Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 fokus presiden Jokowi alokasi RAPBN keuangan 2023 [ Rp 638 triliun pendidikan, Rp 479 triliun bansos, Rp 392 triliun infrastruktur, Rp 811 triliun transfer daerah, Rp 169 triliun kesehatan ] ( 2022 )

Menyongsong pada tahun 2023. 

Presiden Jokowi telah menyusun alokasi belanja negara untuk Indonesia. 

Pendapatan target penerimaan negara dirancang sebesar Rp 2.443 triliun rupiah. 

Sebagian besar pendapatan itu Rp 2.016 triliun rupiah bersumber dari pajak rakyat Indonesia dan sisanya berasal dari penerimaan bukan pajak ( non-pajak) sebesar Rp 427 triliun rupiah. 

Penerimaan non-pajak berasal dari keuntungan perusahaan BUMN, pungutan ekspor komoditas produk barang dan dari tambahan hasil profit investasi sovereign wealth fund (SWF) INA (the Indonesia Investment Authority).

Di tahun 2023. 

Rencana belanja RAPBN Indonesia sebesar Rp 3.041 triliun rupiah. Artinya pemerintah Indonesia mengalami defisit sebesar 2,85%.  

Defisit kekurangan belanja negara sebesar Rp 598 triliun rupiah itu ditutup dengan cara penambahan utang baru dengan jangka waktu tenor 10 tahun.  

Jokowi menekankan bahwa bersikap hati hati agar tetap menjaga tingkat rasio utang di batas yang aman berdasarkan pendalaman keuangan yang terukur dan memastikan utang RI terkendali ke hal hal yang produktif. 

Presiden Jokowi mengatakan :

Inilah kekuatan utama kita untuk membangun negara Indonesia. Kekuatan kedua Indonesia adalah sumber daya alam yang melimpah, wilayah yang luas dengan keanekaragaman hayati terkaya di dunia, pasti menjadi kekuatan besar Indonesia jika kita kelola secara bijak dan berkelanjutan. Syaratnya satu harus dihilirkan dan diindustrikan di dalam negeri agar nilai tambah bisa maksimal untuk kepentingan nasional. Hal ini akan meningkatkan lapangan pekerjaan, meningkatkan ekspor, menghasilkan devisa, meningkatkan pendapatan negara serta mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Kekuatan ketiga kita adalah bonus demografi, jumlah penduduk yang besar dan di dominasi oleh anak anak muda produktif serta daya beli masyarakat yang terus meningkat akan menjadi motor penggerak ekonomi nasional kita dalam menghadapi kompetisi global. Sahutnya.  

Berikut adalah 5 fokus presiden Jokowi dalam mengalokasikan belanja keuangan negara di tahun 2023.

1]. Anggaran kesehatan Rp 168 triliun rupiah 

Anggaran kesehatan diarahkan untuk melanjutkan program penanganan pandemik Covid-19, reformasi sistem kesehatan digital di rumah sakit, menurunkan angka kekurangan gizi stunting pada masyrakat Indonesia dan memperkuat struktur program JKN dalam hal asuransi BPJS kesehatan. 

2]. Anggaran bansos Rp 479 triliun rupiah.

Anggaran perlindungan sosial atau bansos ditujukan demi membantu rakyat miskin di Indonesia dalam memenuhi kebutuhan pokok dasarnya seperti keperluaan membeli makanan pangan. 

Dalam jangka panjang, presiden Jokowi berharap agar bantuan sosial mampu memotong rantai kemiskinan dan menghapus kemiskinan extrem. 

Dari anggaran sebesar Rp 479 triliun untuk bansos di fokuskan dalam mempercepat input basis data penerima melalui penghimpunan data atau pembangunan data yang terintegrasi secara lebih lengkap dari sebelumnya agar terjadi ketepatsasaran penyaluran distribusi aliran uang bansos kepada target rakyat miskin sebagai penerima manfaat dari perlindungan sosial.

3]. Anggaran pendidikan Rp 608 triliun rupiah.

Jokowi menilai bahwa Indonesia harus maju di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan kualitas SDM (sumber daya manusia). 

Oleh sebab itu alokasi anggaran pendidikan disiapkan dalam jumlah yang cukup besar untuk menghadapi perkembangan perubahaan zaman terhadap disrupsi teknologi yang begitu pesat.

Anggaran pendidikan diharapkan agar orang orang Indonesia tumbuh menjadi inovatif, produktif dan berdaya saing global dengan tetap mengamalkan nilai nilai Pancasila, beraklak mulia dan terus menjaga jati diri budaya bangsa.

Fokus anggaran pendidikan ditujukan demi memperkuat kemajuan universitas di Indonesia ke tahap pendidikan kelas dunia, memperbanyak program beasiswa, memperkokoh budaya dan terus mengembangkan riset inovasi teknologi.

4]. Anggaran infrastruktur Rp 392 triliun rupiah.

Diarahkan untuk mendukung penguatan penyediaan layanan dasar untuk memudahkan mobilitas penduduk dan meningkatkan produktivitas. 

Menyediakan infrastruktur energi, teknologi, komunikasi dan pangan dengan harga yang terjangkau sekaligus dan memperhatikan aspek lingkungan hidup.

Anggaran infrastruktur seperti untuk membangun jalan raya, jembatan, pelabuhan, bandara, irigasi air, taman hijau, embung air, menara, tiang listrik, terminal, rel kereta, pembangunan lahan ladang pertanian, perkebunan dan perumahan.

5]. Anggaran transfer daerah Rp 811 triliun rupiah.

Kebijakan transfer uang ke daerah ini diarahkan untuk meningkatkan sinergi serta harmonisasi belanja pusat dan daerah untuk meningkatkan kualitas layanan publik bagi masyrakat Indonesia.

6]. Anggaran ??? 

Masih ada gap sisa anggaran sebesar Rp 583 yang berasal dari penambahan utang baru. 

Bapak Presiden Jokowi tak menyebutkan sisa uang ini untuk apa ..... ?

Belum ada penjelasan lebih lanjut...? 

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU.