Langsung ke konten utama

Pemerintah Zionis Israel kembali gelontorkan uang untuk mulai bangun gedung infrastruktur komputer quantum dan kecerdasan buatan (AI) senilai $ 87.150.000 juta dolar ( 2023 )

Program nasional Israel untuk pembangunan infrastruktur komputer quantum dan artificial intelligence ( AI ) secara resmi pendanaan modal kembali di tambah oleh pemerintah Zionis Israel dalam jumlah yang lebih besar dari sebelumnya.

Presentasi laporan proposal memang telah lama dilakukan untuk menciptakan komputer kuantum yang berdasarkan pada sifat sifat partikel kuantum. 

Youtube : Teknologi komputer quantum milik Israel telah tersedia dengan kekuatan 5 qubit. Namun masih membutuhkan lebih banyak penelitian untuk menuju generasi upgrate berikutnya menuju WeizQC 64 qubit.

Jumlah total dana yang digelontorkan kali ini berjumlah sekitar  $ 87.150.000 juta dolar atau sekitar Rp 1,2 triliun rupiah. Terbagi ke dalam 2 sektor kebijakan nasional untuk kecerdasan buatan (AI) dan komputer quantum.

AI digunakan sebagai lompatan inovasi di Israel secara signifikan dengan cara melibatkan keikutsertaan mahasiswa/i dari Technion, universitas Tel Aviv, universitas Ben Gurion Negev, universitas Haifa, universitas Jerusalem dan para peneliti dari industri Israel terkait dalam membuat database, data AI yang dapat diakses untuk kebutuhan, koordinasi, menciptakan aset  produk atau alat baru dan informasi ilmu pengetahuan baru.

Terapan yang diharapkan dari kalangan pendidikan adalah melahirkan lebih banyak ilmuwan dan professor doktor baru, sekaligus membantu peningkatan ganda hasil penelitian baru bagi para peneliti di bidang ilmu pengetahuan AI. 

Otoritas inovasi Israel selama 3 tahun ke depan. Memulai untuk membangun gedung infrastruktur komputer quantum. Total anggaran didanai oleh pemerintah Israel. Termasuk menghubungkannya ke jaringan komputasi. 

Infrastruktur komputer quantum dari bawah hingga ke atas, dari perangkat keras hingga perangkat lunak melibatkan berbagai macam tim dari perusahaan di dalam negeri, menggunakan kombinasi gabungan antara kekuatan industri sipil, pihak akademis pendidikan dari berbagai universitas Israel dan industri militer Israel secara substansial untuk bekerja bergabung bersama sama ke dalam 1 tim.

Doktor Ami appebaum dari Israel mengatakan :

Tujuan dari program ini adalah untuk membangun kemampuan Israel dalam bidang penerapan teknologi masa depan dan mendukung industri, pendidikan akademis Israel melalui komputasi kuantum. Infrastruktur ini menyediakan layanan sebagai tanggapan terhadap aksesibilitas teknologi industri dan penelitian R&D yang digunakan untuk memajukan inovasi secara pesat. Ini adalah jawaban strategis dari kebijakan otoritas Israel untuk mempertahankan posisi di garis terdepan terobosan teknologi tinggi. Sahutnya.  

3 perusahaan teknologi yang terlibat untuk proyek pembangunan gedung & infrastruktur quantum kali ini adalah :

1]. Elbit System. Sebuah perusahaan teknologi persenjataan asal Israel.

2]. Classiq.io Sebuah perusahaan teknologi pembuat algoritma komputer quantum asal Israel.

3]. Quantum machines. Sebuah perusahaan teknologi pembuat mesin perangkat keras quantum, qubit superkonduktor dan cold ion asal Israel. 

Perusahaan swasta Elbit System (50% saham dimiliki oleh pemerintah Israel). 

Elbit System ditugaskan menjadi pemimpin dalam proyek. 

Terutama mengaplikasikannya ke pengembangan di sektor pertahanan dan keamanan untuk komputer quantum. 

Tim Elbit System mengirimkan personel karyawan untuk mulai bekerja.

Sedangkan tim dari perusahaan Quantum machines dan Classiq.io ditugaskan untuk memecahkan tantangan dalam permasalahan seperti berapa tingkat kebisingan komputasi kuantum yang ideal, pengembangan teknik, pemprosesan sinyal, kontrol rekayasa, interkoneksi sistem, optimasi algoritma, penentuan simulasi, manajemen resiko, pengumpulan basis data dan batasan ukuran infrastruktur. 

Ini diberi tenggak waktu hingga 18 bulan.

Setelah selesai. kedua perusahaan bekerjasama dengan para ilmuwan Elbit System melanjutkan pelaksanaan integrasi alat produk canggih milik mereka untuk mulai menjalankan seluruh komponen komputer quantum hingga mencapai tingkat kekuatan pemprosesan agar berfungsi dengan baik, lalu mengoptimalkannya dengan pembelajaran mesin dan AI. 

Ini diberi tenggak waktu hingga 2025. ( kurang lebih 3 tahun proses pembangunan tahap awal ).

Perusahaan teknologi Rafael Advanced Defense System asal Israel turut ikut terlibat. 

Namun tim Rafael masih menunggu keputusan untuk bertindak setelah tahap awal selesai. 

Beberapa tim lain yang ikut serta terdiri dari : 

TELEM (Sebagai penyedia Infrastruktur nasional untuk R&D)

MAFAT (Administrasi pengembangan senjata dan prasarana teknologi) (IMOD DDR&D) yang berada dibawah kementerian pertahanan IDF Israel. 

Weizmann institue of science selaku pihak integrator perangkat lunak dan perangkat keras. 

Perusahaan Qs labs asal Israel.

Perusahaan Lightsolver asal Israel

Perusahaan Newphotonics asal Israel

Perusahaan Nextsilicon asal Israel

Perusahaan Quantlr asal Israel

Perusahaan Qedman quantum asal Israel

Visi utama pemerintah Zionis Israel adalah untuk membangun kemampuan teknologi canggih masa depan yang dirancang untuk berbagai keperluaan. Terutama digunakan untuk bidang keuangan finansial (fintech), cyber, cryptografy dan militer. 

Untuk mengatasi jika ada program tambahan tak terduga diluar daftar yang telah ditentukan. Kementerian pertahanan Israel telah menyediakan cadangan modal sebagai biaya tambahan.

Pada tahun 2023. Hanya ada 3 negara sejauh ini yang sukses menciptakan komputer quantum karena kerumitan ilmu teknologi membutuhkan skill SDM tinggi. 

Pesaing terberat Israel adalah Amerika Serikat dan China. 

Sejauh ini, belum ada negara manapun yang sanggup membangun komputer quantum selain hanya ada 3 negara. 

Youtube : Teknologi komputer quantum Israel generasi berikutnya

China melalui perusahaan teknologi Baidu telah menciptakan komputer quantum bernama Qianshi dengan kekuatan 10 qubit. Beralamat di : quantum.baidu.com. Sedangkan perusahaan Alibaba yang didirikan oleh founder Jack ma, sejauh ini nampak tertinggal, bahkan terlihat tak lagi aktif selama 1 tahun ini di bidang quantum, padahal ada banyak uang telah digelontorkan oleh Alibaba untuk penelitian R&D. 

Foto : Penampakan komputer quantum milik perusahaan Alphabet inc Amerika Serikat

Di Amerika Serikat. 

Ada 2 perusahaan teknologi yang telah sukses menciptakan komputer quantum.

Yaitu perusahaan Alphabet ( Induk Google, Youtube, Android, dll ) melalui komputer quantum bernama Sycamore dan perusahaan IBM melalui komputer quantum bernama IBM Q dengan kekuatan 20 qubit. 

Fokus utama IBM sejak beberapa dekade yang lalu memang di bidang pusat data center dan komputer quantum. Sehingga tak mengherankan apabila IBM sukses menciptakan IBM Q dan versi barunya yaitu Eagle. 

Mengingat membangun komputer quantum membutuhkan banyak modal yang besar dan membutuhkan tenaga ahli terampil. Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat lainnya seperti Microsoft, Apple dan Amazon memilih menyerah, tak mau ikut terlibat dalam perlombaan pembangunan komputer quantum. Kecuali masih terlibat di ranah cloud berbasis quantum. 

Komputer quantum memang lebih canggih, lebih kuat dan lebih cepat dari 'super komputer' yang ada di pusat data center. Tetapi quantum tak dapat menggantikan peranan super komputer yang sudah ada saat ini dan laptop. Karena itu memiliki tugas spesifikasi yang berbeda. 

Setiap semua perhitungan matematika komputasi yang mampu dilakukan oleh laptop dan super komputer dapat di selesaikan oleh komputer quantum. Tetapi tak cocok apabila teknologi quantum diperintah mengkalkulasi matematika sederhana. 

Disisi lain, super komputer juga dapat menyelesaikan perhitungan komputasi yang seharusnya diselesaikan oleh komputer quantum. Masalahnya super komputer dapat membutuhkan waktu 10.000 tahun lebih lama untuk menganalisis data dan mengkalkulasikannya.

Alamat quantum Google Alphabet : quantumai.google

Alamat quantum IBM : quantum-computing.ibm.com

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU.