Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pertama di dunia : Ilmuwan Israel pelajari pertumbuhan tumor dan sel kanker menggunakan teknologi bioprint 3D ( 2022 )

Penyakit tumor terbagi ke dalam dua golongan yaitu jinak dan ganas.

Kebanyakan tubuh manusia ditutupi oleh sel. 

Jika sel tumbuh berkembang secara berlebihan tak terkendali maka di sebut tumor ganas

Tetapi jika sel tumor tumbuh dalam waktu yang lambat dan kadang kadang tanpa rasa sakit. 

Maka disebut tumor jinak

Tubuh manusia dapat dihinggapi oleh tumor ke semua organ kita. 

Mulai dari wajah, kaki, tangan, paru paru, kelopak mata, telinga, perut bahkan hingga otak. 

Apabila tumor hinggap pada bagian wajah. Maka dapat merusak penampilan seseorang dan mengurangi kepercayaan diri. Walaupun bentuk tumor hanya sekecil beras. Itu cukup untuk menganggu pemandangan. Terkhusus bagi wanita yang berprofesi sebagai model dalam hal ranah bidang kecantikan. Tumor di bagian wajah menjadi permasalahan yang cukup serius untuk diperhatikan.  

Di era modern yang dipenuhi oleh polusi asap zat karsinogen dari kendaraan motor dan mobil.

Membuat jumlah penderita tumor bertambah banyak dari hari ke hari. 

Beberapa orang bahkan tak menyadari bahwa diri mereka sedang terinfeksi tumor.  

Penyebab tumor disebabkan oleh bermacam macam faktor. Seperti kebersihan minuman, alkohol, polusi udara, sering konsumsi hidangan bakaran yang menghasilkan pemicu kanker, sering meminum minuman botolan softdrink berbahan aktif (pengawet, penguat rasa), suka makan bahan penyedap rasa, akibat genetika, penurunan imunitas, terkontaminasi paparan zat kimia bagi orang orang yang bekerja di laboratorium, konsumsi suplemen ilegal, dan banyak lagi.

Hingga saat ini belum ada metode, teknik, obat dan teknologi memadai untuk menghancurkan sel tumor.

Kadang kadang operasi tumor atau kanker membutuhkan sedikit keberuntungan.  

Operasi tumor tak boleh dilakukan oleh sembarangan dokter dan rumah sakit. Karena ini membutuhkan teknik presisi dan teknologi pemindai deteksi yang canggih hingga mendeteksi jumlah dan panjang sel sel akar tumor hingga ke hitungan nanometer.  

Karena apabila saat operasi pengangkatan tumor tertinggal sel punca ukuran 1 nm nanometer saja. 

Maka pasien dapat mengalami gejala makin tambah parah untuk beberapa tahun ke depan.

Dimana pertumbuhan ukuran sel tumor dapat bertambah besar dari hari ke hari sehingga nyawa pasien tak dapat tertolong. 


Ilmuwan Israel mempelajari pertumbuhan ilmiah tumor dan sel kanker menggunakan bioprint 3D ( 2022 )

Hingga detik ini, belum ada obat untuk menyembuhkan penyakit tumor. 

Untuk memecahkan masalah menantang bagi umat manusia di dunia ini. 

Ilmuwan asal Israel dari TAU (Tel Aviv University) mencoba melakukan terobosan sains dan ilmu pengetahuan dengan cara membuat cetakan 3D glioblastoma. 

Hasil ujicoba dilakukan pertama kali pada tikus yang terinfeksi tumor. 

Tumor pada tikus kemudian dipindai (MRI). Termasuk melakukan matriks ekstraselulernya.

Ukuran 3D diperbesar hingga 100 x kali

Foto scanning : Bentuk tumor dari hasil pemindaian. Berwarna ungu di dalam tumor adalah kanker

Professor ronit Satchi. Ahli biologi kanker dari Israel mengatakan : 

Kami menemukan kemudian memblokir ekspresi P-selectin. Kami hentikan mikroglia dengan memperkuat sistem kekebalan sehingga mengurangi pertumbuhan tumor di otak. Kami berhasil menguji ini pada tikus. Menggunakan pembelajaran sel tumor dari hasil model 3D. Kami sangat gembira untuk hasil ini. Inovasi ini memberikan kami akses yang belum pernah terjadi sebelumnya. Tumor 3D meniru skenario klinis dengan lebih baik sehingga penyelidikan menjadi optimal. Sahutnya. 

Percobaan dari tikus. Kini telah diarahkan ke pasein manusia. 

Selain menggunakan radioterapi dan kemoterapi. Inovasi 3D tumor digunakan untuk mengurangi dari dampak pertumbuhan kanker yang mencoba  menjadi ganas atau membesar ukurannya dari waktu ke waktu atau berkembangbiak menjadi lebih banyak pada bagian sel yang lainnya. 

Penciptaan tumor model 3D ditujukan demi mengembangkan perawatan yang dipersonalisasi bagi setiap pasein, membuat simulasi pengobatan, mendeteksi letak aliran pembuluh darah, deteksi bagaimana obat cair dapat dialirkan, meneliti wilayah percabangan akar tumor dan mempermudah deteksi jarangan saraf.

Foto : Seseorang menderita tumor jinak pada wajah di dekat telinga

Tanpa simulasi pembelajaran 3D. 

Dokter yang hendak melakukan pembedahan (operasi) atau tindakan pengobatan tumor mengalami berbagai macam hal kesulitan dan kerepotan yang cukup besar seperti orang buta yang tak tahu kemana arah tujuannya. Karena tindakan perawatan tumor berhubungan dengan skala nano (ukuran yang begitu kecil). 


Teknologi Israel Novocure melawan tumor dan kanker.

Untuk mengurangi dampak berbahaya dari pertumbuhan tumor yang mencoba berubah menjadi ganas. 

Penggunaan model 3D dapat pula membantu tindakan untuk metode pengobatan melibatkan teknik TTField (Tumor Treating Fields) milik Novocure. 

Novocure berkantor pusat di Israel dengan memiliki 1.000 karyawan. 

Novocure menawarkan perawatan medan elektrolistrik yang mengganggu pembelahan sel kanker di dalam tubuh manusia. Terutama di otak agar tak berubah menjadi ganas, namun tetap mempertahankan atau menjaga beberapa bagian dari jaringan sel normal yang sehat. 


Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU