :

Ketika ISIS melakukan Kejahatan seperti ini. Seluruh dunia langsung bergerak cepat dalam hitungan hari. Tapi ketika Bashar Assad dan Rezim Syiah Sekutu-Sekutunya melakukan pembantaian sejak tujuh tahun yang lalu. Masyrakat Internasional Bungkam.

Terima Kasih. GBU