Langsung ke konten utama

Ekspor produk Israel sepanjang 2021 mencapai pendapatan kotor $ 143 miliar dolar atau sekitar Rp 2.130 triliun rupiah ( 2022 )

Israel merupakan negara kecil yang terletak di Timur Tengah. 

Sebuah kawasan tandus, gersang dan kering. Tetapi berada di sepanjang pinggiran pantai mediterania. 

Negara seluas 4x pulau Bali ini memiliki jumlah penduduk sebanyak 9.500.000 juta orang. 

Seperti biasa, Kementerian ekonomi Israel kembali menyampaikan hasil laporan keuangan kepada khalayak ramai untuk data angka pencapaian ekspor di tahun 2021 yang lalu.   

Ekspor produk Israel surplus sepanjang 2021 mencapai senilai $ 143 miliar dolar atau sekitar Rp 2.130 triliun rupiah ( 2022 ).

Wabah pandemik Covid-19. Tak menyurutkan peningkatan terhadap kinerja ekonomi Israel. 

Perdagangan ekspor negara Israel sepanjang tahun 2021 mencapai di angka tahunan pendapatan kotor sekitar $ 143 miliar dolar atau sekitar Rp 2.130 triliun rupiah. ( setara Rp 2.130.000.000.000 miliar rupiah )

Laporan ini diterbitkan oleh Administrasi Perdagangan Luar Negeri (FTA) di bawah naungan Kementerian Ekonomi dan Industri Israel.

Dibandingkan data keuangan Israel tahun 2020. Ekspor pendapatan kotor Israel mencapai $ 114 miliar dolar. Di tahun 2021, naik menjadi $ 143 miliar dolar. 

Ekonomi Israel dalam angka surplus positif :


Israel memiliki ekspor menguntungkan di neraca keuangan di mana perdagangan secara internasional tercatat surplus secara positif. 

Ini artinya pemasukan lebih besar di bandingkan pengeluaran. 

Surplus positif menunjjukkan bahwa arus kas Israel kompetitif bersaing di pasar kancah global.

Ada beberapa produk yang membuat perdagangan Israel terhambat. 

Yaitu masih adanya impor cukup besar di luar negeri untuk pembelian berbagai macam aneka produk seperti mobil, motor, smartphone, laptop, besi, baja, mineral lainnya, biji gandum, daging sapi, minyak goreng, tempat tidur, bola lampu, bawang putih, kayu, pesawat terbang sipil, bahan baku untuk pembuatan pakaian, mesin traktor, dan masih banyak lagi. 

Impor paling membebani menguras keuangan di Israel adalah mobil.

Mayoritas impor mobil di beli dari Jepang, Amerika Serikat dan Uni Eropa.  

Sedangkan ekspor terbesar Israel meliputi jasa pemolesan berlian, teknologi tinggi, plastik, alat pertanian, persenjataan,  pesawat drone, kamera optik, bahan kimia olahan, obat obatan, jasa pemprograman, komponen elektronik, chipset semikonduktor, teknologi alat medis kedokteran, mesin sinar X, tekstil, langganan aplikasi digital berbayar, pupuk, buah kurma, sayur sayuran, minyak zaitun, mesin pendingin AC, alat dapur, alat kecantikan, alat mainan bayi, alat pembersih udara, dan masih banyak lagi.

Di tahun 2021. Produk penjualan obat obatan tumbuh secara pesat hingga 47%. 

Perusahaan bertanggung jawab atas keberhasilan ini meliputi Taro pharmaceutical, Redhill biopharma, Canfite biopharma, Galmed pharmaceuticals, Kamada pharmaceuticals, Teva pharmaceuticals industries dan lain lain. 

Untuk pertama kalinya dalam sejarah Israel. 

Berbagai macam layanan jasa digital untuk cybersecurity seperti dari perusahaan cyber checkpoint.com, aplikasi sistem program seperti nice dan kecerdasan buatan artificial intelligence mendominasi 51% untuk ekspor Israel mengalahkan produk barang & komoditas sebesar 49%. 

Mulai tahun 2021. Ekspor Israel banyak berasal dari layanan jasa internet. 

Orna barbivai, menteri ekonomi dan industri Israel mengatakan : 

Perekonomian yang stabil dan terus berkembang adalah salah satu ciri khas negara Israel. Sahutnya. 

Mayoritas tujuan ekspor Israel menuju ke : 

Untuk produk barang dan komoditas berwujud fisik. 

Tujuan ekspor pergi ke hanya 2 negara utama. yaitu Amerika Serikat sebesar 33% dan Uni Eropa sebesar 39%. Sisanya pergi menyebar menuju ke negara lain. 

Israel memiliki tantangan berat di dalam tujuan ekspor karena beberapa negara melakukan sangsi, boikot dan embargo. Terutama dari negara kawasan Timur Tengah. Dibutuhkan pihak negara perantara untuk mengatasi masalah perdagangan ini. Biasanya menggunakan negara China & Singapura sebagai pihak calo tengah. 

Sedangkan untuk produk layanan jasa digital yang tak kasat mata. Itu menyebar ke seluruh penjuru dunia tanpa mengenal batasan. 

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU.

Related Post