Langsung ke konten utama

12 hewan terancam punah (2020)


Hewan terancam punah atau bisa juga kita sebut sebagai spesies langka merupakan binatang dengan populasi sedikit yang ada di dunia ini.

Berikut adalah 12 hewan terancam punah (2020).

1]. Gorila

Gorila adalah makhluk mirip dengan kita disebabkan memiliki kemiripan 98% DNA dengan manusia.

Perilaku gorila juga bisa patah hati, menangis, tertawa, marah dan bersunda gurau lho.


Di alam liar, Gorila di tangkap untuk di perjualbelikan kepada orang kaya sebagai koleksi peliharaan mewah.

Gorila dapat kita temukan di hutan Africa yang dijaga ketat oleh militer, polisi hutan dan pemerintahan.

Jumlah perkiraan Gorila mencapai 104.000

2]. Penyu



Penyu digolongkan sebagai hewan langka karena ketika proses reproduksi.

Telur penyu dicuri oleh manusia untuk dikonsumsi. Sehingga jumlah anakan menjadi sedikit.

Penyu dikenal sebagai hewan rentan kesulitan untuk menjadi dewasa.

Karena saat pertama kali menetas. Hewan lain memaksa dengan ganas.  

Jumlah perkiraan Gorila mencapai 115.000

3]. Ikan paus



Banyak nelayan menjadi pemburu ikan paus untuk diambil daging dan lemaknya yang dikenal memiliki khasiat citra rasa tinggi.  

Perubahan iklim dan minimnya pasokan makanan zooplankton menjadikan paus sebagai hewan terancam punah.

Faktor manusia seperti lalu lintas kapal dagang menyebabkan gangguan komunikasi. Paus menggunakan sinyal suara sebagai alat komunikasi, mengumpulkan keluarga, bernavigasi dan mencari jodoh.

Tetapi semakin banyaknya kapal komersial perdagangan lalu lalang menyebabkan navigasi paus menjadi terganggu. Terkadang diantara paus ada yang saling tersesat. Pada akhirnya meninggal dunia.

4]. Lumba lumba



Apakah lumba lumba termasuk hewan terancam punah. Jawabannya adalaj iya. Karena kegiatan manusia yang merusak lingkungan dan menyebabkan pencemaran laut menjadikan populasi lumba lumba menjadi rendah.

Pada tahun 2006. Spesies lumba lumba air tawar telah dinyatakan punah. Sedangkan jumlah populasi lumba lumba air laut diperkirakan berjumlah lebih dari 1.000.000 juta.

5]. Singa



Singa merupakan hewan pemangsa karnivora.

Di alam liar, singa memiliki peranan penting dalam kehidupan marga satwa karena kelincahan, keganasan dan ketangguhannya.

Sehingga banyak dongeng, sejarah, budaya dan kitab suci mencatat tentang literatur singa.

Kucing besar Singa telah musnah hingga 95% di abad modern. Karena faktor perburuan manusia. Di tempat asalnya saja dari 26 negara Africa telah menyatakan hewan singa punah.

Perkiraan sisa singa mencapai 36.000 ekor, dimana hewan ini berada dibawah pengawasan perlindungan militer dan pemerintahan.

6]. Badak



Ciri khas dari badak yaitu adanya tanduk tajam.

Perburuan manusia untuk mengambil tanduk sebagai pengobatan tradisional dan koleksi mewah menjadikan populasi badak semakin menurun.

Pada tahun 2020. Diperkirakan jumlah badak hanya tersisa 27.300 ekor.

7]. Orang utan



Orang utan dapat ditemukan di Indonesia dan Malaysia. Khususnya di pulau Kalimantan.

Penebangan, kebakaran hutan, fragmentasi dan proyek raksasa kebun kelapa sawit menyebabkan populasi orang utan menyusut dari hari ke hari.

Diperkirakan ada sekitar 148.000 jumlah orang utan yang tersisa.

8]. Panda

Youtube : Iiiiih..., si Panda lucu banget

Sensus menemukan data bahwa kurang lebih ada 2.000 panda yang masih hidup di dunia ini.

Panda dapat ditemukan di China.

Pada 10 tahun terakhir. Upaya pemerintah China dilaporkan telah berhasil meningkatkan populasi panda naik sebesar 17 persen.

9]. Komodo



Komodo hanya dapat di temukan di Indonesia. Di sebuah pulau terpencil yang dilindungi oleh pemerintah.

Diperkirakan ada sekitar 5.7000 komodo saat ini.

10]. Gajah

Diperkirakan hanya ada sekitar 50.000 gajah yang masih hidup.



11]. Kuda nil




Data memperkirakan bahwa ada 148.000 kuda nil di dunia ini.

Kuda nil senang bermain dengan buaya.


12]. Jerapah



Jerapah bukan hewan terancam punah.

Jerapah adalah hewan pemakan tumbuh tumbuhan.

Sejak tahun 1990. Populasi jerapah menurun hingga saat ini kurang lebih ada 100.000 jerapah. Sehingga tetap berisiko jika perburan terus dilakukan oleh manusia. 

Namun diketahui ada trend sedang booming dimana manusia mulai membudiyakan jerapah untuk dijadikan sebuah produk dengan nilai jual mahal seperti kulit sepatu, karpet jerapah, bantal jerapah, dompet mewah berbahan jerapah, perabotan dari tubuh jerapah, dll.

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU

Related Post