Israel lightricks LTX gratiskan source code AI dengan resolusi 720p, 1080p, 3840p, audio tersinkronisasi dan 50fps berkecepatan tinggi untuk pembuatan audio, video, klip Youtube Shorts & film seperti Hollywood berbasis AI ( 2026 )
Selama 2 tahun belakangan ini. Banyak developer atau owner bisnis merasa cemas, sedih dan tertinggal dalam menghadapi anggaran riset raksasa dan melawan monopoli perusahaan teknologi AI dengan uang modal jumbo seperti OpenAI dan Alphabet.
Industri pembuatan konten digital dalam skala UKM atau skala medium terasa sulit mengimbangi para raksasa tersebut.
Perusahaan teknologi asal Israel merevolusi hal tersebut sejak tahun 2025 dengan memberikan akses gratis source coding AI untuk anda dalam pembuatan video kecerdasan buatan. Sehingga memberikan kabar gembira kepada developer di seluruh dunia.
Solusi Instan untuk Developer dan Pebisnis Tanpa perlu Riset IT/SI bertahun tahun.
Jika Anda seorang pengembang aplikasi & web, Anda tidak perlu lagi melakukan riset mendalam selama bertahun-tahun yang memakan banyak uang dalam skala besar.
Melalui model LTX open source, Anda cukup melakukan metode copy paste kode ke dalam situs web atau aplikasi Anda, lalu menghubungkannya ke API dengan prinsip Plug & Play.
Dalam sekejap, platform Anda akan memiliki fitur canggih AI yang mampu menghasilkan video, klip dan film profesional layaknya seperti film Hollywood peraih Oscar tanpa perlu repot repot.
Komputasi inferensi dapat dilakukan menggunakan server lokal di masing-masing negara atau pakai infrastruktur cloud yang anda pilih sesuka hati.
Berbeda dengan pesaing Alphabet ( Google Gemini VEO ) dan OpenAI Sora AI yang menolak atau menutup akses inti code ke publik ( Close Source Code ). Maka kode LTX melalui Huggingface dan Github bersifat terbuka ( Open Source Code ).
![]() |
| Foto : Zeev farbman, CEO dan Founder lightricks LTX. Beliau berasal dari universitas Jerusalem Israel. Lulusan di bidang ilmu komputer |
Zeev Farbman, CEO lightricks dari Israel mengatakan :
"Kami menciptakan model AI kelas dunia yang melampaui Sora 2 dan Veo 3.1 dalam beberapa aspek, hanya dengan sepersepuluh dari biayanya." Sahutnya.
Hasil uji test terbukti dari tingkat efisiensi.
LTX menggunakan teknik perhitungan teknik matematika lebih efesien, sehingga biaya komputasinya 50% lebih murah tanpa mengurangi kualitas.
AI LTX-2 membangun konten visual dengan mampu menghasilkan video atau film hingga resolusi 4K (3840p) dengan dukungan 50 frame per second (fps) untuk gerakan halus. Sinkronisasi audio presisi, dialog dan gerakan bibir ( lipsync ) diproses secara cepat dalam hitungan detik.
