Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Swedia SAAB Perkenalkan 2 Pesawat Tempur Pengintai GlobalEye dan Swordfish (2016)

Negara Swedia di Eropa Melalui Perusahaan Pertahanan dan Keamanan ‘SAAB’. Kembali memperkenalkan Teknologi Produk Terbaru Mereka Kepada Khalayak Dunia. Kali ini mereka memperkenalkan 2 Pesawat Baru Sekaligus yg disebut GLOBALEYE dan SWORDFISH.

Swedia SAAB memang Terkenal Sebagai Pemasok Terkemuka di Dunia dalam Sistem Keamanan. Mereka juga Telah Memiliki Pengalaman Lebih dari 60 Tahun, dan Telah Menjual 3.000 Sistem Keamanan yg dipakai oleh Banyak Negara.

Beberapa Produk mereka yg Telah Sukses di Rilis adalah SAAB 2000, SAAB 340, EMBRAER E145, ERIEYE, GRIPEN, dan masih banyak Lagi. Kini, Versi Generasi Terbaru Lebih Canggih. Kini di Hadirkan Kembali oleh SAAB SWEDIA demi menghadapi Tuntunan Kemajuan Teknologi.



Pesawat GLOBALEYE
GLOBAEYE adalah Pesawat Bertipe AEW&C Airborne Early Warning and Control yang Artinya Memiliki Kemampuan dalam Mengintai, Mendeteksi dan Memantau Segala Sesuatu yang ada di Lautan, Udara dan Daratan. Pesawat Globaleye juga mampu melakukan Perang Elektronik Jamming atau Peperangan yg Melibatkan Kekacauan Komunikasi Elektronic.

Perannya Sangat Multi (Banyak). Sistem Seperti Sensor, Radar, Sinyal Intelijen, Perlindungan Diri, Sistem Komunikasi, C41 dan Kontrol. Semua Telah Tersedia di 1 Pesawat ini. Sehingga Biaya menjadi Efektif Karena Semua Telah Terintegrasi ke dalam 1 Sistem GLOBALEYE.

GLOBALEYE mampu Mendeteksi Keberadaan Pesawat Drone, Kapal Perang, Rudal, Kapal Boat Kecil, Mobil Tempur yg Sedang Bergerak Cepat berkat sistem Radar GMTI yg Terinstall.

Ia juga Mampu Mendeteksi Tank, Helikopter Musuh, Bahkan Hingga Tiang Periskop Kapal Selam dari Musuh yg Sedang Muncul ke Permukaan Laut juga Bisa Terendus dari Jarak 400 Km. Bahkan Pesawat Siluman Sekelas F-35 Lightining Amerika Serikat dan T-50 Rusia diklaim bisa di Deteksi oleh Si Mata Dunia (GLOBALEYE). Wah Hebat juga ya.

Video Trailer

SPESIFIKASI

Nama : Globaleye

Kru : 6 Orang

Jarak Pendeteksian : 400 Km

Jarak Jangkau Terbang : 11.112 Km

Kecepatan : 850 Km/Jam

Ketahanan Terbang : 11 Jam Non Stop.

Pesawat SWORDFISH
Foto : SwordFish Tipe Bombardier Global 6000
Jika Pesawat GLOBALEYE Bertipe Pendeteksi, Pengintai, Peringatan Dini, Pengawas dan Pemantau (AEW&C). Maka, Pesawat SWORDFISH. Lebih Tepatnya disebut Kelanjutan dari GLOBALEYE sebagai Penyelesai Masalahnya.

Pesawat SWORDFISH menggunakan 2 Jenis Tipe. Yaitu Berjenis Bombardier Global 6000 yg Terkesan Modern dan Bombardier Q400 yg masih menggunakan Sayap Baling Baling.

Foto : Swordfish Tipe Jenis Q400

SWORDFISH di Lengkapi dengan Rudal yg bisa Menghancurkan Kapal Perang dan Kapal Selam dari Musuh. Ia juga bisa diadaptasi sebagai Pesawat tempur Pendukung Udara yg Membawa Berbagai Macam Rudal, Bom dan Torpedo yg Terpasang di Bagian Sayap atau Tersimpan Di Dalam Internal Tubuh Pesawat itu Sendiri. Yang Di Jatuhkan Melalui Sistem Drop.

Termasuk dalam Kemampuan Mendukung Operasi di Laut dan Darat (Dukungan Tembakan untuk Pasukan Khusus di Darat).

Kemampuan Utama SWORDFISH
1]. Sebagai Penghancur Kapal Selam Musuh

2]. Sebagai Penghancur Kapal Perang atau Boat Kecil

3]. Aksi Pencarian & Penyelamatan

4]. Alat Komunikasi Antar Militer C4ISTAR

5]. Pendukung Serangan Anti-Pembajakan, Anti-Narkotika, dan Penyelundupan/Pencurian

6]. Pendukung Serangan Udara untuk Pasukan Khusus yg ada didarat

7]. Patroli dan Pemantauan Penjagaan Perlindungan Perbatasan Nasional

8]. Peperangan dalam Menghadapi Aksi Terorist. Baik di Udara, Laut dan Darat

Video Trailer

SPESIFIKASI
Nama : Swordfish

Kru : 6 Orang

Jarak Jangkau Terbang : 8.148 Km

Kecepatan : 850 Km/Jam

Ketahanan Terbang : 12 Jam Non Stop

Artikel Lainnya :

TAHAPAN DALAM PROSES PRODUKSI

Pada Tahun 2016. Pesawat-Pesawat milik Swedia ini masih Tergolong Baru. Namun, Beberapa Negara Sudah Mengajukan Pesanan untuk Permohonan Pembelian. Di Asia Pasifik saja. di perkirakan Kebutuhan untuk Teknologi ini mesti kudu di beli demi Kedaulatan dan Keamanan Nasional.

Dari Hasil Pemantauan SAAB. Pada Tahun 2020 nanti akan ada 130 Kapal Selam yg Beroperasi di Asia Pasifik. Dalam Rangka memenuhi Tantangan Warfare Anti-Submarine. Maka Perlindungan Strategis yg Tepat untuk Perairan Nasional. Salah Satunya, Kudu Membeli Pesawat yg Lebih Canggih ini. Apakah Pemerintah Indonesia berminat membeli Alustista ini.

Semoga Bermanfaat. GBU