Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Perbedaan rumah, rusun, apartemen dan kos kosan ( 2022 )

Sepenggal lirik lagu dari God bless. Dirilis tahun 1988 dalam album tema 'semut hitam' yang bertemakan tentang keindahan rumah. 

Hanya bilik bambu tempat tinggal kita
Tanpa hiasan, tanpa lukisan
Beratap jerami, beralaskan tanah
Namun, semua ini punya kita
Memang semua ini milik kita sendiri

Lebih baik di sini
Rumah kita sendiri
Segala nikmat dan anugerah Yang Kuasa
Semuanya ada di sini
Rumah kita

Lebih baik di sini
Rumah kita sendiri
Segala nikmat dan anugerah Yang Kuasa
Semuanya ada di sini
Rumah kita

Rumah merupakan salah satu kebutuhan dasar primer papan bagi banyak orang di seluruh dunia. Tanpa rumah, orang orang bakal menjalani kehidupan yang sulit dan jiwanya merana. 

Rumah bermanfaat sebagai tempat tinggal untuk berlindung dari cuaca panas dan dingin. Sekaligus tempat berkumpulnya keluarga dan tentu saja sebagai tempat istirahat.

Pada zaman lalu, nenek moyang hanya mengenal kata rumah. 

Namun, seiring berjalannya waktu, muncul tipe tipe tempat tinggal beragam. Mulai dari rusun, apartemen dan kos kosan. 

Di ruang lingkup internasional. Diperkirakan ada sekitar 150.000.000 juta orang homeless. Sedangkan di Indonesia, diperkirakan ada sekitar 5.000.000 juta orang homeless tak mampu tinggal di rumah, rusun, apartement dan kos kosan karena mereka tak memiliki uang sebagai biaya sewa perbulan. 

Jadi, mereka harus rela dengan sedih hati tinggal dibawah jembatan, tenda dan berada dipinggiran atap toko milik orang lain. Aku harap, semoga pemerintah Indonesia dan para pejabat berkuasa mau atau rela memikirkan nasib tunawisma dalam menyediakan rusun dengan biaya sewa terjangkau.

Pada tahun 2022. Untuk seseorang memiliki 1 unit rumah bukanlah perkara mudah. 

Bahkan ada orang orang yang harus rela menanggung biaya kredit utang selama puluhan tahun demi mencicil biaya kepemilikan tempat tinggal.  

Jenis hunian tempat tinggal seperti dari kategori 'rumah'. Memang telah terdegrasi akibat menyempitnya lahan pemukimam tak sebanding dengan tingkat kelahiran manusia, sehingga muncullah inovasi wadah bangunan bertingkat tingkat secara vertikal yang disebut rusun, apartemen dan kos kosan. 

Jadi, apa sih perbedaan antara rumah, rusun, apartemen dan kos kosan. 

Yuk mari kita simak ya. 

Rumah 

Rumah adalah bangunan dengan 1 lantai. Tetapi ada juga yang hingga mencapai 3 lantai. Tempat ini dijadikan sebagai berkumpulnya sebuah keluarga atau disebut juga rumah tangga. 

1 rumah pada umumnya didiami oleh 1 keluarga. Terdiri dari ayah, ibu dan beberapa anaknya. 

Desain rumah terdiri dari ruang tamu, kamar tidur, tempat berkumpul, dapur, toilet, gudang, garansi kendaraan, dll. 

Ciri khas paling umum pada rumah yaitu masih terdapat lahan perkarangan beralaskan tanah untuk bercocok tanam, berkebun dan diperkarangan belakang dapat digunakan untuk memelihara ayam, babi, kucing, anjing, dll.

Beberapa pemilik rumah, ada yang menjadikan sebagai tempat investasi kontrakan bagi keluarga lainnya dengan menerapkan biaya sewa bulanan. Sejujurnya secara bisnis, bangunan rumah tak layak dijadikan ajang investasi kontrakan. Oleh sebab alasan ini, mengapa banyak rumah kontrakan menjadi kosong tanpa penghuni. 

Idealnya rumah dijadikan sebagai tempat tinggal permanen bagi keluarga atau cukup menjadi ajang jual beli, bukan sewa menyewa karena dinilai dari segi keuntungan profit memang tak layak. 

Karena rumah memiliki keunggulan tersendiri seperti yang diutarakan diatas. Oleh sebab itu, mengapa dari hari ke hari bagi kebanyakan mayoritas orang orang lain yang hendak meminang, membangun atau memiliki rumah yang bahkan hanya 2 kamar tidur saja sudah tak mampu lagi menjangkaunya. 

Faktor keistimewaan dari rumah, membuat harga rumah terus melonjak mahal bahkan tembus miliaran rupiah perunitnya. Sehingga tak dapat lagi dimiliki, dipinang atau ditinggali oleh impian cita cita kebanyakan orang Indonesia dan juga oleh orang orang di seluruh dunia turut mengalami kepedihan finansial saat membeli atau bahkan menyewa kontrakan rumah.

Di masa depan atau tahun 2030 diperkirakan banyak rumah menjadi kosong di jual, kontrakan rumah menjadi kosong dan beberapa rumah dihancurkan untuk diubah fungsi menjadi rusun, apartemen dan kos kosan. 

Baca juga : 

Mengapa investasi rumah, properti, real estate dan tanah merupakan pilihan perencanaan keuangan yang kurang tepat bagi saya ( 2021 )

Rusun

Rusun merupakan singkatan dari rumah susun. Berbentuk seperti rumah tetapi bertingkat tingkat ke atas secara vertikal yang terdiri dari 2 - 5 lantai atau lebih. 

Bentuk rusun paling ideal yaitu bangunan yang terdiri dari susunan hingga sampai ke lantai 3 saja, karena pada tingkatan ke 4, 5, 6. Ruangan sering mengalami kekosongan akibat orang orang kelelahan naik tangga terlalu tinggi.

Pada umumnya, developer infrastruktur rumah susun berasal dari pemerintah dan perusahaan swasta dengan membayar biaya sewa bulanan. 

Desain ruangan rusun terdiri dari bermacam macam jenis. Ada yang 2 kamar dan 3 kamar lengkap dengan dapur, ruang berkumpul dan toilet. Tetapi rusun tak memiliki tempat parkir pribadi (hanya parkir bersama), tak memiliki perkarangan pribadi dan tak memiliki lift. 

Rusunawa didesain kepada keluarga kurang mampu (miskin). Menurut data dari PUPR ( kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat). Tercatat terjadi peningkatan pembangunan rumah susun mencapai 759% dibandingkan tahun sebelumnya. 

Artinya bahwa rusun menjadi model tempat tinggal yang nampaknya disukai oleh banyak keluarga di Indonesia dan juga tentu saja di belahan dunia yang lainnya. Karena rumah susun memiliki harga tarif bersahabat, ketimbang harus mengontrak atau menyewa di rumah dan apartemen.

Pada tahun 2022. Rata rata tarif sewa rusun perbulan mencapai Rp 650.000 ribu per bulan. 

Kos kosan.

Melihat dari tampilan luar. Maka bentuk kos kosan dan rumah susun hampir mirip 100%.

Kos kosan di area kota, biasanya menjulang bertingkat tingkat tinggi secara vertikal. Bahkan ada yang lebih hingga 5 lantai. Jadi, memang tampilannya sama persis seperti rusun ( rumah susun ). 

Perbedaan kentara baru terlihat. Apabila anda mulai membuka pintu dan masuk ke dalamnya. 

Jika rusun terdiri dari kamar tidur, dapur, toilet, dll, 

Desain ruangan di rusun telah dibangun secara terpisah pisah disekat oleh dinding pemisah dan ukuran rusun lebih besar ketimbang kos kosan. 

Pada kos kosan, semua ruangan menyatu sempurna. Artinya ketika anda memulai membuka pintu, kita langsung berpaparan dengan kamar tidur orang tersebut.

Kos kosan didesain bukan sebagai tempat tinggal keluarga. 

Melainkan didesain untuk ditinggali oleh mahasiswa/i, anak rantau dan para jomblo sejati. 

Pada tahun 2022. Rata rata tarif sewa kos kosan perbulan mencapai Rp 425.000 ribu per bulan. 

Apartement

Apartemet diperuntukkan untuk kalangan kelas orang orang kaya dan orang kelas menengah. 

Orang orang kaya raya, biasanya tinggal di lantai paling atas di penthouse. 

Keunggulan dari apartement terdapat pada privasi, keamanan, teknologi kunci kode lift pribadi dan layanan kebersihan yang lebih baik. Oleh sebab itu, mengapa harga tarif sewa perbulannya lebih mahal. Karena harus membayar berbagai macam jasa perawatan teknologi yang mahal pula. 

Secara elemen dan konstruksi infrastrukturnya. Apartement mudah dibedakan.

Ciri khas apartemen bentuknya menjulang tinggi vertikal ke angkasa hingga 100 lantai.

Pada tahun 2022. Tarif sewa gedung apartemen perbulan untuk 2 kamar tidur mencapai mulai dari Rp 1.250.000 juta per bulan. 

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU.