Langsung ke konten utama

Cara tutorial mudah dan simpel vaksin Gumboro ( IBD ) pada doc anak ayam kampung dan anak ayam bangkok dengan air minum dan imunisasi mulut ( 2024 )

Bagi kalangan peternak ayam kampung atau ayam bangkok mandiri yang menetaskan ayam sendiri.

Pemberiaan vaksin Gumboro merupakan hal wajib yang tidak dapat ditunda. 

Mengingat virus IBD berukuran 55 nanometer tersebut hanya spesialis menyerang usia anak ayam umur 14 hari - 2 bulan 1 minggu. Ini merupakan titik kritis ayam kena wabah yang biasanya orang bule sebut sebagai infectious bursal disease ( IBD ) atau disebut juga Gumboro. 

Hingga detik ini, Gumboro tidak ada obat antibiotiknya karena ilmuwan masih kebingungan. 

Pencegahan satu satunya hanya mengandalkan vaksin. 

Gumboro tergolong 3 jenis varian virus ganas untuk peternakan ayam, bersahabat akrab dengan virus H5N1 bird flu ( flu burung ) dan Tetelo ( versi Bahasa Inggris Tetelo disebut ND atau Newcastle disease ).

Anehnya, virus Gumboro hanya menyerang anak ayam saja. Tidak menyerang ayam dewasa. 

Pada umumnya, semua anak ayam yang dibeli oleh peternak dari pabrikan menggunakan kotak box. Itu mayoritas seluruhnya telah diberikan vaksin oleh pihak perusahaan bersangkutan. 

Tetapi untuk peternak ayam mandiri yang menetaskan ayam sendiri di masing masing kandang tidak diberi vaksin, oleh sebab itu harus diberi vaksin dengan cara membelinya di toko peternakan maupun di toko online.  

Berikut ciri ciri umum penyakit Gumboro :

1]. Lesu, lemah, pucat

2]. Gemetaran dan mengigil ( deman & terlihat sedang kedinginan )

3]. Suka menutup mata

4]. Tiba tiba menjadi introvert

5]. Mengalami diare berwarna putih kapur

6]. Kotoran feses mengeras pada pantat seperti kerasnya batu

7]. Nafsu makan menurun ( tidak mau makan )

8]. Bulu menjadi terlihat kotor & kusam pada bagian daerah bawah perut

9]. Sesak nafas

10]. Tingkat kematian anak ayam dapat mencapai 70% jika ayam sebelumnya belum di vaksin. 

Penggunaan vaksin IBD mampu mengurangi tingkat kematian dari 70% menjadi 2%. 

Vaksin Gumboro terdiri dari 2 macam yaitu A dan B. 

Katanya sih, buat teman teman pemelihara ayam bangkok dan ayam kampung. Cukup pakai vaksin Gumboro A saja. Namun jika memelihara ayam broiler dan ayam layer maka vaksin Gumboro A + B wajib digunakan, mengingat kekebalan tubuh jenis ayam rekayasa genetik ini dikenal letoy. Ayam broiler kalau dengar suara klakson guntur & petir aja bisa mati karena kaget jantungan. Makanya, kalau orang hobi makan KFC broiler, matinya juga bisa mirip kayak gitu. 

Becanda.

Tutorial vaksin Gumboro ( IBD ) dengan mudah dan simpel 

1]. Buka tutup botol besi. 

Karena penutupnya keras terbuat dari besi, disarankan pakai pisau. Tapi kalau papahku pakai gigi. 

2]. Campurlah dengan cairan berwarna biru yang telah tersedia, lalu aduk merata dengan air dingin, bisa juga tambahkan batu es. 

3]. Tutorial pemberiaan ada 2 macam. 

Yaitu di imunisasi langsung ke mulut ayam atau di tuangkan ke air minum. Kalau ayamnya dikit pakai suntikan tetes saja, tapi kalau anak ayam doc anda ada banyak banget sampai ratusan ekor, maka disarankan lewat air minum untuk mencegah sakit pinggang karena mesti netesin lewat mulut satu per satu.

Memberi vaksin lewat air minum

Foto : Imunisasi vaksin Gumboro lewat mulut

4]. Setelah selesai, jika masih ada sisa. Tutup erat botol dengan perekat lakban bening. 

5]. Masukkan kembali sisa vaksin ke kulkas.  

~ Harga vaksin Gumboro di Indonesia untuk dosis 100 anak ayam berkisar antara Rp 30.000 - Rp 40.000 ribu rupiah. 

~ Sebelum memberi vaksin Gumboro, ada baiknya kasih tahu terlebih dahulu ke ayam ayam kalau nanti mereka puasa selama 2 jam. 

~ Disarankan memberi vaksin di pagi hari, karena kalau siang hari menyebabkan kualitas vaksin rusak akibat panas.  

~ Jika teman teman kasih lewat cara air minum, pastikan habis dalam waktu 2 jam ya. Kemudian ganti air dengan kandungan multivitamin dan sesuatu yang mengandung glukosa seperti gula merah dan gula pasir, tapi takaran secukupnya saja, jangan banyak banyak. Nanti ayam kena diabetes. Nah, pusing lagi itu ya.

~ Waktu pemberiaan vaksin ada baiknya ketika doc ayam baru menetas ( 1 - 4 hari sejak tiba ke dunia nyata ). Jika selesai, lalu catat tanggalnya, cantum dan berikan stempel sertifikat vaksinansi agar peternak tidak lupa dikemudian hari demi mencegah terjadi double vaksin karena lupa lupa ingat. 

Terima kasih. Semoga bermanfaat ya. GBU.