Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sebanyak 2.064.000.000 miliar orang di seluruh dunia menderita penyakit hipertensi [ 95% penyebab hipertensi adalah kesalahan pola pikir ] ( 2022 )

Hipertensi disebut juga sebagai pembunuh senyap. 

Karena hipertensi bekerja dengan teknik senyap untuk membuka gerbang datangnya berbagai macam penyakit lainnya ke tubuh manusia seperti penyakit ginjal, stroke, jantung, kerusakan pembuluh mata, maag kronis, alzheimer, vertigo, muntah, sering pingsan, tremor, kerusakan hati, parkison, dan gangguan lain lain sebagainya.  

Hipertensi termasuk dapat mempercepat proses penuaan dini akibat merusak atau mematikan sel sel secara perlahan lahan satu demi satu. 

Dapat dikatakan bahwa hipertensi mampu menyerang & mengganggu kinerja seluruh sel tubuh manusia dari ujung rambut hingga kaki. 

Banyak orang orang tak menyadari bahwa mereka terdampak oleh sakit tersebut. Padahal aktor utama adalah hipertensi, sedangkan penyakit penyerta hanyalah pion pemicu kematian yang dikendalikan oleh hipertensi. 

Sebanyak 2.064.000.000 miliar orang menderita penyakit hipertensi ( 2022 )

Secara global untuk seluruh dunia. 

Jumlah penderita hipertensi pada umumnya berasal dari orang orang usia dimulai dari antara 15 tahun sampai usia lanjut di angka 70 tahun ke atas atau sekitar 26% populasi dunia. [ NB : Data tahun 2018 ] 

Tekanan darah atau hipertensi tak dapat menular melalui kontak fisik dan percikan batuk. Ini bukan seperti kasus Covid Corona atau TBC. 

Namun, hipertensi dapat diwariskan melalui genetik keturunan silsilah keluarga. 

Jadi jika kedua orang tua seseorang pernah mengalami sakit hipertensi. 

Maka 100% dipastikan anak tersebut menderita hipertensi juga.

Sebuah data dari badan lembaga WHO World Health Organization memperkirakan bahwa pada tahun 2030. Jumlah penderita hipertensi bakal melonjak tajam dari 26% menjadi 33%.

Ini tentu menjadi masalah serius bagi dunia karena secara ekonomi membebani biaya kesehatan. 

Hipertensi merupakan penyebab utama kematian dini di seluruh dunia. 

Pion kontributor utama dari hipertensi adalah gagal jantung dan stroke. 

Apakah hipertensi dapat disembuhkan : 

Tekanan darah biasanya naik dan turun setiap waktu. 

Orang orang memang cenderung memiliki tekanan darah naik, lalu besok tekanan dapat turun dengan sendirinya. Terkadang kadang mereka atau golongan orang orang ini tak dapat disebut sebagai penderita hipertensi. Walaupun level di indikator menunjjukkan angka terdiagnosa hipertensi. 

Tetapi jika tekanan darah selalu berada di angka yang tinggi di atas 140 mmHg dalam waktu yang lama dan sulit turun. Maka disebut penderita hipertensi. 

Jika keadaan dimana kasus selalu berada di atas 140 mmHG dalam waktu lama dan dibiarkan berlarut larut maka secara perlahan lahan merusak semua organ sel tubuh manusia. 

Hipertensi tergolong sebagai penyakit yang tak dapat disembuhkan.

Belum ada cara efektif untuk menyembuhkan hipertensi.

Selama berdekade dekade teknologi medis, obat obatan, terapi & ilmu pengetahuan kedokteran nampak melambaikan bendera putih tanda menyerah kalah untuk menghadapi keganasan penyakit hipertensi yang dimana angka penderita hipertensi tiap tahun terus melonjak dari hari ke hari dan membunuh manusia setiap detik. 

Penyebab utama hipertensi adalah 95% karena kesalahan dalam pola berpikir. 

Bagi penderita hipertensi tak perlu berkecil hati, sedih atau menangis jika dokter sudah mendiagnosa seseorang terkena hipertensi.

Kecewa, cemas, takut, marah, stress dan kwatir justru makin memperparah hipertensi ke tahapan yang lebih ganas. 

Sasaran utama hipertensi adalah menyerang otak manusia dalam berpola pikir. 

Gangguan gejala psikosomatis merupakan tanda awal dari penyakit hipertensi ini.

Makan makanan bergizi atau rutin olahraraga. Termasuk dapat membantu mengurangi gejalanya. Walaupun itu takkan efektif untuk menyembuhkan hipertensi.

Penggunaan obat obatan saat ini memang belum dapat menyembuhkan hipertensi. Namun obat yang diberikan oleh dokter mampu membantu mengontrol mengurangi dari efek negatif hipertensi dan memperpanjang usia.

Dokter pada umumnya, menyarankan mengkomsumsi obat secara rutin. 

Walaupun obat dapat meringankan gejala hipertensi. Tetapi sejujur jujurnya. penggunaan obat kimia berbahaya bagi tubuh manusia karena ada efek samping bila dikonsumsi dalam jangka panjang. 

Hipertensi merupakan penyakit rumit, kompleks, sulit dan mematikan. 

Sungguh sulit untuk menanggulangi hipertensi.

Berhenti mengkomsumsi obat dari dokter dapat menyebabkan peradangan parah bagi penderita hipertensi. Sedangkan jika seseorang memilih hidup ketergantungan membeli obat hipertensi Ini tetaplah bukan pilihan baik.

Jadi semua keputusan untuk melawan hipertensi menjadi serba salah. 

Berdoa, bersyukur, berdamai, berbahagia, berserah, bergembira, bermurah, berpikir positif, dan bersabar adalah pilihan terakhir yang dapat diambil untuk meminimalkan dampak bahaya dari penyakit hipertensi.  

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU