Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Israel upgrate teknologi pod kamera pengintai reccelite pemetaan militer menuju generasi ke 3 berbasis kecerdasan buatan (AI) ( 2022 )

Mencari posisi musuh dari udara.

Memang tak semudah membalikkan telapak tangan.

Ibarat seperti mencari sebuah jarum ditumpukan jerami.

Musuh terus berupaya bersembunyi di hamparan wilayah seluas jutaan hektar.

Alasan mengapa pesawat tempur harus rela berjam jam ngehabisin bahan bakar avtur untuk melakukan patroli rutin setiap hari siang dan malam.

Jadi, untuk menemukan keberadaan musuh dari udara.

Maka dibutuhkan sebuah produk kamera elektro optik yang kuat untuk mendeteksi, mengintai dan melihat tentara musuh yang sedang minum kopi dari kejauhan 80 km.

Israel upgrate teknologi pod kamera reccelite ke generasi 3 berbasis AI

Pada tahun 2022.

Perusahaan Rafael Advanced Defense System asal Israel melaporkan telah sukses mengupgrate teknologi reccelite ke generasi 3.

Fitur dan kemampuan tetap sama seperti pendahulu di generasi ke 2.

Hanya saja ada upgrate di bidang algoritma dan penambahan kecerdasan buatan (AI) dalam menganalisis big data.

AI digunakan menganalisis jutaan data video & foto di dalam server komputer dalam menemukan sumber lokasi musuh secara otomatis dalam waktu cepat. Seperti mendeteksi keberadaan tank, kapal perang, konvoi tentara, infrastruktur militer, truck peluncur rudal, drone, helikopter, pesawat, gedung GCS (ground control sistem), dll.

Ofer Weinberg dari Israel mengatakan :

Demo ini menggambarkan bagian dari spektrum kemampuan intelijen yang terbukti battle proven dalam lingkungan perang perkotaan yang asimetris saat ini. Di arena ini mendeteksi dan mengklasifikasi musuh sangat sulit sehingga menghadirkan tantangan yang harus diatasi oleh seluruh angkatan udara di dunia. Kami berterima kasih kepada mitra pelanggan perusahaan Rafael kami yang datang untuk melihat langsung model terbaru dari Reccelite XR dan berbagi umpan balik dan pengalaman operasional mereka. Sahutnya.

 Manfaat reccellite :

~ Menemukan target musuh dari angkasa.

~ Mengintai pergerakan keberadaan musuh dari angkasa.

~ Patroli maritime.

~ Patroli perbatasan.

~ Patroli udara.

~ Pencarian korban tentara yang hilang (SAR search and rescue)

~ Pengawasan bencana alam.

~ Pembuatan pemodelan pemetaan 3D di wilayah musuh.

~ Perekaman video visual berwarna dan menyediakan foto topografi dari udara.

~ Sebagai alat intelijen udara.

~ Pemetaan titik geo lokasi musuh.

~ Pemindaian udara dari keberadaan pesawat tempur, drone dan helikopter musuh melalui penglihatan fisik nyata alih alih menggunakan radar.

Spesifikasi reccellite :

~ Berat : 230 kg

~ Jarak deteksi penglihatan : 80 km.

~ Buatan : Israel.

Pod kamera elektro optik reccellite berbasis AI

Pod reccellite mudah digunakan.

Semua jenis pesawat tempur, pesawat sipil dan pesawat drone dapat menggunakan alat ini cukup dengan plug and play ditempatkan pada bagian sisi bawah sayap.

Selama penerbangan, reccellite berkerja melakukan pemetaan dan deteksi.

Data foto dan video kemudian diarsip, lalu dikirim via datalink ke gedung pusat kontrol komando yang berada di kejauhan secara realtime.

Ratusan dan ribuan tentara yang berada di markas kemudian melakukan analisis dibantu oleh kecerdasan buatan AI untuk meringankan beban tentara manusia saat bertugas menganalisis video & foto tersebut.

Jika keberadaan lokasi musuh telah ditemukan.

Maka data reccelite kemudian diserahkan atau dialihkan ke pesawat tempur lain yang menggunakan pod Litening untuk menuju ke titik geo lokasi kemudian menerapkan sistem penargetan laser designator dan laser rangefinder untuk penghancuran atau penyerangan menggunakan rudal presisi berpemandu. 

Pada saat malam hari dan cuaca buruk seperti hujan. 

Kemampuan penglihatan ISR reccelite berkurang menjadi 50 km.

Youtube : Teknologi pengintai Israel Reccelite

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU