Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Amerika Serikat membutuhkan 30 kapal induk untuk pertempuran modern ( 2022 )

Kapal induk merupakan alustista paling mahal dalam jajaran armada milik Amerika Serikat. Ada banyak negara mencoba membangun kapal induk, seperti Uni Eropa, Rusia, Jepang, India, United Kingdom (Inggris) dan China. Namun, tak ada yang mampu menandingi kedigdayaan kapal induk milik Amerika Serikat. 

Pada tahun 2022. Amerika Serikat mengoperasikan sebanyak 18 kapal induk. Ini terdiri dari 11 kapal induk CVN dan 7 kapal induk LHD. 

HII ( Huntington Ingalls Industries ) adalah perusahaan terbesar dan satu satunya di Amerika Serikat yang memiliki keahlian membangun, merancang dan memproduksi kapal induk bertenaga nuklir dengan kode CVN, kapal destroyer arleigh burke, kapal perang dan kapal induk ampibi dengan kode LHD.

Amerika Serikat membutuhkan 30 kapal induk ( 2022 ).

Drama panggung dunia berubah, ketika pada tahun 2012. Pemerintah partai komunis China ( PKT ) telah mendeklarasikan kapal induk pertama mereka yang disebut Liaoning. 

Pada tahun 2022. China sudah memiliki 3 unit kapal induk untuk memperkuat status militernya. 

Terdiri dari Liaoning, Fujian dan Shadong. 

Musuh Amerika Serikat seperti Rusia, Korea Utara, China dan Iran. Secara terus menerus mereka membangun kekuatan rudal penghancur, infrastruktur radar dan meningkatkan sistem pertahanan udara. 

Pesawat tempur milik Amerika Serikat dari jenis F-15, F-16 dan F-18. Dipastikan telah mengalami kerepotan untuk menembus sistem pertahanan udara musuh atau setidaknya AS diwajibkan membutuhkan lebih banyak armada pesawat dalam mendongkrak keberhasilan daya serangan. Terutama pesawat tempur F-35 Lighting yang mampu mengelak dari radar.

Tak hanya itu saja, Amerika Serikat turut menghadapi musuh lainnya di Timur Tengah seperti ISIS (Islamic State) dan melawan aksi dari para perompak bajak laut yang sering meresahkan kapal dagang komersial milik AS. 

Untuk mempertahankan kepemimpinan global dalam menghadapi Rusia, China, Korea Utara, Islamic State dan Iran. 

Amerika Serikat harus memiliki kehadiran angkatan laut yang lebih banyak daripada saat ini. Itu mencapai 30 unit kapal induk. Terdiri dari 15 unit kapal induk CVN dan 15 unit kapal induk LHA.

CVN diperuntukkan untuk melawan musuh kuat seperti Rusia, Iran, Korea Utara dan China. Sedangkan LHA diperuntukkan untuk melawan musuh seperti Islamic State, para bajak laut dan melindungi perbatasan Amerika Serikat. 

Kapal induk, tentu mahal harganya. 

Biaya anggaran APBN AS terbatas menjadi tekanan krusial untuk mengejar strategi dalam pencapaian 30 unit kapal induk tersebut. 

Ada beberapa solusi untuk mengatasi hal ini yaitu dengan menghentikan seluruh dana pembangunan armada kapal selam baru untuk dialihdaya atau diganti dengan kapal destroyer arleigh burke dan pendanaan lain dialihkan ke pembangunan kapal induk baru. 

70 tahun berlalu. Menunjjukkan bahwa peranan kapal induk tak dapat digantikan. Ini membawa sayap pesawat tempur untuk memetakan, menghancurkan, mendeteksi, dan menyerang lokasi musuh yang berada ribuan kilometer dari bibir laut untuk seluruh spektrum.

Helikopter membawa logistik, infanteri dan pasukan khusus ke markas di darat. Sedangkan kapal selam tugasnya hanya sebatas peluncuran rudal jarak jauh saja, padahal peranan itu dapat dilaksanakan seluruhnya oleh kapal destroyer yang juga sewaktu waktu bertindak sebagai pencari dan penghancur kapal selam. 

Keunggulan dari kapal induk terletak pada sifat bergerak secara mobile sambil menggotong 90 unit pesawat tempur dan helikopter. 

Terutama melawan China dan Rusia.

Amerika Serikat membutuhkan lebih banyak jumlah pesawat tempur yang berpindah pindah pangkalan. Oleh sebab itu, peranan ini hanya dapat dilakukan oleh kapal induk. 

Jonathan greenert mengatakan : 

Warfighting first, operate forward dan be ready. Sahutnya. 

Ini mendefinisikan bahwa bagaimanapun juga kapal induk adalah investasi penting jangka panjang, tetapi prospek anggaran pertahanan APBN yang makin terbatas menjadikannya sebagai kesulitan tersendiri. Pejabat Greenert mengharapkan pemerintah Amerika Serikat memiliki lebih banyak kapal induk, karena ini menyangkut kesiapan merespon perang masa depan yang lebih kuat, menjamin kekuatan, melindungi negara dan sebagai pedoman strategis pertahanan yang telah digariskan oleh Gedung Putih. 

Kapal induk identik sebagai kebanggan tersendiri bagi suatu bangsa. Hanya segelintir negara saja yang mampu memiliki raksasa lautan ini, karena biaya untuk meminangnya saja membutuhkan uang mahar yang mahal. 

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU.