Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Drone Bom Bunuh Diri. Senjata Canggih Terbaru Tentara Islamic State (2016)

Peringatan : Grafic Konten & Video Warning

Pada Bulan Oktober 2016. 2 Tentara Kurdi Tewas dan 2 Tentara Ferancis yg Bertugas di Pangkalan Militer Irak Terluka. Saksi mata mengatakan Serangan di Lakukan oleh Drone yg membawa bom, Terbang Mendekati, Menjatuhkan dan Meledakkan Dirinya.

Pejabat Panglima Militer Pimpinan Amerika Serikat, Kolonel John Dorrian. Di Irak mengklaim ngga jelas darimana ISIS (Islamic State) mendapatkan Drone Tersebut. Insiden Serangan Terbaru ini mulai sangat di waspadai oleh Tentara-Tentara AS. Serangan kali ini disebut dengan kode ‘TROJAN HORSE”.

Juru Bicara Presiden Ferancis. Stephane Le Foll. Mengatakan Jika Memang 2 Tentara Ferancis yg bertugas di Irak Terluka Parah karena Serangan Drone Bunuh Diri milik ISIS (Islamic State).

SENJATA DRONE BUNUH DIRI BUKAN HAL YANG ASING BAGI ISIS

Film Video Propaganda Pernah menunjjukkan jika muncul sebuah klaim Jika Drone Mainan. Kini Telah di Gunakan Sebagai Senjata.

Sepertinya. Drone ini Mirip seperti yg di Jual di Pasaran Bebas di Toko Online atau Toko Offline yg Biasanya untuk Kalangan Hobi. Harga umumnya berkisar mulai dari Rp 4.000.000 juta rupiah.

Bagi Pasukan ISIS (Islamic State/Daulah Islamiyyah). Harga ini Termasuk Murah Ketimbang membeli Rudal yg Harganya Jauh Lebih Mahal. Tetapi Efek Ledakannya Hampir sama Mematikan.   

John Dorrian menunjjukkan : Drone Mainan ini dapat membawa Bahan Peledak Bom C-4, Baterei dan Timer.

Sejak Berdiri Tegaknya Negara Kekalifahan. ISIS yg dulunya menggunakan senjata rakitan, senjata rampasan, dan senjata Bom ala kadarnya. Dengan Terbentuknya Kekalifahan. Hari ini Senjata ISIS semakin Profesional, Semakin maju dan canggih.

Drone ini dapat menjatuhkan C-4, membawa C-4 dan meledakkan dirinya ke arah Pasukan Koalisi Sekutu Pimpinan AS. Apabila ngga ada Target. Drone ini bisa di pasang Kamera sebagai Pengintaian dan dapat kembali mendarat seperti biasa.

Pasukan Amerika Serikat sedang memikirkan bagaimana mencegah Senjata Drone Bunuh Diri ini dengan Teknik Drone Defender. Mengingat Drone ini di jual bertaburan di Berbagai negara. Seperti CHINA, INDIA, EROPA, JEPANG, KOREA dan di AMAZON telah di Jual Bebas. Siapa saja dapat membelinya.

Ngga hanya Pasukan AS dan Koalisi yg dibuat was-was.

Tentara Suriah Syiah Bashar al Assad yg di Pimpin oleh Rusia juga mulai sering mendapatkan serangan jenis baru ini sejak beberapa bulan yg lalu.

Youtube Trailer : Tentara Syiah Bashar al Assad menembak jatuh drone mainan

Artikel Lainnya :

Tentara Islamic State Eksekusi Tentara Suriah FSA dan Orang-Orang Islam Syiah
Sebelum Tanggal 2 Oktober 2016.

Tentara Jihad ISIS atau Islamic State menangkap Tentara dari Kalangan Islam Sunni. (FSA Free Syria Army yg merupakan Sekutu Kaki Tangan Pimpinan Amerika Serikat). FSA dianggap Terorist oleh Rusia dan Suriah. Tetapi Bagi AS di anggap Sekutu)

Bagi ISIS. Mereka semua adalah Musuh.

2 Pejuang Tentara Islamic State mengatakan. Ini Akibatnya Jika Kelompok-Kelompok Kecil ini ikut meminta bantuan Pertolongan dari Amerika Serikat dan Zionis.

Mereka Semua di Tangkap, menggunakan Baju Orange, Duduk Lesu, Akhirnya Mereka Semua di Penggal Kepalanya oleh Tentara Islamic State.



Tak Hanya dari Kalangan Islam Sunni yg jadi Target ISIS/Daulah Islamic.

Tentara Islamic State juga menangkap 50 Orang-Orang dari Kalangan Islam Syiah.

Mereka Semua di Tangkap, Masuk ke Dalam Kuburan Besar, dan di Kubur Hidup-Hidup secara Tragis Tanpa Ampun.

Pada Tanggal 15 Oktober 2016. Perang di Timur Tengah Irak-Suriah Selama 5 Tahun Telah Membuat 400.000 ribu orang Tewas. Baik Sipil atau Militer.

Sumber : Dailymail.co.uk

Youtube : Kuburan Massal

Terima Kasih. GBU